Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam.

Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut wawancara eksklusif Rahudman Harahap dengan wartawan Sumut Pos, Chairil Hudha, Kamis (15/8).

Apa yang hendak Anda sampaikan kepada warga Medan?
Setelah tiga bulan saya tidak bekerja untuk warga Kota Medan, sejak tiga bulan juga saya absen bertugas untuk Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Di momentum bulan Syawal dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1434 H, saya dan keluarga menghaturkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga atas khilaf saya pribadi dan keluarga. Saya juga mau menyampaikan ‘Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H’ kepada seluruh saudara saya umat Muslim.

Anda tiga bulan tak bertugas, apa perasaan Anda hari ini?
Saya sedikit lega karena majelis hakim sudah memberikan vonisnya. Alhamdulillah, vonis yang diputuskan itu membebaskan saya dari seluruh tuntutan, atau disebut bebas murni. Secara pribadi, saya rasakan menyandang status terdakwa itu sangat berat. Apalagi persoalan hukum yang menjerat saya sebenarnya terjadi cukup lama, sekitar delapan tahun silam saat saya masih bertugas di Tapsel. Jadi, sekali lagi saya mohon maaf kepada warga Kota Medan.

Pasca vonis bebas murni ini, JPU mengajukan kasasi. Apa tanggapan Anda?
Saya kira itu ranah hukum, silahkan saja. Tetapi salah satu butir putusan majelis hakim selain bebas murni, ada disebutkan dikembalikan hak-hak saya.

Status hukum Anda melahirkan pro dan kontra di kalangan pejabat serta pegawai di Pemko Medan. Apa tanggapan Anda?
Saya kira biasa, itu dinamis. Saya kira ini dinamika politik. Saya hanya mau menyampaikan mohon maaf kepada warga Kota Medan, selama tiga bulan saya tidak bisa menjalankan amanah warga Kota Medan. Karena masalah hukum yang menjerat saya sebenarnya terjadi saat di Tapsel, bukan di Kota Medan. Sekarang ini yang memberi amanah kepada saya adalah warga Kota Medan. Jadi saya mohon maaf kepada warga Kota Medan. Saya juga mau menghilangkan pro dan kontra itu. Saya selama tiga bulan ini tidak berada di dalam, dan gesekan-gesekan itu saya belum tahu. Inikan saya mau melihat itu dari dalam, dan saya tetap melihatnya dari sisi positif. Tapi saya tidak yakin ada gesekan-gesekan itu.

Tiga bulan Anda tidak aktif bertugas di Pemko Medan. Setelah adanya surat Mendagri menyatakan Anda bertugas kembali sebagai Wali Kota Medan aktif. Apa yang akan Anda lakukan?
Setelah saya dinyatakan sebagai Wali Kota Medan non aktif sejak tiga bulan silam, dan hari ini sudah ada vonis bebas murni. Maka saya menunggu proses administrasi untuk mengembalikan saya sebagai Wali Kota Medan. Ketika surat sudah saya terima, maka segera mungkin saya akan tangani diantaranya, bisa dirasakan saat ini sejumlah wilayah Kota Medan mulai gelap, maka saya tekankan lampu jalan harus kembali membaik. Selanjutnya, penyusunan P-APBD 2013. Tapi saya tidak lupa melakukan konsolidasi kepada seluruh pegawai Pemko Medan terlebih dahulu.

Anda merupakan Wali Kota Medan yang aktif menemui warga. Apakah rutinitas itu akan tetap dijalankan?
Saya akan gerak cepat bersama masyarakat, dan saya tekadkan diri pribadi untuk lebih bekerja keras untuk warga Kota Medan. Apalagi, saat ini kota ini banyak menghadapi tantangannya.

Ketika Anda aktif kembali menjadi Wali Kota Medan. Apakah Anda mau mengganti para pejabat yang kontra dengan Anda?
Sampai sekarang belum ada. Saya yang penting bertugas saja dulu. Mudah-mudahan bisa bekerja dengan baik.

Banyak pihak yang menyebut Anda bagian dari korban politik. Apakah itu yang Anda rasakan?
Saya kira itu. Ini membuat saya lebih tawaqal dan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas. Yang jelas saya akan terus bekerja keras dan tegas. Kalau dulu saya tegas, sekarang saya mau tegas dan keras. Ini akan saya lakukan terhadap staf saya.

Anda yang perlu lagi untuk disampaikan?
Ada tiga hal yang mau saya sampaikan. Pertama, saya mau sampaikan bahwa menjadi terdakwa adalah beban berat kepada saya pribadi dan keluarga. Alhamdulillah Allah SWT telah menunjukkan dan majelis hakim menjatuhkan vonis bebas murni dari segela tuntutan.
Kedua, saya berterima kasih dan mohon maaf kepada warga Medan yang hampir tiga bulan ini tak putus-putusnya mendoakan saya agar lepas dari jeratan hukum. Terakhir, saya mohon doa agar secepatnya kembali bertugas melayani warga Medan. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Gozali Pimpin Rapat Finalisasi Perayaan HUTRI

    Sekda Gozali Pimpin Rapat Finalisasi Perayaan HUTRI

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan membuka rapat finalisasi kegiatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Selasa (9/8/2022). Dalam rapat itu, Gozali berharap perayaan HUT RI tahun ini dapat bermakna dan berkesan di hati masyarakat. Seperti tagline Madina Bersyukur Madina […]

  • Hadiri Silaturahmi Dengan Warga Natal, Perantauan : Harun, Pemimpin Jujur dan Amanah

    Hadiri Silaturahmi Dengan Warga Natal, Perantauan : Harun, Pemimpin Jujur dan Amanah

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online ): Harun Musthafa Nasution Calon Bupati Mandailing Natal Nomor Urut 01 (ONMA) di Pilkada 2024 menghadiri acara silaturahmi dengan Anggota DPRD Madina Fraksi Gerindra Ardiansah Nasution, Warga Kecamatan Natal, Perantau Ikappenas Medan, Relawan dari 7 Organisasi dan Tim Pemenangan Kecamatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Kurnia Natal, Kamis (21/11) Dengan teriakan […]

  • Jelang Wukuf, Jemaah Mandailing Natal Perbanyak Bermunajat

    Jelang Wukuf, Jemaah Mandailing Natal Perbanyak Bermunajat

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ARAFAH (Mandailing Online) – Hari Arafah adalah hari yang sangat istimewa, dan begitu berharga. Allah hapus semua dosa mereka yang merindukkan diri padaNya di Padang Arafah, dan mengabulkan semua doa mereka. “Selama berada di Arafah, TPIHI mengajak para jemaah haji Mandailing Natal memperbanyak bermunajat, dan bermuhasabah diri, yang artinya para jemaah lebih memahami tentang […]

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasi Soal Kenaikan BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta para gubernur, bupati atau walikota di seluruh Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pemerintah akan memberlakukan kebijakan tersebut dalam waktu dekat. “Kami minta agar kepala daerah di masing-masing daerah bisa menyosialisasikan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini kepada tiap warganya di […]

  • Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Pesantren Mustofawiyah Purba Baru menyatakan akan mengganti seluruh peralatan sekolah santri putri yang terbakar. Sebanyak 6 ruang asrama santri putri Pesantren terbesar dan tertua di Kabupaten Mandailing Natal ini terbakar Selasa (4/9) menyebabkan pakaian dan perlengkapan sekolah santri putri ludes. Kepala Keamanan Musthafawiyah, Ustadz M Ridwan Nasution menyatakan, berdasar pembicaraannya dengan […]

  • Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Lagi-lagi, rumah ibadah dilirik. Setelah kepala BNPT terbaru dilantik, program mengejutkan ini ibarat shocked therapy bagi masyarakat. Meskpiun bukan pertama kali wacana atau narasi-narasi pengawasan atau penargetan menyasar keyakinan atau agama. Terlepas penafsiran kata agama itu multitafsir di kalangan pemilik kebijakan. Intinya, agama sedang dilirik dan ditarget. Sebelumnya, […]

expand_less