Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Dugaan Malapraktik, Dua Dokter Dipolisikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • print Cetak

Nur Miswari, kuasa hukum korban

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan tindak pidana kejahatan praktik kedokteran di Rumah Sakit Permata Madina dan dua dokter spesialis, diadukan ke Polres Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/6/2026).

Laporan ini terkait nasib yang menimpa RSH, remaja 18 tahun asal Kelurahan Panyabungan II, yang terpaksa kehilangan tangan kirinya akibat diamputasi pasca menerima penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/241/VI/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal, keluarga pasien melaporkan dr. Joko Siswanto Sp.B, dr. Syafran Halim Harahap, beserta institusi RS Permata Madina atas dugaan pelanggaran Pasal 75 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Kasus itu bermula pada 17 Oktober 2025, ketika korban yang mengalami insiden jatuh dan kejang-kejang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Permata Madina. Di sana, korban menerima penanganan medis berupa pemasangan infus di tangan kiri yang diduga diwarnai kegagalan berulang kali oleh tenaga medis dalam proses memasukkan jarum.

Sehari pasca tindakan itu, korban mulai merasakan nyeri dan pembengkakan. Meski perawat sempat menyebutnya sebagai kondisi biasa yang hanya butuh dikompres, korban terus mengalami nyeri hebat yang menjalar ke dada dan menggigil setiap kali cairan obat dimasukkan melalui selang infus.

Kondisi memburuk hingga jari-jari tangan korban berubah menghitam, mengindikasikan adanya gangguan aliran darah serius yang berujung pada matinya jaringan.

Meskipun pihak RS Permata Madina sempat melakukan tindakan operasi pada 23 Oktober 2025, korban pada akhirnya dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil di Kota Padang keesokan harinya. Setelah melalui proses observasi, tim dokter di rumah sakit rujukan tersebut menyatakan jaringan di tangan korban sudah rusak parah dan tidak dapat diselamatkan, sehingga tindakan amputasi terpaksa dilakukan pada 27 Oktober 2025.

Kerusakan jaringan itu diduga kuat dipicu oleh infeksi berat akibat cairan yang masuk melalui tindakan medis sebelumnya.

Nur Miswari, kuasa hukum korban dari Kantor Hukum Nur Miswari, SH & Rekan, membenarkan langkah hukum pidana yang ditempuh pihaknya. Dia mengatakan kliennya terpaksa melapor ke polisi setelah upaya komunikasi melalui mekanisme somasi tidak membuahkan itikad baik maupun penyelesaian yang diharapkan dari pihak rumah sakit.

“Benar. Hari ini kita memang melakukan laporan ke SPKT di Polres Mandailing Natal bersama korban dan orangtua. Dari somasi yang kita layangkan ada respon daripada somasi pertama. Namun, tidak sesuai dengan harapan kita karena mereka menyampaikan itu sesuai SOP. Akan tetapi, kita buat lagi somasi kedua, tidak ada jawaban daripada pihak rumah sakit. Hingga tindak lanjut yang kita lakukan adalah pelaporan langsung berdasarkan hasil musyawarah keluarga,” ujar Nur Miswari.

Terkait langkah hukum selanjutnya guna mencari keadilan bagi kliennya, Nur Miswari mengatakan pihaknya tidak hanya bertumpu pada jalur pidana di kepolisian. Dia telah mempersiapkan serangkaian gugatan perdata serta pelaporan kode etik terhadap pihak-pihak terkait.

“Habis ini kita menunggu hasil dari laporan polisi dan undangan dari Polres Mandailing Natal. Rencana berikutnya, kita akan ajukan gugatan ke pengadilan. Begitu juga dengan pelaporan terkait kode etik profesi rumah sakit dengan dokter yang menangani persoalan ini,” kata Nur Miswari. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UN di Madina Lulus 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh pelajar SMA, SMK dan MA yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di Mandailing Natal (Madina) dinyatakan lulus seratus persen. Jumlah pelajar yang mengikuti UN adalah, SM 2.116 pelajar, SMK 2015 pelajar, MAN sebanyak 2428 pelajar. Seluruhnya tidak ada yang gagal. Hanya saja, terdapat juga pelajar yang tidak turut mengikuti UN, yakni […]

  • Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )– Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Jupri Banjarnahor mengumumkan Direktur PT Infomedia Solusi Net (ISN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Smartvillage di Kabupaten Madina tahun 2023. Hal ini disampaikan Jupri dihadapan wartawan di Kantor Kejari Madina, Jum’at (5/3/2026). “Dalam kasus dugaan korupsi proyek Smartvillage […]

  • KPK segera kirim rekomendasi pemecatan ke Kemendagri

    KPK segera kirim rekomendasi pemecatan ke Kemendagri

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengirimkan surat rekomendasi pemberhentian tersangka Hidayat Batubara sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, rekomendasi itu diberikan sebagai bagian kelanjutan dari langkah KPK. Dia menuturkan, rekomendasi tersangka kasus dugaan suap pengurusan alokasi Dana Bantuan Daerah (DBD) dari Provinsi […]

  • Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    Beritakan SPBU di Lingga Bayu, Jurnalis TVRI dan StarNews di Teror

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Seorang jurnalis TVRI merangkap jurnalis StartNews.co.id, Agus Salim Hasibuan, mendapat teror dan intimidasi dari seseorang yang diduga bernama Pian, warga Aek Garingging, Desa Dalan Lidang, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (10/8/2024). Intimidasi itu berkaitan dengan pemberitaan SPBU 15229022 Kecamatan Linggabayu yang ditengarai menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis […]

  • Ikan Mas Panggang Laris Untuk Menu Berbuka Puasa

    Ikan Mas Panggang Laris Untuk Menu Berbuka Puasa

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikan mas panggang merupakan salah satu menu kesukaan saat berbuka puasa bagi masyarakat Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu terlihat ketika penjual ikan mas panggang di pusat jajanan berbuka puasa Pasar Baru Panyabungan dikerumuni pembeli, Senin (15/7). Harga ikan mas panggang ini juga relatif terjangkau, hanya 10.000 rupiah per ekor […]

  • Waspadai Daging Tak Layak Konsumsi

    Waspadai Daging Tak Layak Konsumsi

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Warga Sabadolok Butuh Bimbingan Agama MADINA- Sekitar 100-an warga Desa Sabadolok, Kotanopan, Madina mengeluhkan kondisi desa mereka terutama di bidang moral, masih kekurangan bimbingan dan penyuluhan agama. Oleh sebab itu melalui kunjungan salah satu PC Nahdhatul Ulama Madina ke desa itu, warga berharap kepada Pemkab Madina memberikan perhatian kepada warga desa ini. Disampaikan tokoh masyarakat […]

expand_less