Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
  • print Cetak

Asisten II Pemkab Madina selaku anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Madina, Erman Gaffar menyematkan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa kepada Mukhtar Syaihuddin Nasution, S.Pd.

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sembilan penggerak pramuka di Mandailing Natal (Madina) memperoleh Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa.

Tanda Penghargaan itu berdasar Surat Keputusan Kwartir Daerah Sumatera Utara Nomor 42 Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa tanggal 24 Agustus 2021 ditandatangani Ketua Kwarda Pramuka Sumut, H. Nurdin Lubis, SH.MM.

Penyematan dilakukan Asisten II Pemkab Madina selaku anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Madina, Erman Gaffar di aula Sekolah Luar Biasa Negeri Madina, Panyabungan, Sabtu (25/9/2021).

Penyematan Tanda Lencana Pancawarsa ini terbilang terlambat yang sejatinya dilakukan pada Hari Pramuka pada Agustus lalu. Namun, telat akibat kevakuman Kwarcab Pramuka Madina.

Momen ini harus menjadi cemeti bagi semua tingkatan kwartir Pramuka di Madina bagi perbaikan organisasi ke depan, terutama menyongosong Musyawarah Cabang yang kabarnya akan berlangsung pada 29 September 2021.

Harapan perbaikan organisasi itu dicetuskan dalam pidato Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution dibacakan Asisten II Pemkab Madina selaku anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Madina, Erman Gaffar pada sambutan penyematan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa tersebut.

Di naskah pidato itu bupati menyatakan kevakuman 1 tahun Kwarcab Pramuka Madina jangan berlarut. Dia berharap kepengurusan baru hasil Musyawarah Cabang nantinya bisa saling bahu membahu, bantu membantu dan mampu berperan aktif merangkul semua elemen.

Di sisi lain, Erman Gaffar membacakan sambutan bupati Madina itu mengharapkan kepada para penerima Tanda Penghargaan Lencana agar terus mendedikasikan diri membina dan membimbing adik-adik pramuka untuk menjadi generasi muda Madina yang tangguh di era digitalisasi.

“Saya berharap sekali dengan mimentum ini kedepannya mari kita bersatu menjadikan gerakan pramuka Madina dengan slogan Pramadina Suka yaitu Pramuka Madina Solid, Unggul, Kompetitif dan Aksi Nyata,” sebutnya.

Lencana Pancawarsa I disematkan kepada Suhardi Matondang, S.Pd; Abdul Halim, SH; Ahmad Husti, S.Pd.I; Merti Yumiskawati,S.Pd; DR HM Daud Batubara, M.Si; Linda Handayani, SE; Mahyuddin Nasution,S.Pd.

Sedangkan Lencana Pancawarsa II disematkan kepada Maises Yuliarni, S.Pd; Mukhtar Syaihuddin Nasution, S.Pd.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Tempuh 7,2 Km Bawa Bantuan untuk Warga

    Bupati Madina Tempuh 7,2 Km Bawa Bantuan untuk Warga

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Desa-desa terisolir yang terdampak bencana alam tergolong sulit dijangkau pejabat pemerintah untuk melihat langsung kondisi di sana. Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama rombongan harus menempuh jalan terjal sepanjang 7,2 Km untuk mencapai Desa Batahan, Kecamatan Kotanopan, Senin (8/12/2025). Kedatangan bupati bersama perwakilan BNPB Herman, Kepala Laksana BPBD Mukhsin […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

  • Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tebingtinggi, Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Tebingtinggi. Surat pernyataan pengunduran diri HM.Syafri Chap sebagai Ketua DPRD Tebingtinggi dari fraksi Partai Golkar ini, ditembuskan juga kepada Ketua Umum Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar, Gubernur Sumatera Utara, Walikota Tebingtinggi dan Ketua KPUD Tebingtinggi, […]

  • Kejatisu sidik korupsi BNPB Padang Lawas

    Kejatisu sidik korupsi BNPB Padang Lawas

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyimpangan dana bantuan bencana daerah yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2010 yang di alokasikan Bandan Nasional Panggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Padang Lawas sudah dilakukan penyidikan yang sebelumnya masih dalam penyelidikan. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) / Humas Kejati Sumut, Marcos Simaremare kepada media, kemarin mengungkapkan, tim penyidik Kejati Sumut menemukan bukti […]

  • Pemkab Madina Diminta Segerakan Program Hutan Sosial

    Pemkab Madina Diminta Segerakan Program Hutan Sosial

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak mempercepat program pembangunan hutan sosial yang telah dicanangkan pemerintah dalam beberapa bulan terakhir. Sebab, pembangunan hutan sosial ini dipastikan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat pedesaan. “Kita hanya ingin agar program ini segera terlaksana,” ujar pamerhati ekonomi kerakyatan, Ali Musa “Manto” Lubis, kepada wartawan di panyabungan, Senin […]

expand_less