Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Didemo Mahasiswa, Kejari Madina Akui Kegiatan Garda Desa Kegiatan Kejaksaan Namun Tidak Tau Anggaran Ditampung di APBDes

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • print Cetak

Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemantau Kebijakan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) demo kantor Kejari Madina Rabub16/7/2025 ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Jupri Wandry Banjarnahor, S.H., M.H., selalu Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina mengakui  kegiatan garda desa yang dilaksanakan di setiap desa di Madina merupakan kegiatan Kejaksaan Negeri Madina. Namun ia mengaku tidak tahu bahwa kegiatan itu ditampung di APBDes tahun 2025.

“Benar itu memang kegiatan kami, tapi soal ditampung di APBDes kami tak tau soal itu. Saya akan sampaikan hal ini pada pimpinan,” Ujar Jupri saat menemui Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemantau Kebijakan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Madina hari ini rabu 16/7/2025.

Jawaban Kepala Seksi Inteligen Kejari Madina terkait kegiatan garda desa itupun dinilai pengunjuk rasa tidak begitu memuaskan.

“9 juta setiap desa harus mengeluarkan uang dari APBDes demi kegiatan garda desa. Bayangkan 377 Desa di Madina apabila dikalikan dengan 9 juta itu dana yang pantastis” kata Fajar salah seorng peserta aksi.

Fajar menilai dana desa diperlakukan seperti sapi perah. Tiap tahun kegiatan itu dilaksanakan yang dananya dari APBDes . Fajar menuding Kejari Madina sendiri yang bermain dengan dana desa itu. Harusnya dana desa juga di efisiensi pada kegiatan atau program yang tepat.

Sementara itu Fadly Kordinator Umum Pada Aksi tersebut didepan kantor Kejaksaan Madina meminta agar tidak ada interpensi terhadap kegiatan dana desa di Madina serta tak membebani desa agar penggunaan dana desa efektif di seluruh Madina.

“Kegiatan Garda Desa yang diistilahkan itu jelas mubazzir karena desa tidak akan faham  kegiatan yang menelan anggaran miliaran itu  “, tegas Fadly.

Dalam aksi damai mahasiswa itu tidak tampak Kepala Kejaksaan Negeri Madina Muhammad Ikbal SH.MH. Mahasiswa sendiri melakukan aksi sejak pukul 11.30 hingga 12.00. aksi tersebut berjalan lancar sampai mahasiswa membubarkan diri. Namun mahasiswa menyampaikan akan melakukan aksi lanjutkan terkait Garda Desa yang diduga selalu jadi bancakan yang tak berorientasi kegiatannya. ( flkri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Dana PSR, Kejari Madina Tahan 2 Tersangka

    Korupsi Dana PSR, Kejari Madina Tahan 2 Tersangka

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) secara resmi menahan dua tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (Peremajaan Sawit Rakyat/PSR) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021 dengan Anggaran Rp. 1. 996. 722.000,-. Kedua tersangka yang ditahan adalah FL, mantan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten […]

  • Al Washliyah Madina Peringati Milad ke-91

    Al Washliyah Madina Peringati Milad ke-91

    • calendar_month Minggu, 5 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Al Jam’iyatul Washliyah Madina mengggelar peringatan milad ke-91 organisasi Islam itu di Gedung Dakwah Al Washliyah Madina Jl. Sutan Soripada Mulia No 19, Kelurahan Kayujati, Minggu (5/12). Ketua PR Al Washliyah Madina Drs. H. Amir Hasibuan dalam arahannya menjelaskan, mendekati usia satu abad Al Washliyah harus punya peran penting dalam memberikan […]

  • Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Pelayanan kesehatan di Kota Padang Provinsi Sumatra Barat dihadapkan masalah kurangnya tenaga kesehatan, baik dokter, paramedis dan petugas administrasi, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar. Hingga akhir 2010, pelayanan kesehatan di Padang masih kekurangan 14 orang dokter, dari kebutuhan 80 orang baru tersedia 66 orang dokter, kata Fauzi Bahar dalam laporan pertanggungjawaban Walikota 2010 […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Sabtu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 20 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52133000015 ELFINA SARI NASUTION 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • KPU Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati dan Wakil Bupati Madina Terpilih

    KPU Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati dan Wakil Bupati Madina Terpilih

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina menetapkan HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hasil Pilkada 2020. Penetapan dilakukan pada rapat pleno terbuka di aula KPU Madina, Senin (7/6/2021) dipimpin Ketua KPU Madina, Fadhilah Syarif. Penetapan ini melanjuti putusan Mahkamah Konstitusi […]

  • Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini Bagian Perekonomian Pemkab Mandailing Natal memiliki target PAD sebesar 700 juta rupiah dari sektor perizinan HO. Pihak Bagian Perekonomian optimis mampu memenuhi target itu. Sebab, berdasar pengalamannya tahun 2015,  Bagian Perekonomian justru merealisasikannya sebesar 109 % dari target Rp.700 juta. Meski begitu, Pihak Bagian Perekonomian tetap secara rutin […]

expand_less