Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Harga Biji Kopi Kian Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga biji kopi belum juga membaik sejak anjlok Ramadhan lalu di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Dari kisaran 18.500 rupiah per kilo gram turun ke level 8.500 hingga 8.000 rupiah, turun lagi ke angka 6.500 rupiah per kilo gram.

Sejumlah petani kopi di Kecamatan Ulu Pungkut dan Kecamatan Panyabungan Timur kepada wartawan, Minggu (15/9/2013) mengakui kondisi ini sangat mempengaruhi pendapatan petani.

Kadua kecamatan ini merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Madina, sehingga jika harga kopi anjlok berdampak terhadap perekonomian kawasan itu.

Di Panyabungan Timur, dalam 5 tahun tahun terakhir, banyak warga beralih mananam kopi dan mengesampingkan komoditi lain. Anjloknya harga biji kopi sangat memukul mereka.

Firdaus (40) petani kopi di Kecamatan Panyabungan Timur mengatakan, sejak harga turun dari Rp.18.500 ke kisaran Rp.8.000 per kg, hingga sekarang belum juga naik. Sehingga banyak petani mengalami kerugian, tidak sesuai lagi pendapatan dari hasil penjualan dengan biaya yang dikeluarkan.

“Akibat harga yang anjlok ini, kita para petani kopi merasa resah, karena kita sudah mengharapkan hasil penjualan kopi ini untuk menopang ekonomi keluarga,” katanya.

Di tempat terpisah, Abdul Hakim petani di Kecamatan Ulu Pungkut menyatakan harga yang tak kunjung membaik tersebut membuat banyak petani di daerahnya mengalami kerugian.

“Untuk menutupi biaya perawatan, pemupukan dan biaya panen tidak sesuai lagi dari harga kopi. Terakhir kita dengar itu turun lagi dari Rp.8.500 menjadi kisaran Rp.6.000 per kilo. Tentunya ini akan berpengaruh pada kehidupan kita. Karena itu kita mengharapkan agar pemerintah mencari solusi bagaiamana mengembalikan harga kembali normal,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas! Miras Makin Bebas, Kejahatan Makin Meluas

    Awas! Miras Makin Bebas, Kejahatan Makin Meluas

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemendagri akan mencabut 3.266 peraturan daerah (Perda) yang dianggap menghambat investasi dan pembangunan. Mendagri Tjahjo Kumolo mengakui bahwa di antara Perda tersebut, ada Perda yang berisi pelarangan terhadap minuman beralkohol. Meski demikian, kata Tjahjo, dengan pencabutan Perda-perda itu bukan berarti Pemerintah mendukung peredaran minuman beralkohol.  “(Perda) yang saya cabut itu karena bertentangan dengan peraturan dan perundangan,” […]

  • Warga Muara Ngungsi ke Masjid dan Madrasah

    Warga Muara Ngungsi ke Masjid dan Madrasah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Penduduk Desa Muara Batang Angkola, Siabu, Mandailing Natal sempat mengungsi menyusul ketinggian banjir mencapai 1 meter. Masjid dan gedung madrasah yang ada di desa itu menjadi tempat pengungsian. Pemukiman desa ini yang paling parah oleh terjangan banjir di kawasan Siabu karena Desa Muara Batang Angkola berada persis di zona pertemuan dua […]

  • Korupsi Dana PSR, Kejari Madina Tahan 2 Tersangka

    Korupsi Dana PSR, Kejari Madina Tahan 2 Tersangka

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal (Madina) secara resmi menahan dua tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (Peremajaan Sawit Rakyat/PSR) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021 dengan Anggaran Rp. 1. 996. 722.000,-. Kedua tersangka yang ditahan adalah FL, mantan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten […]

  • Timur Pradopo Janji Berantas Preman dan Judi

    Timur Pradopo Janji Berantas Preman dan Judi

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon Kapolri, Komisaris Jenderal Timur Pradopo, memaparkan prioritas program kerjanya jika kelak terpilih sebagai Kapolri. Salah satu prioritas Timur adalah pemberantasan para preman. “Meningkatkan pemberantasan preman, kejahatan jalanan, perjudian, narkoba, illegal logging (pembalakan liar), illegal fishing (pencurian ikan), illegal mining (tambang liar), human trafficking (perdagangan manusia), dan korupsi,” kata Timur saat uji kepatutan dan kelayakan […]

  • Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan pemerintah daerah yang men-stanvas-kan (status quo) lahan sengketa seluas 168,5 hektar di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dinilai keputusan tepat. Stanvas ditetapkan berdasar nota kesepakatan bersama yang dilahirkan dalam satu rapat koordinasi lintas pihak meliputi bupati Madina, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina serta kelompok-kelompok yang bersengketa. “Jadi […]

  • Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan pengusaha jasa konstruksi mendesak pemerintah daerah agar tidak memperlambat jadwal pelelangan paket-paket proyek fisik yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Madina) tahun anggaran 2015. Sebab, semakin cepat ditenderkan akan semakin cepat proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Jangan seperti tahun-tahun sebelumnya dimana para pengusaha jasa konstruksi harus berhadapan dengan […]

expand_less