Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Banjir Landa Ranto Baek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Bencana banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/11/2010) sekira pukul 17.00 WIB. Bencana banjir terjadi di 120 km dari Kota Panyabungan, Ibukota Kabupaten Madina.

Banjir di Ranto Baek terjadi akibat meluapnya Sungai Simpang Talap, setelah wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang sejak pukul 12.00 WIB.

Dari keterangan warga, dalam 2 minggu terakhir kampung mereka dilanda hujan. Desa yang dilanda banjir meliputi Desa Simpang Talap, Muara Bangko, Manisak, Padangsilojongan, dan Huta Raja.

Data sementara di lokasi dan posko bencana, Selasa (30/11/2010), sebanyak 27 unit rumah penduduk hanyut terseret arus sungai setinggi 2-4 meter, rusak berat 63 unit, dan 7 unit rusak ringan.

Rumah hanyut di Desa Simpang Talap 22 unit, rusak ringan 16 unit, dan rusak ringan 7 unit. Di Desa Manisak 4 rumah hanyut, Desa Huta Raja 1 unit hanyut. Sementara di Desa Muara Bangko 2 unit rumah hanyut dan 47 rusak berat.

Sementara di Desa Simpang Talap, rumah banyak hanyut dan hancur diduga karena aliran sungai di bawah jembatan di kampung itu tersumbat kayu sepanjang 25 meter dan kayu-kayu bekas tumbangan di duga dari pembukaan lahan PTPN IV, yang lokasinya berada di hulu kampung.

Dan untuk Desa Muara Bangko, banyak rumah semi permanen bergeser posisinya hingga 5 meter, dan ada yang sampai 200 meter.

Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dikawasan banjir untuk sementara diliburkan karena sekolah terendam banjir, pakaian seragam dan peralatan sekolah siswa banyak hanyut.

Sampai saat ini belum ada korban jiwa. Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai lebih kurang Rp 3 miliar. Penduduk saat ini mengungsi di rumah keluarga, tetangga dan di ruang kelas SD.

Pemkab Madina dikoordinir Asisten I Syahnan Pasaribu didampingi Kabag Humas Taufik Lubis, telah turun langsung kelapangan meninjau banjir dan kondisi masyarakat.

Sedangkan bantuan beras 3 ton dan 200 kardus mie instant, pakaian bekas dan selimut ditanagani langsung Kadis Sosial Alamul Haq dan telah sampai di lokasi bencana. Begitu juga dengan Badan Penanggulangan Bencana telah turun ke lapangan membawa bantuan dan melakukan pendataan.

Posko Kesehatan di masing-masing desa telah didirikan. Sehingga masyarakat bisa konsultasi, memeriksakan kesehatan, dan mengkonsumsi obat. Berdasarkan catatan buku harian posko kesehatan, umumnya masyarakat yang berobat mengalami perut gembung dan badan pegal-pegal.

Untuk mencegah berjangkitnya penyakit ispa, diare, muntaber, dan penyakit lainnya, tim medis Dinas Kesehatan selain mendirikan posko, terus melakukan penanggulangan secara intensive dengan sistem jemput bola.

Polres Madina dengan satuan Dalmas yang langsung dipimpin Kapolres Madina, saat ini sedang membantu dan mengamankan situasi di lokasi bencana.

Sementara 380 an lebih penduduk Desa Simpang Talap berharap kampung mereka direlokasi. Karena, perkampungan yang berada persis di bibir Sungai Simpang Talap sudah mengancam keselamatan penduduk setemat.

Menurut Kades Simpang Talap Marataon Rangkuti, sekitar 10 bulan lalu desa mereka juga direndam banjir dan menghanyutkan 7 unit rumah penduduk.

Masyarakat saat ini merasa tidak nyaman tinggal di kampung itu karena ancaman banjir terus menghantui.

Pj Bupati Madina Aspan Batubara saat dikonfirmasi meminta supaya penduduk yang tertimpa bencana tabah dan terus mendekatkan diri pada Yang Kuasa. Karena musibah yang datang merupakan cobaan.

Ia berharap masyarakat dan tetangga terdekat agar membuka tangan dan berlapang dada untuk meringankan beban penduduk tertimpa musibah.

Katanya, secara pribadi dan pemerintahan, ia akan melakukan kebijakan yang terbaik, untuk kelangsungan hidup masayarakat setempat.

“Saya tidak mau ada warga saya mengeluh, menangis dan terabaikan karean bencana. Karen itu semua pihak, khususnya jajaran SKPD di Pemkab Madina diharapkan tanggap, peduli, bertugas dan bekerjasama dengan baik,” ucapnya. (BS-026)
Sumber :Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    Bacakada Madina Endar Sutan Lubis Akui Dapat Surat Tugas Dari PAN

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Bakal Calon Bupati Madina Endar Sutan Lubis pada Focus Group Diacussion di Aula Hotel Rindang Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan Jum’at 24/5/2024 mengklaim ia telah mendapatkan surat tugas dari Partai Amanat Nasional ( PAN ). Selain PAN ia juga telah melakukan loby ke Partai Demokrat, Golkar dan PPP. ” Untuk perahu […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • RTRW Palas Segera Disusun

    RTRW Palas Segera Disusun

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kawasan Hutan dan APL Menjadi Prioritas. Palas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), melalui Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam waktu dekat akan menyusun Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Palas, menitikberatkan pada kawasan hutan dan areal penggunaan lain. Penyusunan RTRW pada daerah ini, menyangkut pembahasan tentang […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

  • Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songonima boto natarjadi ikurung manuk tai inda ilehen tuduonna mangamburi boto sada-sada, romuse mantong boto namangoban tudukon, ripur sude manuki, hasidunganna lam-lam dai nisirai, iambangia leng manuk nia hapengani madung manuk nidongan , songon manuk naburnungon doma boto tondo-tondo markareput barimbing nai, ning amangtuai mantong, taldus doma tali nisarusur nia patunda tagina namarkombur dilopo Jarindangi. […]

  • Kebijakan Libur Sekolah di Pilkades Madina Ditiadakan

    Kebijakan Libur Sekolah di Pilkades Madina Ditiadakan

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Kebijakan meliburkan siswa sekolah menengah atas ( SMA ) dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) senin besok 21/8/2023 di tiadakan. penegasan itu tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI perihal Himbauan Pelaksanaan Pilkades tahun 2023 se Kabupaten Mandailing Natal. Dalam surat tersebut ada 4 […]

expand_less