Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Lima Pengedar Ganja Antar Provinsi Digulung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


MADINA, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menggulung 5 pengedar ganja antar provinsi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Selasa (21/12). Kelimanya yang kini mendekam di tahanan Polres Madina merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).
Adapun kelima tersangka tersebut, yakni Aria Ananda Chaniago (32) warga Kampung Jawa Nomor 688, Kecamatan Tanjung, Solok. Lalu, Nover Guswanto Piliang (20), Deni Zahara Piliang (23), Bayu Saputra (20), dan Hengki Mardanus Piliang (20). Keempatnya warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Singkarak, Solok.
Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk, didampingi Kasat Narkoba, AKP Hendra, dan Humas Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, kepada METRO di Mapolres Madina Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (23/12) siang menjelaskan, kelima tersangka berhasil ditangkap satuan narkoba Polres Madina Selasa dinihari sekira pukul 04.00 WIB.
Kapolres menceritakan, awalnya kelima tersangka yang mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B B 8157 NO sempat melarikan diri dari kejaran polisi. Saat itu polisi hendak menghentikan mobil tersangka di Desa Laru Lombang Kecamatan Tambangan, Madina. Namun, mobil yang dimaksud tak berhenti dan ketika itu juga personel menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan kelima tersangka berhasil ditangkap.
“Awalnya mereka (tersangka, red) mau melarikan diri setelah dihentikan di Laru Lombang. Selanjutnya, kita langsung menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan melakukan sweeping akhirnya tersangka berhasil dibekuk,” terangnya.
Di perjalanan, sambungnya, untuk menghilangkan barang bukti karena mengetahui sedang dikejar polisi, salah satu tersangka, Nofer Guswanto membuang tas berwarna hitam, di Desa Muara Mais, Kecamatan Kotanopan.
“Setelah terjaring sweeping di Mapolsek Muara Sipongi, kemudian tersangka menunjukkan lokasi pembuangan tas yang belakangan diketahui berisi 10 kg ganja,” terangnya.
Sesuai pemeriksaan yang dilakukan, pemilik daun ganja tersebut adalah tersangka Aria Ananda. Keempat tersangka lainnya hanya kurir yang datang untuk menjemput Aria Ananda. Dan atas jasa menjemput ini, keempat tersangka akan diberi upah Rp200 ribu per orang ditambah memeroleh daun ganja sebanyak 1 kg dari 10 kg milik Ananda.
“Ganja itu milik Aria Ananda. Rencananya, ia akan mengedarkan di Solok dan sekitarnya, sementara keempat tersangka lainnya hanya sebagai kurir,” lanjutnya.
Menurut pengakuan Aria Ananda, ia berangkat dari Danau Singkarak Sabtu (18/12) sekira pukul 02.00 WIB dengan menaiki Bus menuju Panyabungan dan tiba pada Minggu (19/12) pagi sekira pukul 10.00 WIB.
“Saat itu, Aria Ananda membeli ganja 10 kilogram itu dari Kosim yang saat ini masih DPO. Keempat tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan ini,” katanya.
Sedangkan, tersangka utama Aria Ananda saat dikonfirmasi METRO mengaku telah dua kali melakoni pekerjaan ini. “Sudah 2 kali bang, yang pertama saya lolos dan saat itu ganja yang saya beli saya jual di Bukit Tinggi,” ujar Aria Ananda. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    Jalan Lingkar Timur Panyabungan Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Untuk memperlancar arus mudik dan lalulintas pada musim Lebaran tahun ini, Pemkab Madina memperbaiki jalan lingkar timur Panyabungan. Plt Kadis PU Madina, Nasrin Lubis, menuturkan, jalan lingkar timur Panyabungan merupakan jalan pengalihan untuk menghidari jalur macer dan pasar tumpah, serta lintasan kenderaan roda empat atau lebih. “Jalan yang sudah kondisinya berlubang kita perbaiki demi kelancaran […]

  • Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga Desa Sinonoan Kecamatan Siabu mendatangi Polres Madina Kamis (21/5) siang. Warga hendak mengadukan semrawutnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 di desa mereka. Diantara poin yang dikeluhkan : pemerintah desa kurang transparan menentukan warga penerima manfaat. Banyak yang kategori berhak tak masuk daftar. Edy Saputra Nasution gelar […]

  • 11 Poin Kesepakatan Penyelesaian Polemik Sorikmas Mining

    11 Poin Kesepakatan Penyelesaian Polemik Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pada Kamis (27/2/2014) lalu dilakukan pertemuan tiga pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina) antara Muspida, PT.Sorikmas Mining dan perwakilan Naga Juang. Dalam pertemuan itu dilahirkan 11 poin penyelesaian masalah yang diyakini menjadi titik awal membangun formula-formula baru dalam menyelesaikan masalah kontrak karya pertambangan yang menguntungkan semua pihak. Ke- 11 […]

  • 2011, cukai rokok naik 10 persen

    2011, cukai rokok naik 10 persen

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen. “Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini. Ia […]

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

  • Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
expand_less