Senin, 27 Jul 2026
light_mode

Lima Pengedar Ganja Antar Provinsi Digulung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


MADINA, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menggulung 5 pengedar ganja antar provinsi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Selasa (21/12). Kelimanya yang kini mendekam di tahanan Polres Madina merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).
Adapun kelima tersangka tersebut, yakni Aria Ananda Chaniago (32) warga Kampung Jawa Nomor 688, Kecamatan Tanjung, Solok. Lalu, Nover Guswanto Piliang (20), Deni Zahara Piliang (23), Bayu Saputra (20), dan Hengki Mardanus Piliang (20). Keempatnya warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Singkarak, Solok.
Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk, didampingi Kasat Narkoba, AKP Hendra, dan Humas Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, kepada METRO di Mapolres Madina Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (23/12) siang menjelaskan, kelima tersangka berhasil ditangkap satuan narkoba Polres Madina Selasa dinihari sekira pukul 04.00 WIB.
Kapolres menceritakan, awalnya kelima tersangka yang mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B B 8157 NO sempat melarikan diri dari kejaran polisi. Saat itu polisi hendak menghentikan mobil tersangka di Desa Laru Lombang Kecamatan Tambangan, Madina. Namun, mobil yang dimaksud tak berhenti dan ketika itu juga personel menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan kelima tersangka berhasil ditangkap.
“Awalnya mereka (tersangka, red) mau melarikan diri setelah dihentikan di Laru Lombang. Selanjutnya, kita langsung menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan melakukan sweeping akhirnya tersangka berhasil dibekuk,” terangnya.
Di perjalanan, sambungnya, untuk menghilangkan barang bukti karena mengetahui sedang dikejar polisi, salah satu tersangka, Nofer Guswanto membuang tas berwarna hitam, di Desa Muara Mais, Kecamatan Kotanopan.
“Setelah terjaring sweeping di Mapolsek Muara Sipongi, kemudian tersangka menunjukkan lokasi pembuangan tas yang belakangan diketahui berisi 10 kg ganja,” terangnya.
Sesuai pemeriksaan yang dilakukan, pemilik daun ganja tersebut adalah tersangka Aria Ananda. Keempat tersangka lainnya hanya kurir yang datang untuk menjemput Aria Ananda. Dan atas jasa menjemput ini, keempat tersangka akan diberi upah Rp200 ribu per orang ditambah memeroleh daun ganja sebanyak 1 kg dari 10 kg milik Ananda.
“Ganja itu milik Aria Ananda. Rencananya, ia akan mengedarkan di Solok dan sekitarnya, sementara keempat tersangka lainnya hanya sebagai kurir,” lanjutnya.
Menurut pengakuan Aria Ananda, ia berangkat dari Danau Singkarak Sabtu (18/12) sekira pukul 02.00 WIB dengan menaiki Bus menuju Panyabungan dan tiba pada Minggu (19/12) pagi sekira pukul 10.00 WIB.
“Saat itu, Aria Ananda membeli ganja 10 kilogram itu dari Kosim yang saat ini masih DPO. Keempat tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan ini,” katanya.
Sedangkan, tersangka utama Aria Ananda saat dikonfirmasi METRO mengaku telah dua kali melakoni pekerjaan ini. “Sudah 2 kali bang, yang pertama saya lolos dan saat itu ganja yang saya beli saya jual di Bukit Tinggi,” ujar Aria Ananda. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

    Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kampoeng Kaos Madina (KKM) tidak pernah berhenti berkarya. Kali ini KKM melaksanakan kerjasama dengan penjara Sipapaga, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam program pembinaan narapidana dengan program jahit menjahit, bordir dan sablon. Momentum kerjasama ini ditandatangani Direktur CV KKM Sobir Lubis SH; Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Sumatra Utara, […]

  • Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mandailing bukan Batak yang berlangsung di VIP Restoran Hotel Madani, Senin (23/10/2017) diselenggarakan oleh Yayasan Madina Centre mencuatkan kajian-kajian akademik antropologis tentang fakta-fakta tidak adanya etnis Batak di Sumatera Utara. Dari sisi pendekatan antropologis menyimpulkan tidak ditemukannya konsep ‘Batak’ pada manuskrip-manuskrip kuno kepunyaan enam etnis Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan […]

  • Elpiji Mulai Langka

    Elpiji Mulai Langka

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    12 Kg Dijual Rp130 Ribu PALUTA- Dua pekan terakhir, warga Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta mengeluhkan stok gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) yang mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya mencapai Rp130.00 per kg. Biasanya gas elpiji tabung 12 kg dijual dengan harga Rp85.000, tapi karna keberadaannya langka, harganya mencapai Rp100.000 hingga Rp130.000 per tabung. Warga […]

  • Mendagri Tetapkan Madina Level 4 Covid, Wajib PPKM

    Mendagri Tetapkan Madina Level 4 Covid, Wajib PPKM

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia menetapkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara masuk level 4 sebaran covid-19. Penerapan PPKM pun wajib dilakukan di seluruh kawasan Madina. Penetapan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021 tanggal 6 Sepetember 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Corona Virus Desease 2019 di Sumatera […]

  • Ratusan Kader IMA MADINA Latihan Kepemimpinan

    Ratusan Kader IMA MADINA Latihan Kepemimpinan

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – DPP IMA MADINA (Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal)megadakan training leadership terhadap kader se- Kota Medan berlangsung dari 12 hingg 14 Oktober 2012 di perkemahan Sibolangit. “Peserta training leadership ini berjumlah 300 orang terdiri dari berbagai cabang Ima Madina se-Kota Medan yaitu UNIMED, IAIN, UMSU, ITM, USU, UMA dan UISU, ungkap ketua panitia, […]

  • Tokoh Masyarakat Pilih Saipullah untuk Lanjutkan Pembangunan Pantai Barat

    Tokoh Masyarakat Pilih Saipullah untuk Lanjutkan Pembangunan Pantai Barat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat di wilayah pantai barat Mandailing Natal (Madina) menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan di kabupaten paling selatan Sumatera Utara ini. Mereka yakin Saipullah sebagai birokrat yang bakal mampu melanjutkan pembangunan Madina, khususnya di wilayah pantai barat. “Pak Saipullah itu birokrat senior di pemerintahan pusat. Pernah […]

expand_less