Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Angka penderita penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk malaria (Aides aegypti) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Tahun 2009 mencapai angka 23.242 pasien sesuai dengan catatan yang berobat pada tiga klinik malaria yang terdapat di daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Malaria Madina Arifin Fauzi Lubis kepada wartawan, Jum’at (19/11).

“Madina merupakan daerah yang rawan akan perkembangan nyamuk Aides aegypti karena didukung dengan kondisi alamnya, ditambah dengan banyaknya terdapat kolam-kolam ikan masyarakat, dan tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk penyebab malaria ini, sehingga angka pasien yang berobat ke klinik malaria cukup banyak,” jelasnya.

Sementara data dari 26 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan angka pasien malaria Tahun 2009 mencapai 12.437 pasien. Angka ini kata Arifin setiap tahun ada penurunan akan tetapi kalau musim penghujan dan keadaan cuaca ekstrim seperti saat ini pasien malaria bisa bertambah.

Namun, dalam mengantisipasi penularan malaria yang merupakan parasit tersebut jelas Arifin pihaknya melakukan langkah penyemprotoan ke daerah-daerah endemis malaria, ditambah pengobatan secara gratis.

“Jenis malaria itu ada 4 yaitu Malarian Falsiparum, Malarian Vivaks, Ovale dan Malarian Malariae. Sedangkan jenis malaria yang banyak terdapat di Madina adalah jenis Malarian Falsiparum butuh 3 hari untuk mengetahui kalau penderita itu sudah negative tidak menderita malaria lagi. Selama 3 hari ini harus terus dilakukan pengobatan dan seterusnya pencegahan secara bertahap terhadap pasien,” ujarnya.

Dan katanya, dengan keluarnya Keputusan Menteri Kesehatan nomor : 293/Menkes/SK /IV/2009 tertanggal 28 April 2009 tentang Eliminasi Malaria bahwa Tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia memasuki tahap pra eliminasi dan Tahun 2030 sudah eliminasi malaria, diharapkan Pemkab Madina mampu menyahuti hal tersebut dengan meningkatkan upaya-upaya konkrit berupa pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk malaria. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah sempat turun ke level Rp 10.000 per kilogram (kg), harga cabai merah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini kembali naik 100% hingga mencapai Rp 20.000 per kg. Demikian hasil pantauan MedanBisnis, Rabu (3/11), di Pasar Baru Panyabungan, dan sejumlah pasar tradisional lainnya di Madina. Purnama (37), salah seorang pedagang kedai sampah warga Panyabungan […]

  • Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di 133 Desa/Kelurahan Madina

    Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di 133 Desa/Kelurahan Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terus bergerak dalam percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di desa dan kelurahan sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Muktar Afandi Lubis, S.Sos, MM, Kamis (8/5/2025) menyatakan dari total  377 desa dan 27 kelurahan di Madina, saat […]

  • Godaan suap masih menghantui hakim

    Godaan suap masih menghantui hakim

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri. Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan. […]

  • Ekonomi Dunia Masih Pengaruhi Harga Karet Alam

    Ekonomi Dunia Masih Pengaruhi Harga Karet Alam

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUMUT (Mandailing Online) – Harga karet di pasar ekspor terus melemah dalam dua bulan terakhir. Ini terjadi akibat perlambatan ekonomi dunia yang mengakibatkan permintaan karet ikut berkurang. Sehingga, pabrikan juga mengikuti perkembangan pasar dengan menurunkan harga beli dan harga jual. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatra Utara Edy Irwansyah menggambarkan, pada akhir Mei lalu […]

  • Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai menjadi imam salat Jumat berjamaah di Masjid Misbah Hussudur, calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, langsung dipeluk dan disalami tokoh-tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (15/11/2024). Sejumlah jamaah salat Jumat menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang paling pantas menjadi Bupati […]

  • Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    Gubsu Didesak Tuntaskan Batas Madina-Tapsel

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Belasan tahun sudah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdiri hasil pemekaran dari kabupaten induk Tapanuli Selatan (Tapsel) tepatnya tahun 1998 lalu, toh hingga kini tapal batas antar dua kabupaten ini belum selesai. Dan konflik antar penduduk desa dari masing-masing kabupaten ini pun sudah nyaris berdarah-darah akibat saling klaim soal lahan pertanian. Pun […]

expand_less