Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Angka penderita penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk malaria (Aides aegypti) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Tahun 2009 mencapai angka 23.242 pasien sesuai dengan catatan yang berobat pada tiga klinik malaria yang terdapat di daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Malaria Madina Arifin Fauzi Lubis kepada wartawan, Jum’at (19/11).

“Madina merupakan daerah yang rawan akan perkembangan nyamuk Aides aegypti karena didukung dengan kondisi alamnya, ditambah dengan banyaknya terdapat kolam-kolam ikan masyarakat, dan tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk penyebab malaria ini, sehingga angka pasien yang berobat ke klinik malaria cukup banyak,” jelasnya.

Sementara data dari 26 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan angka pasien malaria Tahun 2009 mencapai 12.437 pasien. Angka ini kata Arifin setiap tahun ada penurunan akan tetapi kalau musim penghujan dan keadaan cuaca ekstrim seperti saat ini pasien malaria bisa bertambah.

Namun, dalam mengantisipasi penularan malaria yang merupakan parasit tersebut jelas Arifin pihaknya melakukan langkah penyemprotoan ke daerah-daerah endemis malaria, ditambah pengobatan secara gratis.

“Jenis malaria itu ada 4 yaitu Malarian Falsiparum, Malarian Vivaks, Ovale dan Malarian Malariae. Sedangkan jenis malaria yang banyak terdapat di Madina adalah jenis Malarian Falsiparum butuh 3 hari untuk mengetahui kalau penderita itu sudah negative tidak menderita malaria lagi. Selama 3 hari ini harus terus dilakukan pengobatan dan seterusnya pencegahan secara bertahap terhadap pasien,” ujarnya.

Dan katanya, dengan keluarnya Keputusan Menteri Kesehatan nomor : 293/Menkes/SK /IV/2009 tertanggal 28 April 2009 tentang Eliminasi Malaria bahwa Tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia memasuki tahap pra eliminasi dan Tahun 2030 sudah eliminasi malaria, diharapkan Pemkab Madina mampu menyahuti hal tersebut dengan meningkatkan upaya-upaya konkrit berupa pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk malaria. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka  Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja. Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah […]

  • Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Minibus berlawanan arah dengam truk jenis colldiesel bertabrakan di jalur lintas tengah sumatera tepatnya di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Sumatesa Utara Jum’at 24/11/2023. Minimus tersebut ringsek dibagian depan sang supir diketahui bernama Rizal terpaksa dilarikan ke RSUD Panyabungan karena alami luka serius, sementara supir truk coldiesel tidak mengalami […]

  • SEKOLAH SIAGA BENCANA

    SEKOLAH SIAGA BENCANA

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution Saya terdiam dan haru mendengar penuturan anak didik Sekolah Dasar di desa Gunung Manaon saat mereka menceritakan kejadian banjir yang menimpa desanya dua tahun yang lalu. Dengan bahasa yang sederhana, Hasan-sebut saja namanya demikian berkeluh kesah gara-gara banjir dirinya tidak bisa bersekolah hampir seminggu lamanya.Air yang menggenangai desa juga menyebabkan dirinya […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 19)

    MARSIDAO-DAO (episode 19)

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung do sidung manaktak sibodak dohot mambongka arambir, na marmulian ma deba tu bagasna. Tar dua tolu kahanggi sisolkot dohot Si Muklan boti Maramis les juguk dope i sopo i mangidup-idup sareto manyirup kopi. Si Poso pe madung muli do parjolo, harana ngada sadia dao bagas ni alai tingon […]

  • Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    Jangan Cari Untung Berkedok Ormas

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sudah menjadi rahasia umum, banyak sekali oknum-oknum dari ormas-ormas yang tidak jelas kiprahnya, membuat resah masyarakat dan instansi-instansi pemerintah, termasuk kalangan swasta. Menanggapi masalah tersebut, Kasubdit Ormas Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Bahtiar, menjelaskan, dengan adanya UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan diharapkan hal-hal buruk tersebut bisa dieliminir. “Karena Undang-undang Nomor […]

  • Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan 1436, pemerintah kembali melakukan pengaturan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 04/2015 tentang  Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadan. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

expand_less