Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Angka penderita penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk malaria (Aides aegypti) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Tahun 2009 mencapai angka 23.242 pasien sesuai dengan catatan yang berobat pada tiga klinik malaria yang terdapat di daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Malaria Madina Arifin Fauzi Lubis kepada wartawan, Jum’at (19/11).

“Madina merupakan daerah yang rawan akan perkembangan nyamuk Aides aegypti karena didukung dengan kondisi alamnya, ditambah dengan banyaknya terdapat kolam-kolam ikan masyarakat, dan tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk penyebab malaria ini, sehingga angka pasien yang berobat ke klinik malaria cukup banyak,” jelasnya.

Sementara data dari 26 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan angka pasien malaria Tahun 2009 mencapai 12.437 pasien. Angka ini kata Arifin setiap tahun ada penurunan akan tetapi kalau musim penghujan dan keadaan cuaca ekstrim seperti saat ini pasien malaria bisa bertambah.

Namun, dalam mengantisipasi penularan malaria yang merupakan parasit tersebut jelas Arifin pihaknya melakukan langkah penyemprotoan ke daerah-daerah endemis malaria, ditambah pengobatan secara gratis.

“Jenis malaria itu ada 4 yaitu Malarian Falsiparum, Malarian Vivaks, Ovale dan Malarian Malariae. Sedangkan jenis malaria yang banyak terdapat di Madina adalah jenis Malarian Falsiparum butuh 3 hari untuk mengetahui kalau penderita itu sudah negative tidak menderita malaria lagi. Selama 3 hari ini harus terus dilakukan pengobatan dan seterusnya pencegahan secara bertahap terhadap pasien,” ujarnya.

Dan katanya, dengan keluarnya Keputusan Menteri Kesehatan nomor : 293/Menkes/SK /IV/2009 tertanggal 28 April 2009 tentang Eliminasi Malaria bahwa Tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia memasuki tahap pra eliminasi dan Tahun 2030 sudah eliminasi malaria, diharapkan Pemkab Madina mampu menyahuti hal tersebut dengan meningkatkan upaya-upaya konkrit berupa pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk malaria. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional Garap Dokumen

    Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional Garap Dokumen

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional menggelar rapat, Kamis (11/6/2026) di Panyabungan. Rapat membahas langkah-langkah ke depan, diskusi beberapa tajuk. Dokumen-dokumen pendukung juga digarap, seperti naskah dan buku yang diperoleh secara langsung dari ahli waris maupun dari hasil pencarian lainnya. Komunitas ini melibatkan akademisi, budayawan, ahli waris, dan kalangan profesional. […]

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengadilan Pidana Kairo pada Senin, 30 Mei 2016 memvonis Mohammed Badie dan 35 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman penjara seumur hidup terkait dengan kasus yang dikenal sebagai “Peristiwa Ismailia” di pertengahan 2013. “Peristiwa Ismailia” mengacu pada dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota-anggota Ikhwanul Muslimin di kota Ismailia menyusul kudeta militer tahun 2013 yang menggulingkan […]

  • Cerpen: GULAI BATU

    Cerpen: GULAI BATU

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Rina Youlida Nurdina Waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB, Rahmadi yang biasa disapa Madi baru saja pulang bermain sepak bola dengan teman-temannya di lapangan yang ada di kampung sebelah. Adzan berkumandang menandakan sudah  waktunya untuk melaksanakan salat Magrib. Madi yang badan dan kakinya dipenuhi dengan lumpur langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya […]

  • Rehab Pustu Pastab Jae Bertukar Lokasi?

    Rehab Pustu Pastab Jae Bertukar Lokasi?

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak diketahui dimana letak kelirunya. Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pastep Jae Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal dipugar. Padahal di plang merek proyek tertulis Pustu Desa Pastap Julu. Pantauan Mandailing Online, sejumlah pekerja sedang bekerja melakukan perehaban Pustu Desa Pastap Jae.  Sementara plang merek bertuliskan atas nama Dinas Kesehatan Mandailing Natal memampangkan Pustu […]

  • Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ) Muslih S.sos Camat Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal mengatakan, Program Sunatan masaal, operasi bibir sumbing, dan mendorong warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas Tambangan menjadi program ke masyarakatan yang akan di dukung oleh ibu ibu PKK Kecamatan Tambangan. Hal ini dikatakannya saat melantik Ketua dan pengurus PKK Kecamatan Rabu 26/7/2023. […]

expand_less