Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Angka penderita penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk malaria (Aides aegypti) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Tahun 2009 mencapai angka 23.242 pasien sesuai dengan catatan yang berobat pada tiga klinik malaria yang terdapat di daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Malaria Madina Arifin Fauzi Lubis kepada wartawan, Jum’at (19/11).

“Madina merupakan daerah yang rawan akan perkembangan nyamuk Aides aegypti karena didukung dengan kondisi alamnya, ditambah dengan banyaknya terdapat kolam-kolam ikan masyarakat, dan tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk penyebab malaria ini, sehingga angka pasien yang berobat ke klinik malaria cukup banyak,” jelasnya.

Sementara data dari 26 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan angka pasien malaria Tahun 2009 mencapai 12.437 pasien. Angka ini kata Arifin setiap tahun ada penurunan akan tetapi kalau musim penghujan dan keadaan cuaca ekstrim seperti saat ini pasien malaria bisa bertambah.

Namun, dalam mengantisipasi penularan malaria yang merupakan parasit tersebut jelas Arifin pihaknya melakukan langkah penyemprotoan ke daerah-daerah endemis malaria, ditambah pengobatan secara gratis.

“Jenis malaria itu ada 4 yaitu Malarian Falsiparum, Malarian Vivaks, Ovale dan Malarian Malariae. Sedangkan jenis malaria yang banyak terdapat di Madina adalah jenis Malarian Falsiparum butuh 3 hari untuk mengetahui kalau penderita itu sudah negative tidak menderita malaria lagi. Selama 3 hari ini harus terus dilakukan pengobatan dan seterusnya pencegahan secara bertahap terhadap pasien,” ujarnya.

Dan katanya, dengan keluarnya Keputusan Menteri Kesehatan nomor : 293/Menkes/SK /IV/2009 tertanggal 28 April 2009 tentang Eliminasi Malaria bahwa Tahun 2020 seluruh wilayah Indonesia memasuki tahap pra eliminasi dan Tahun 2030 sudah eliminasi malaria, diharapkan Pemkab Madina mampu menyahuti hal tersebut dengan meningkatkan upaya-upaya konkrit berupa pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk malaria. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski upaya perluasan lahan ubi kayu mentok oleh SK 44, upaya harus tetap dilakukan untuk menyelamatkan industri keripik di Mandailing Natal (Madina). “Petani harus dirangsang untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih memungkinkan untuk tanaman ubi kayu,” kata Ketua KTNA (Kontak tani Nelayan Andalan) Madina, Monang Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis (4/4/2013). SK […]

  • PLURALISME DI SUMATERA UTARA

    PLURALISME DI SUMATERA UTARA

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmad Husein Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Keberagaman agama dan Budaya, etnis, suku dan marga yang ada di Sumatera Utara sangat banyak, setiap agama, budaya etnis, suku, agama dan marga bisa hidup rukun antara satu dengan yang lainnya, saling menghargai dan menghormati dalam kehidupan sosial, politik dan kerukunan beragama yang tidak […]

  • Produk Legislatif Bikin Galau

    Produk Legislatif Bikin Galau

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Pemuda merupakan generasi penerus masa depan. Arus politik yang berkembang di negeri ini, tentunya tidak luput dari sorotan generasi. Maju atau tidaknya suatu negeri dapat dilihat dari kesadaran politik generasi mudanya. Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, sebanyak 64,7 persen anak muda menilai partai politik atau politisi di […]

  • Kepala Daerah Abal-Abal

    Kepala Daerah Abal-Abal

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Coretan Ramadan : AMIR HAMDANI NASUTION Aktivis Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia   Sekitar empat tahun silam, ada catatan kecil perihal kepala daerah hasil pilkada serentak 2015 yang masih rapi tersimpan dalam jejak digital pribadi. Intinya begini, bahwa kerap terjadi dalam bentangan fakta pasca pilkada di berbagai daerah: rakyat ditinggalkan secara perlahan-lahan oleh pasangan kepala daerah […]

  • Atika Nasution Salurkan Masker ke Pedagang

    Atika Nasution Salurkan Masker ke Pedagang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin menyalurkan bantuan masker kepada para pedagang sejak tanggal 14 hingga 17 April 2020 dalam upaya melindungi pedagang dari Covid-19. Bantuan masker kepada pedagang ini memperlihatkan ketajaman perspektif Atika pada sektor ekonomi di Mandailing Natal. Pantauan wartawan di pasar lama Panyabungan, Jum’at (17/4) Atika didampingi kader […]

  • Saipullah-Atika Beber Raihan 100 Hari Kerja, ini 8 Poin Capaian

    Saipullah-Atika Beber Raihan 100 Hari Kerja, ini 8 Poin Capaian

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution membeberkan capaian 100 hari kerja, Selasa (8/7/2025) di aula kantor bupati. Rentang 100 hari kerja itu sejak keduanya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Maret lalu. Secara garis besar, terdapat delapan poin penting yang ditetapkan sebagai target penyelesaian […]

expand_less