Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Kepala Daerah Abal-Abal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
  • print Cetak

Amir Hamdani Nasution

*Coretan Ramadan : AMIR HAMDANI NASUTION
Aktivis Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia

 

Sekitar empat tahun silam, ada catatan kecil perihal kepala daerah hasil pilkada serentak 2015 yang masih rapi tersimpan dalam jejak digital pribadi.

Intinya begini, bahwa kerap terjadi dalam bentangan fakta pasca pilkada di berbagai daerah: rakyat ditinggalkan secara perlahan-lahan oleh pasangan kepala daerah (KDH)/wakil kepala daerah yang sudah menduduki kursi jabatan orang nomor satu di daerah masing-masing. Tembok pemisah itu perlahan-lahan didesain, utamanya melalui jalur birokrasi.

Lebih parahnya, apalagi KDH tersebut sudah termasuk golongan incumbent yang diduga mengidap potensi “impoten” dalam mengelola pemerintahan daerah sebagaimana harapan rakyat, sehingga layak disematkan gelar KDH abal-abal.

Lalu, seperti apa ciri-ciri KDH abal-abal versi tulisan ini? Pertama, apabila potensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ternyata bisa mencukupi kebutuhan untuk melakukan program-program yang pro rakyat, namun alokasi anggaran tersebut kebanyakan untuk belanja pegawai, “wara-wiri pejabat”, kegiatan fiktif dan perjalanan dinas selama 360 hari dalam masa anggaran tahun berjalan.

Kedua, hal ini bisa dicek melalui grafik peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) per tahun dari daerah tersebut. Apabila indeks tersebut “nyaman” berada di jajaran paling bawah atau kita sebutlah berada di rangking bawah dibandingkan dengan kab/kota lain dalam provinsi tersebut. Tak lain dan tak bukan, alamat sesat mindset KDH tersebut.

Ketiga, masih ada gak isu suap dan korupsi dalam proses pelelangan jabatan/mutasi jabatan? Jika ada, tentu penyakit ini merupakan salah satu indikator yang sangat menentukan kadar integritas KDH yang bersangkutan. Kesejahteraan masyarakat akan menjadi sesuatu yang mustahil, apabila pemimpinnya masih bergelimang dalam kolam kotor yang berisi uang haram, uang suap jabatan dan uang suap proyek. Tipe pemimpin seperti ini biasanya lebih dominan “menjilat yang katanya atasannya” daripada mengabdi untuk atasannya sendiri yakni demos.

Keempat, mari cek grafik penilaian audit keuangan pemerintahan daerah versi BPK. Apabila opini BPK tersebut masih wajar dengan pengecualian (WDP) atau disclaimer (tidak memberikan pendapat) dari tahun ke tahun. Indikasi nyatanya ada masalah yang didiamkan tanpa dicari solusi. Didiamkan bertahun-tahun. Tanpa penyelesaian yang serius.

Menjelang puasa Ramadhan ini, semoga kita terhindar dari KDH abal-abal yang hanya mementingkan nafsu politiknya, selera kelompoknya dan kepentingan elitnya. ***

*Coretan kecil sebelum Ramadhan 1440 H

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalinsum Madina lenggang

    Jalinsum Madina lenggang

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Intensitas kenderaan melalui jalan lintas sumatera (jalinsum) kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga perbatasan Sumatera Barat atau dikenal lintas barat kembali normal. Kenderaan pemudik yang akan balik ke kota besar dan pulau Jawa tidak lagi banyak terlihat, akibatnya jalinsum itu terlihat lengang dan hanya sesekali kenderaan pemudik yang lewat. Berdasarkan pantauan petugas polisi di pos […]

  • Longsor di Silaiya, 2 Tiang Listrik Tumbang

    Longsor di Silaiya, 2 Tiang Listrik Tumbang

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Listrik Padam 20 Jam di Sayurmatinggi SIDIMPUAN-Hujan yang mengguyur Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan sejak beberapa hari belakangan ini mengakibatkan pinggiran Sungai Batang Angkola di Silaiya, Selasa (16/11) sekitar pukul 16.10 WIB tergerus air sungai yang meluap dan menumbangkan dua tiang listrik. Akibatnya, listrik di Sayurmatinggi, dan sebagian besar di Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) didesak bekerja secara profesional manangani kasus Jeffry Barata Lubis, wartawan Harian Andalas yang dianiaya puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di halaman penjara Sipapaga, Panyabungan 25 Maret 2014 lalu. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan akan mengembalikan Berkas Acara Perkara (BAP) karena dianggap belum lengkap alias P19. “Merasa janggal […]

  • Wisata di Taman Pantai Barat

    Wisata di Taman Pantai Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Taman Pantai Barat Panggautan Natal menjadi referensi Wisata Pantai untuk Keluarga berlokasi di daerah barat Mandailing Natal .  

  • Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Mandailing sangat diminati wisatawan keturunan Mandailing Malaysia. Hal itu diungkapkan pemandu perjalanan travel, Dahlan Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11/2016) di Panyabungan. “Yang paling diminati itu adalah lokasi peninggalan sejarah seperti Bagas Godang, makam raja-raja. Peringkat kedua adalah perkampungan asli Mandailing dimana mayoritas rumah-rumah penduduknya belum […]

  • Tim Renegosiasi KK Sorikmas Mining Akan Turun Ke Madina

    Tim Renegosiasi KK Sorikmas Mining Akan Turun Ke Madina

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) –Dalam waktu dekat tim renegosiasi kontrak karya PT. Sorikmas Mining (PT SM) akan turun langsung ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hanya saja jadwal kedatangan tim belum diketahui. Kepastian itu diketahui berdasar hasil pertemuan wakil bupati Madina, Ketua DPRD Madina dan perwakilan manajemen PT.SM dengan Menko Perekonomian RI di Jakarta beberapa waktu […]

expand_less