Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Jalinsum Madina lenggang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
  • print Cetak

Intensitas kenderaan melalui jalan lintas sumatera (jalinsum) kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga perbatasan Sumatera Barat atau dikenal lintas barat kembali normal.

Kenderaan pemudik yang akan balik ke kota besar dan pulau Jawa tidak lagi banyak terlihat, akibatnya jalinsum itu terlihat lengang dan hanya sesekali kenderaan pemudik yang lewat.

Berdasarkan pantauan petugas polisi di pos pengamanan Operasi Ketupat 2010 di wilayah Polres Mandailing Natal, volume kenderaan pemudik yang melintas sudah mulai jarang.

Dari pos yang terletak dipusat kota Panyabungan itu, tidak lagi ditemukan kendala kemacetan, seperti hari-hari sebelumnya. Karena arus balik sudah berangsur selesai.

Menurut Briptu Rudi Fahrudin, petugas jaga di pos pengamanan Operasi Ketupat, kenderaan pemudik sudah jarang, puncaknya arus balik terjadi pada hari+3 hingga +7.

Pada hari tersebut kenderaan yang melintas hingga tiga unit per lima detikm, sedangkan pada H+8 diperkirakan hanya satu kenderaan pemudik per menit.

“Pantauan kita di pos ini sudah sepi, biasanya arus kendaraan di depan pos ini sering macet, tapi saat ini sudah lancar,” terang Briptu, tadi siang.

Sudah normalnya arus balik juga terlihat di jalan lintas tengah Sumatera, tepat 6 kilometer dari pusat kota Panyabungan. Kenderaan yang lalu lalang terlihat sepi, hanya sesekali kenderaan terlihat beriringan karena adanya bus besar maupun truk yang sedang melintas.

Meski kenderaan pemudik sudah mulai normal, namun pos pengamanan Operasi Ketupat diperpanjang dua hari, hingga H+10 setelah Lebaran karena arus balik diperkirakan masih terus terjadi.

Diperkirakan para pemudik menghabiskan liburannya hingga akhir minggu ini, sebelum melakukan balik ke kota atau menyeberang ke pulau Jawa.

Jalan lintas tengah di Kabupaten Mandailing Natal salah satu jalur sibuk selama musim arus mudik tahun ini, selain kondisi jalannya tergolong bagus, jalur ini ramai dilewati karena menghubungkan provinsi Sumatera Utara dengan provinsi tetangga, seperti Riau. Sumatera Barat, Nanggroh Aceh Darussalam dan menuju pulau Jawa.
sumber: waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti musyawarah nasional yang diselenggarakan auditorium BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Jumat-Sabtu (28-29/1). Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Munas ini dilaksanakan dengan metode hibrid. Korpri Madina yang hadir secara virtual tetap memberikan kontribusi berupa pemikiran baik ide atau gagasan terkait […]

  • Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

    Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Sejumlah perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki gelondongan batu emas atau Galundung sebutan lazim di Mandailing. Sebab galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga […]

  • Lima Titik Pos Pengamanan Mudik di Tapsel

    Lima Titik Pos Pengamanan Mudik di Tapsel

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daerah Rawan Bencana Jadi Prioritas TAPSEL, – Polres Tapsel menyediakan 5 pos pengamanan mudik Lebaran di tempat yang rawan bencana dan tindak kriminalitas. Dalam hal ini Polres bekerjasama dengan jajaran pemerintahan, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan setempat. Kasat Lantas AKP Abdi Abdullah SH, Senin (5/8) mengatakan, Polres Tapsel […]

  • Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis memanfaatkan kemeriahan HUT ke-77 RI untuk bersilaturahmi dengan warga Banjar Sehat, Panyabungan II. Kehadiran Ketua DPRD sontak membuat heboh masyarakat yang hadir di lokasi. Beberapa di antaranya berebut untuk sekadar bersalaman atau berswafoto. Banjar Sehat merupakan dusun yang tidak asing bagi Ketua DPD […]

  • Kepdes Masih Ngutang Untuk Tanggap Covid-19

    Kepdes Masih Ngutang Untuk Tanggap Covid-19

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal masih berutang ke sana sini untuk mengimplementasikan berbagai program Desa Tanggap Covid-19. Ironisnya, tak sedikit kepala desa yang harus meminjam kepada rentenir dengan bunga tinggi. “Kan Dana Desa belum cair. Uang ditangan tak ada, sementara kita harus gerak cepat mengimplementasikan Desa Tanggap Covid,” ujar Kepala […]

expand_less