Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Tiga Warga Kubur Diri di Natal, Bupati dan DPRD Harus Turun Tangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mendesak Bupati dan DPRD Madina untuk secepatnya turun tangan menyelesaikan persoalan tuntutan masyarakat transmigrasi di Dusun Trans Bangdep, Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal.

Pasalnya, tiga warga yang mewakili 100 kepala keluarga telah melakukan aksi mengubur diri, Senin (13/10/2014) di tanah lokasi lahan Bukit Godang yang merupakan lahan untuk masyarakat peserta transmigrasi yang telah puluhan tahun mereka tunggu.

“Kenapa sampai puluhan tahun tak beres-beres, siapa yang salah dalam masalah ini, apakah Gubsu atau siapa? Padahal Komnas HAM sudah pernah datang melihat secara langsung keluhan masyarakat, lalu bagaimana dengan bupati dan DPRD kenapa membiarkan, apakah harus ada koban jiwa lagi baru kita selesaikan,” ujarnya, Kamis (16/10) di Panyabungan.

Iskandar mengatakan, ketiga warga yang mengubur diri tersebut  masing-masing bernama Agus (33), Santoso (28), Warno (45).

Selama mereka mengubur diri itu mereka minim bicara, hanya mengatakan “kembalikan hak kami, kembalikan lahan kami“.

“Apakah kita tidak malu sebagai warga Mandailing Natal. Langkah itu mereka tempuh kemungkinan sudah tidak ada upaya yang bisa mengembalikan hak mereka, sebab kemungkinan masalah lahan yang mereka tuntut sudah terlalu lama ditunggu,” ujarnya.

Dikatakan Iskandar, begitu mendengar informasi warga kubur diri menuntut lahan yang dikuasasi oleh pihak lain, dia langsung kaget, apakah sudah tidak ada lagi hati nurani para pemipin melihat keadaan itu.

“Tolong dong DPRD yang berasal dari wilayah Natal atau Dapil 4 untuk turun tangan mencari jalan keluarnya,” katanya.

Menurut Iskandar, langkah warga tersebut terbilang nekat dan langka dilakukan warga jika bukan yang sudah putusa asa.

“Eksecutif dan legislatif harus peka dan mendengar jeritan rakyat, bukankah warga dibuat transmigrasi untuk merobah nasibnya, kenapa dibiarkan hak-haknya tidak diperolehnya,” ujarnyanada bertanya.

Iskandar menyatakan, berdasar keterangan Camat Natal Sahrul Matondang kepadanya bahwa  persoalan itu kemungkinan akibat kesalahan pihak Transmigrasi Sumut dan BPN Sumut, karena persoalan lahan berada di lahan II, bukan lahan I.

Sementara pengakuan Kepala Desa Patiluban kepada Camat Natal bahwa lahan tersebut awalnya diserahkan masyarakat Patiluban kepada pemerintah untuk lahan transmigrasi, tetapi karena terkendala administrasi menyebabkan warga Patiluban menyerahkan lahan tersebut kepada investor. Berdasar itu, kesalahan berada di pihak provinsi.

Iskandar berharap jalan terbaik untuk menyelesaikannya tidak lain dengan turunnya bupati bersama DPRD ke lokasi.

“Kalau memang itu hak warga transmigrasi silakan dibuat suratnya, kalau memang itu milik warga Patiluban silakan dibuat juga suratnya, janganlah dibiarkan masalah itu sampai puluhan tahun dan selama ini tak ada kedengaran masalah, kenapa baru muncul ini,” katanya.

“Sebaiknya bupati, DPRD, BPN Sumut, Transmigrasi Sumut segera menyelesaikan masalah warga, janganlah warga dijadikan ajang permainan, berikanlah hak-hak mereka sesuai dengan apa yang mereka peroleh suratnya,” harapnya.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor   : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Hutapuli dan Polsek Siabu Bantu Korban Muara Saladi

    Desa Hutapuli dan Polsek Siabu Bantu Korban Muara Saladi

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Hutapuli Kecamatan Siabu, Mandailing Natal bekerjasama dengan Polsek Siabu membantu korban musibah banjir bandang Desa Muara Saladi Kecamatan Ulupungkut. Sumbangan masyarakat yang terkumpul berupa pakaian layak pakai dan sejumlah uang. Kepala Desa Hutapuli, Hanafi menjawab wartawan, Senin (22/10/2018) mengungkapkan, bantuan yang telah dikumpulkan dari warga ini bentuk solidaritas kami […]

  • Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Peninjauan jalan lingkungan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah kita pada warga yang sudah memberi usulan pembangunan jalan lingkungan ke Pemerintah Daerah Mandailing Natal ( Madina ),” kata Atika Azmi Utammi Wakil Bupati Madina disela sela peninjauan jalan usulan masyarakat di Kota Panyabungan Senin 20/11/2023. Saat meninjau […]

  • Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok. Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal. Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya. Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa […]

  • Madina 14 Orang Positif Corona

    Madina 14 Orang Positif Corona

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka hari ini, Jum’at (1/9/2020) jumlah penduduk yang positif corona 14 orang terkonfirmasi di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Jumlah ini bertambah satu orang dari hari sebelumnya yang masih berjumlah 13 orang. Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, 14 orang terkonfirmasi positif tersebut 12 orang di Kecamatan Panyabungan, 1 […]

  • Apakah Perempuan Mimpi Basah?

    Apakah Perempuan Mimpi Basah?

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tema ini memang tabu bagi sebagian orang. Tetapi, dalam kajian fikih klasik, pembahasannya pernah disampaikan oleh banyak ulama. Orang kerap menyebutnya dengan “mimpi basah”, yakni tatkala seseorang bermimpi berhubungan intim dan berujung pada keluarnya sperma pada laki-laki dan cairan pada perempuan. Kasus mimpi basah, kata Syekh Muhammad al-Khasyat, memang banyak dialami oleh kaum Adam. Tetapi, […]

  • Dinkes Madina Sosialisasi Antisipasi Virus Corona

    Dinkes Madina Sosialisasi Antisipasi Virus Corona

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan virus corona kepada masyarakat di gedung Serbaguna, Panyabungan, Kamis (6/2/2020). Selain sosialisasi pencegahan virus corona, kegiatan itu juga disertai sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta dan sosialisasi percepatan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun […]

expand_less