Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Longsor di Silaiya, 2 Tiang Listrik Tumbang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


Listrik Padam 20 Jam di Sayurmatinggi

SIDIMPUAN-Hujan yang mengguyur Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan sejak beberapa hari belakangan ini mengakibatkan pinggiran Sungai Batang Angkola di Silaiya, Selasa (16/11) sekitar pukul 16.10 WIB tergerus air sungai yang meluap dan menumbangkan dua tiang listrik. Akibatnya, listrik di Sayurmatinggi, dan sebagian besar di Kabupaten Mandailing Natal pun padam selama 20 jam lebih.

Informasi yang dihimpun METRO, Rabu (17/11), hujan yang turun di Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, mengakibatkan air Sungai Batang Angkola di Silaiya yang memiliki lebar sekitar 20 meter meluap. Luapan air sungai hingga ke pinggir badan Jalinsum yang hanya setengah meter dari pinggir sungai, dan membuat tanah di pinggir badan jalan longsor sekitar setengah meter.

Satu tiang listrik yang letaknya di pinggir badan jalan tersebut pun tumbang karena tanahnya terkikis air sungai. Tumbangnya tiang listrik ini juga mengakibatkan satu tiang listrik lainnya yang jaraknya sekitar 10 meter ikut tumbang. Aliran listrik di daerah itu pun dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Madina seperti Siabu, Panyabungan, Kotanopan, dan Natal seketika langsung padam.

Maswar (22), salah seorang warga Silaiya kepada METRO, kemarin (17/11) mengatakan, hujan sudah melanda Kecamatan Sayurmatinggi selama beberapa hari belakangan ini.”Beberapa hari ini hujan terus turun meskipun tidak deras. Akibatnya dua tiang listrik yang berada di Jalinsum Psp-Madina atau persis di pinggir aliran Sungai Batang Angkola, tumbang karena pinggiran jalan tanah longsor karena hujan dan air sungai,” ujar Maswar melalui telepon selulernya. Ditambahkannya, listrik di daerahnya padam pada Selasa (16/11) sejak pukul 16.20 WIB, dan kembali menyala Rabu (17/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Arifin Siregar, warga Pasar Sayur Matinggi, Kecamatan Sayur Matinggi, memperkirakan listrik PLN mulai padam Selasa (16/11) sekira pukul 18.00 WIB sampai Rabu (17/11) sekira pukul 15.00 WIB. Sementara itu, listrik di sejumlah daerah di Kabupaten Madina, sejak Selasa sore (16/11) pukul 17.00 WIB hingga Rabu (17/11) pukul 15.30 WIB padam. Akibatnya penyambutan hari raya kurban tahun ini relatif sunyi tanpa suara takbir bergema seperti tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan sejumlah warga Madina kepada METRO, kemarin (17/11).

Ardi (32), warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu kepada METRO mengatakan, hari raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini tidak terdengar kumandang takbir akibat padamnya listrik sehari semalam. Amatan METRO, waktu nyalanya listrik di Madina berbeda antara suatu desa dengan desa lain. Semisal di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, sesuai amatan METRO, listrik baru menyala sekira pukul 13.00 WIB. Namun di Kelurahan Simangambat, listrik menyala sekitar pukul 16.00 WIB atau sama dengan di Panyabungan. Sedangkan untuk wilayah Kotanopan ketika METRO mengonfirmasi salah seorang warga menyebutkan, di Kecamatan Kotanaopan listrik menyala sekira pukul 17.00 WIB.

Humas PLN Cabang Padangsidimpuan (Psp) yang membawahi wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Untung kepada METRO, Rabu (17/11), meminta maaf sebesar-besarnya atas padamnya listrik kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sayurmatinggi dan Madina, khususnya umat muslim yang merayakan malam takbiran pada malam hari raya Idul Adha. “Padamnya listrik itu akibat gangguan alam. Kami meminta maaf kepada seluruh umat muslim yang merayakan hari raya Idul Adha,” ujarnya.

Dijelaskan Untung, akibat tumbangnya dua tiang listrik itu, listrik padam Selasa (16/11) sejak pukul 16.30 WIB dan kembali menyala Rabu (17/11) pukul 13.00. “Ketika kita dapat info ada dua tiang listrik tumbang di Silaiya, tim tekhnis langsung turun ke lapangan saat itu juga. Beruntung material yang dibutuhkan ada di kantor cabang, sehingga pengerjaan bisa dilangsungkan meskipun hujan pada malam itu (Selasa malam, red). Namun karena tidak selesai juga malam itu, maka kita lanjutkan hari ini (Rabu, red). Alhamdulillah berkat dukungan dan doa seluruh masyarakat, akhirnya selesai juga dan listrik kembali menyala,” ucapnya. (phn/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

    Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>MADINA- Aura (nama samaran), siwi kelas VIII SMPN Sinunukan yang melahirkan di belakang sekolahnya, masih berhak mengecap pendidikan. Alasannya, remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan korban perkosaan abang kandungnya. “Aura itu kan dalam hal ini sebagai korban atas tindakan asusila. Karena Aura masih berusia sekolah, dia harus mengikuti pendidikan meskipun tidak di sekolah yang sama. […]

  • Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Perguruan Tinggi kini tengah dihebohkan dengan kasus Rektor Unila, Profesor Karomani. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Profesor Karomani dengan kasus dugaan suap dari jalur penerimaan mahasiswa baru. Tarif yang dipatok tidak main-main. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan nominal uang disekapati bervariasi. Kisaran minimal 100 juta hingga 350 […]

  • Polisi Fokus Kejar Aktor Intlektual Kerusuhan Mompang Julu

    Polisi Fokus Kejar Aktor Intlektual Kerusuhan Mompang Julu

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menangkap 20 tersangka kasus rusuh Mompang Julu, kini polisi fokus memburu aktor intlektualnya. Aparat kepolisian terus melakukan pencarian terhadap tersangka termasuk aktor intelektual pada aksi demo Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berujung ricuh dan pembakaran dua unit mobil dan satu sepeda motor di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara […]

  • Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Merajelela! Semakin berani terang-terangan! Kalimat-kalimat tersebut tentu saja muncul dibenak umat ketika mengetahui pergerakan kaum Pelangi yang semakin tidak terkendali. Mereka bukan lagi sosok-sosok yang memiliki rasa malu karena kebodohan pilihannya, tetapi sebaliknya. Kebanggaan yang ditonjolkan karena merasa tidak bersalah sama sekali dari sudut pandang apapun. Keberanian kaum […]

  • Desakan Deklarasi Capres dan Cawapres  Prabowo-Cak Imin Datang Dari Akar Rumput Madina

    Desakan Deklarasi Capres dan Cawapres Prabowo-Cak Imin Datang Dari Akar Rumput Madina

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online) Desakan Deklarasi pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dari Partai Gerinda dan PKB mulai mu cul dari akar rumput. Di Kabupaten Mandailing Natal, desakan itu muncul dari kader partai PKB dan sejumlah simpatisan senin 12/6/2023. Patut diketahui, Partai Gerindra dan PKB telah mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya pada 13 Agustus 2022 […]

  • Kawasan Pendidikan Disepakati Masyarakat Tembakau untuk Bebas Rokok

    Kawasan Pendidikan Disepakati Masyarakat Tembakau untuk Bebas Rokok

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEMARANG: Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyepakati jika ada larangan merokok di kawasan tertentu, seperti lingkungan pendidikan dan kesehatan, namun harus diberlakukan secara adil. “Kami sepakat jika ada larangan semacam itu, seperti di kawasan sekolah, rumah sakit, dan sebagainya. Silakan diatur dalam regulasi yang adil dan berimbang,” kata Wakil Ketua Umum AMTI, Budidoyo, di Semarang, […]

expand_less