Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


strong>MADINA-
Aura (nama samaran), siwi kelas VIII SMPN Sinunukan yang melahirkan di belakang sekolahnya, masih berhak mengecap pendidikan. Alasannya, remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan korban perkosaan abang kandungnya.
“Aura itu kan dalam hal ini sebagai korban atas tindakan asusila. Karena Aura masih berusia sekolah, dia harus mengikuti pendidikan meskipun tidak di sekolah yang sama. Aura memang telah melahirkan anak pada usia sekolah, namun statusnya dalam hal ini merupakan korban dan harus dilindungi. Apalagi Aura diketahui selama ini aktif mengikuti pelajaran di sekolah,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Madina yang membidangi pendidikan, Iskandar Hasibuan kepada METRO, Jumat (25/2).
Diutarakan Iskandar, Dinas Pendidikan dalam kasus korban perkosaan tersebut harus arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
”Disdik jangan terlalu cepat mengambil keputusan. Mestinya Disdik harus pelajari dulu seluruh persoalan sehingga dirumuskan untuk memperoleh jalan keluarnya. Karena siswa itu kan korban, dan yang bersalah dalam hal ini adalah pelakunya. Saya rasa masih ada jalan keluar bagi korban untuk bisa mengikuti sekolah lagi, kecuali korban memang tak mau lagi sekolah,” ujarnya.
Ditegaskan Iskandar, jika nantinya Aura dipecat dan tidak diperbolehkan lagi sekolah, Komisi I DPRD Madina akan memanggil Kadisdik Imron Lubis SPd MM untuk membahas persoalan ini di DPRD.
“Kita juga akan turun ke lapangan untuk mengetahui persoalan ini lebih intens,” tuturnya sembari menambahkan pihak sekolah dalam hal ini guru dan kepala sekolah seharusnya mengetahui persoalan yang dialami korban.
Senada dikatakan anggota Komisi I lainnya yang juga Ketua Fraksi Golkar Plus, Ir Wildan Nasution. Diutarakan Wildan, Disdik seharusnya menurunkan personel atau tim khusus untuk menginvestigasi persoalan itu sehingga hasil investigasi bisa menjadi rujukan untuk mengambil keputusan.
Disebutkan Wildan, meskipun diketahui bahwa Aura dalam beberapa bulan ini tidak memungkinkan untuk mengikuti pelajaran di sekolah, setidaknya ada solusi lainnya untuk kasus Aura.
”Artinya jangan dulu langsung diberhentikan. Pelajari dulu kasusnya seperti apa, karena siswi itu sebagai korban. Disdik harus bijaksana dalam persoalan ini, karena kita bisa saja melanggar peraturan dengan mengangkangi hak warga untuk mengecap pendidikan,” terang Wildan.
Kepala SMPN 1 Sinunukan Suryadi SPd kepada METRO mengaku bahwa wali kelas korban pernah mempertanyakan langsung ke Aura terkait kondisinya yang terlihat pucat dan lemas. Namun, Aura menjawab bahwa dirinya mengidap penyakit tumor di perutnya.
”Wali kelasnya sebelumnya telah mempertanyakan atas kondisi korban, tapi korban mengaku kalau dia terkena penyakit tumor, dan keluarganya tak bisa membawanya ke medis akibat ekonomi lemah,” ujar Suryadi kepada METRO belum lama ini.
Pj Kadisdik Madina Imron Lubis SPd MM kepada METRO, Jumat (25/2) mengatakan, Disdik akan memecat atau memberhentikan Aura dari sekolah.
Pasalnya, Aura telah mencemarkan nama baik dunia pendidikan, meskipun warga Kecamatan Linggabayu tersebut dalam hal ini sebagai korban
“Semestinya Aura mengadukan atau melaporkan kejadian tersebut baik kepada keluarganya atau sekolah dan pihak lain. Dia diberhentikan dari sekolahnya dan tak bisa mengikuti pendidikan karena tak ada dipensasi bagi siswa yang melahirkan.,” sebut Imron. (wan/muh)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia) Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang […]

  • Etnis Mandailing Desak Pemerintah Cabut Batak Mandailing di Sensus Penduduk 2020

    Etnis Mandailing Desak Pemerintah Cabut Batak Mandailing di Sensus Penduduk 2020

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemuka-pemuka Mandailing lintas profesi menerbitkan penolakan identitas “Batak Mandailing” di Sensus Penduduk 2020 oleh BPS. Pemerintah Indonesia melalui BPS diminta mencabut label Batak Mandailing di lembaran sensus tersebut. Penolakan itu tertuang dalam Surat Keberatan tanggal 11 Pebruari 2020 dari Koalisi Masyarakat Mandailing Peduli Identitas ditujukan kepada pemerintah Indonesia khususnya Badan Pusat […]

  • Kabag Hukum: Itu Mobil Dinas Direktur RSUD

    Kabag Hukum: Itu Mobil Dinas Direktur RSUD

    • calendar_month Senin, 23 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Diduga telah dilakukan  pemalsuan plat mobil dinas  Kijang Innova putih dengan nomor polisi BB 1519 F yang merupakan mobil dinas Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan (Psp) dr Aminuddin. Kenderaan sebagai penunjang kinerja pejabat itu menurut plat dan warnanya jelas milik Direktur RSUD. Hal itu dipastikan Kabag Umum Tobonsyah Pulungan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/12). […]

  • Peran Pemuda dan Semangat Gotong Royong Membangun Mandailing Natal

    Peran Pemuda dan Semangat Gotong Royong Membangun Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh Maradotang Pulungan** Setiap Tanggal 28 Oktober setiap tahunnya seluruh pemuda yang ada di Nusantara ini akan memperingati hari Sumpah Pemuda, pada Tahun 2016 ini Pemuda Mandailing Natal akan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 88. Ada satu kata yang terkandung dalam “pemuda”, yaitu “muda”. Muda menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah belum sampai […]

  • Esensi Keterwakilan di Reses Fakhrizal Efendi Nasution

    Esensi Keterwakilan di Reses Fakhrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Senin, 25 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan rangkaian Reses di berbagai titik di Kecamatan Siabu. Reses hari pertama berlangsung di Balai Desa Kecamatan Siabu, Jum’at (22/12/2017) dihadiri perangkat-perangkat pemerintahan desa se-Kecamatan Siabu. Hari Sabtu di Desa Hutapuli dihadiri masyarakat desa itu. Hari Minggu di Kelurahan Simangambat. Dari seluruh rangkaian Reses […]

  • Tirta Madina Siapkan Air Bersih untuk KEK

    Tirta Madina Siapkan Air Bersih untuk KEK

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Tirta Madina menyatakan telah mempersiapkan rencana infrastruktur air bersih bagi kebutuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan. Titik sumber air hingga peta jalur pipa telah dimatangkan oleh Tirta Madina. Sebab, pasokan air sangat urgen untuk semua aktivitas industri, perkantoran hingga pemukiman di kawasan KEK. Itu diungkapkan Direktur Perusahaan Daerah Air […]

expand_less