Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


strong>MADINA-
Aura (nama samaran), siwi kelas VIII SMPN Sinunukan yang melahirkan di belakang sekolahnya, masih berhak mengecap pendidikan. Alasannya, remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan korban perkosaan abang kandungnya.
“Aura itu kan dalam hal ini sebagai korban atas tindakan asusila. Karena Aura masih berusia sekolah, dia harus mengikuti pendidikan meskipun tidak di sekolah yang sama. Aura memang telah melahirkan anak pada usia sekolah, namun statusnya dalam hal ini merupakan korban dan harus dilindungi. Apalagi Aura diketahui selama ini aktif mengikuti pelajaran di sekolah,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Madina yang membidangi pendidikan, Iskandar Hasibuan kepada METRO, Jumat (25/2).
Diutarakan Iskandar, Dinas Pendidikan dalam kasus korban perkosaan tersebut harus arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
”Disdik jangan terlalu cepat mengambil keputusan. Mestinya Disdik harus pelajari dulu seluruh persoalan sehingga dirumuskan untuk memperoleh jalan keluarnya. Karena siswa itu kan korban, dan yang bersalah dalam hal ini adalah pelakunya. Saya rasa masih ada jalan keluar bagi korban untuk bisa mengikuti sekolah lagi, kecuali korban memang tak mau lagi sekolah,” ujarnya.
Ditegaskan Iskandar, jika nantinya Aura dipecat dan tidak diperbolehkan lagi sekolah, Komisi I DPRD Madina akan memanggil Kadisdik Imron Lubis SPd MM untuk membahas persoalan ini di DPRD.
“Kita juga akan turun ke lapangan untuk mengetahui persoalan ini lebih intens,” tuturnya sembari menambahkan pihak sekolah dalam hal ini guru dan kepala sekolah seharusnya mengetahui persoalan yang dialami korban.
Senada dikatakan anggota Komisi I lainnya yang juga Ketua Fraksi Golkar Plus, Ir Wildan Nasution. Diutarakan Wildan, Disdik seharusnya menurunkan personel atau tim khusus untuk menginvestigasi persoalan itu sehingga hasil investigasi bisa menjadi rujukan untuk mengambil keputusan.
Disebutkan Wildan, meskipun diketahui bahwa Aura dalam beberapa bulan ini tidak memungkinkan untuk mengikuti pelajaran di sekolah, setidaknya ada solusi lainnya untuk kasus Aura.
”Artinya jangan dulu langsung diberhentikan. Pelajari dulu kasusnya seperti apa, karena siswi itu sebagai korban. Disdik harus bijaksana dalam persoalan ini, karena kita bisa saja melanggar peraturan dengan mengangkangi hak warga untuk mengecap pendidikan,” terang Wildan.
Kepala SMPN 1 Sinunukan Suryadi SPd kepada METRO mengaku bahwa wali kelas korban pernah mempertanyakan langsung ke Aura terkait kondisinya yang terlihat pucat dan lemas. Namun, Aura menjawab bahwa dirinya mengidap penyakit tumor di perutnya.
”Wali kelasnya sebelumnya telah mempertanyakan atas kondisi korban, tapi korban mengaku kalau dia terkena penyakit tumor, dan keluarganya tak bisa membawanya ke medis akibat ekonomi lemah,” ujar Suryadi kepada METRO belum lama ini.
Pj Kadisdik Madina Imron Lubis SPd MM kepada METRO, Jumat (25/2) mengatakan, Disdik akan memecat atau memberhentikan Aura dari sekolah.
Pasalnya, Aura telah mencemarkan nama baik dunia pendidikan, meskipun warga Kecamatan Linggabayu tersebut dalam hal ini sebagai korban
“Semestinya Aura mengadukan atau melaporkan kejadian tersebut baik kepada keluarganya atau sekolah dan pihak lain. Dia diberhentikan dari sekolahnya dan tak bisa mengikuti pendidikan karena tak ada dipensasi bagi siswa yang melahirkan.,” sebut Imron. (wan/muh)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyingkap fakta hilangnya MH370

    Menyingkap fakta hilangnya MH370

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dunia masih mencari, di mana gerangan keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370. Sejak lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur, 8 Maret 2014, pesawat itu tak diketahui rimbanya. Di tengah perjalanan ke Beijing, pesawat yang membawa 239 orang itu hilang kontak. Pesawat yang dikemudikan Kapten Pilot Zaharie Ahmad Shah itu melenceng dari rute seharusnya. Hingga […]

  • Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

    Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenazah santri pesantren Musthafawiyah, Mursyadil Kamil akhirnya ditemukan. Ditemukan pada Kamis pagi (26/1/2023) di Sungai Batang Gadis tak jauh dari jembatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, Mukhsin Nasution membenarkan penemuan santri tersebut. Dia menjelaskan, penemuan jenazah korban sekitar pukul 07.00 WIB oleh anak sekolah yang […]

  • 100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah. Delapan program tersebut antara lain mencakup: […]

  • Wabub Lantik 12 Eselon 3 Dan 4

    Wabub Lantik 12 Eselon 3 Dan 4

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Isu Mutasi yang selama ini berkembang di lingkungan Pemkab Madina akhirnya benar-benar terwujud. Kamis (22/9) Wakil Bupati (wabup) Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melantik 12 pejabat eselon 3 dan 4. Adapun ke-12 pejabat yang dilantik di Aula Sekretariat Komplek perkantoran Paya Loting Pemkab Madina ini adalah, drg Bidasari menjadi Direktur RSU Panyabungan menggantikan drg Ismail […]

  • Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Dukungan untuk kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi terus mengalir. Ketua Wadah Pegawai KPK Nanang Faridz Syam mengatakan, sebagai bagian dari lembaga antikorupsi tersebut, ia dan rekan-rekannya tak ragu menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi, meskipun berbagai terpaan kini tengah melanda KPK. “Kami tidak benci Polri karena yang diperangi adalah perilaku dan […]

  • Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Setelah sukses mementaskan drama “Multatuli” bulan Juli lalu, kini Jeges Art kembali menorehkan kesuksesan mementaskan drama “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serbaguna Panyabungan, Sabtu (30/9/2017). Drama ini diselenggarakan kerjasama Jeges Art dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Sibaroar Raja Nasakti” ini dikemas dalam bentuk drama musikal, mengangkat kisah Sibaroar, leluhur marga Nasution […]

expand_less