Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • print Cetak

Dodi Martua membacakan Laporan Pansus DPRD Madina pada rapat paripurna DPRD Madina, Senin (1/9/2025). (foto: Dahlan Batubara/Mandailing Online)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tergolong rendah, Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD.

Hal itu dicuatkan dalam Laporan Pembahsan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024.

Laporan Pansus itu dibacakan Ketua Pansus, Dodi Martua (dari Partai Demokrat) di hadapan rapat paripurna DPRD di gedung dewan, Senin (1/9/2025).

Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. Dihadiri Bupati Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.

Dalam laporan Pansus, realisasi PAD Madina tahun 2024 sebesar Rp 145.882.264.563 dari target Rp 169.046.592.152 atau 86,3 persen.

PAD itu berasal dari Pendapatan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah.

Realisasi Pendapatan Transfer Dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.735.066.405.130 dari target Rp 1.785.824.313.882 atau 97,16 persen.

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 6.362.835.066 dari rencana Rp 5.000.000.000 atau 127,26 persen.

Realisasi Belanja Daerah sebesar Rp 1.919.469.744.801 dari rencana Rp 2.057.782.317.359 atau 93,28 persen. Terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.

Realisasi Pembiayaan Daerah sebesar Rp 117.131.976.932 dari rencana Rp 97.911.411.325 atau 119,63 persen.

Dari seluruh proses pembahasan Pertanggumgjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, ada beberapa catatan Pansus agar menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pada kelompok PAD ada beberapa Pajak Daerah realisasinya cukup rendah. Pajak Hotel 62,98 persen, Pajak Air Tanah 57,16 persen, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan 33,12 persen, Pajak Sarang Burung Walet 9,42 persen, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan 40,97 persen.

Capaian tahun 2024 itu lebih rendah dibanding tahun 2023.

Capaian dari Retribusi Daerah juga rendah. Retribusi Pelayanan Kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah 6,98 persen. Retribusi Penyediaan dan Penyedotan Kakus 0 persen. Retribusi Pengawasan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi 0 persen. Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah/Pemakaian 34,62 persen.

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Bermotor/Alat 10.86 persen. Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung 8,59 persen. Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing 0 persen.

“Menurut hemat kami potensi PAD yang ada belum dikerjakan secara optimal,” ungkap Dodi.

Oleh karena itu Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan realisasi PAD perlu diberlakukan punishment bagi OPD yang tidak dapat memenuhi target PAD di satu sisi, dan reward bagi OPD yang mampu memenuhi PAD di sisi lain.

Dalam rangka optimalisasi PAD secara transparan dan akuntabel pemerintah daerah harus segera melakukan pengelolaan pendapatan pajak dan retribusi daerah yang terintegrasi dan berbasis IT. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA. Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan. Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, […]

  • PIONIR YANG HILANG

    PIONIR YANG HILANG

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Amir Hamdani Nasution, SHI.MH Sekitar tahun 2011-2014, saya dan Abdul Syukur Nasution (sekarang beliau menjadi pengabdi negara di Sibolga) begitu sering berkunjung ke rumah sejahrawan Mandailing yakni Basyral Hamidi Harahap (semasa beliau masih hidup) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Rumah Ompung (begitu panggilan kami) penuh dengan buku, dan ada satu bilah pedang […]

  • Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, pihak Kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus segera menganalisa bom di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk. Menurut Hasanuddin, penyelidikan kasus itu harus fokus terhadap dua hal yakni sasaran dan lokasi bom. “Mengapa yang jadi target justru Vihara Ekayana di Kebon Jeruk? Bukankah ada Vihara […]

  • Usai Ribuan Massa Blokir Jalan Selama 21 Jam, 62 Warga Dibebaskan

    Usai Ribuan Massa Blokir Jalan Selama 21 Jam, 62 Warga Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Akhirnya, 62 warga Desa Tolang Jae,Kecamatan Sayur Matinggi,Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang ditahan polisi karena diduga membakar 10 rumah di Dusun Adian Goti, dibebaskan. Pembebasan mereka dilakukan setelah ribuan warga dari 3 desa yaitu Tolang Jae, Sipange Godang, dan Sipange Julu, memblokir jalan negara atau Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) antara Tapsel ke Kabupaten Mandailing (Madina) […]

  • 8 Rumah di Ujung Marisi Kotanopan Habis Terbakar

    8 Rumah di Ujung Marisi Kotanopan Habis Terbakar

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Delapan unit rumah, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor ludes terbakar di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6) sekira pukul 11.30 Wib. Delapan  rumah yang habis terbakar diketahui milik Sofian (35), Sahbana (38), Sholahuddin (40), Ahmaniyah (45), Ridoan (35), Nurhayati (46), Hasan Basri ( […]

  • Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) harus menyiapkan diri tatkala moratorium pemekaran daerah dicabut pemerintah Indonesia. Dari banyak sisi, Tabagsel memenuhi banyak syarat menjadi satu provinsi pemekaran dari Sumatera Utara. Hingga kini posisi Tabagsel merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Sumatera Utara. Namun, kucuran APBD Sumut justru tak sampai […]

expand_less