Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • print Cetak

Dodi Martua membacakan Laporan Pansus DPRD Madina pada rapat paripurna DPRD Madina, Senin (1/9/2025). (foto: Dahlan Batubara/Mandailing Online)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tergolong rendah, Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD.

Hal itu dicuatkan dalam Laporan Pembahsan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024.

Laporan Pansus itu dibacakan Ketua Pansus, Dodi Martua (dari Partai Demokrat) di hadapan rapat paripurna DPRD di gedung dewan, Senin (1/9/2025).

Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. Dihadiri Bupati Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.

Dalam laporan Pansus, realisasi PAD Madina tahun 2024 sebesar Rp 145.882.264.563 dari target Rp 169.046.592.152 atau 86,3 persen.

PAD itu berasal dari Pendapatan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah.

Realisasi Pendapatan Transfer Dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.735.066.405.130 dari target Rp 1.785.824.313.882 atau 97,16 persen.

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 6.362.835.066 dari rencana Rp 5.000.000.000 atau 127,26 persen.

Realisasi Belanja Daerah sebesar Rp 1.919.469.744.801 dari rencana Rp 2.057.782.317.359 atau 93,28 persen. Terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.

Realisasi Pembiayaan Daerah sebesar Rp 117.131.976.932 dari rencana Rp 97.911.411.325 atau 119,63 persen.

Dari seluruh proses pembahasan Pertanggumgjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, ada beberapa catatan Pansus agar menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pada kelompok PAD ada beberapa Pajak Daerah realisasinya cukup rendah. Pajak Hotel 62,98 persen, Pajak Air Tanah 57,16 persen, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan 33,12 persen, Pajak Sarang Burung Walet 9,42 persen, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan 40,97 persen.

Capaian tahun 2024 itu lebih rendah dibanding tahun 2023.

Capaian dari Retribusi Daerah juga rendah. Retribusi Pelayanan Kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah 6,98 persen. Retribusi Penyediaan dan Penyedotan Kakus 0 persen. Retribusi Pengawasan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi 0 persen. Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah/Pemakaian 34,62 persen.

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Bermotor/Alat 10.86 persen. Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung 8,59 persen. Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing 0 persen.

“Menurut hemat kami potensi PAD yang ada belum dikerjakan secara optimal,” ungkap Dodi.

Oleh karena itu Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan realisasi PAD perlu diberlakukan punishment bagi OPD yang tidak dapat memenuhi target PAD di satu sisi, dan reward bagi OPD yang mampu memenuhi PAD di sisi lain.

Dalam rangka optimalisasi PAD secara transparan dan akuntabel pemerintah daerah harus segera melakukan pengelolaan pendapatan pajak dan retribusi daerah yang terintegrasi dan berbasis IT. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan untuk mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk kedua kalinya ditunda. Kali ini penundaan dikarenakan kondisi kesehatan Sutan yang tidak memungkinkan dirinya menghadiri persidangan. Permintaan peundaan disampaikan Jaksa Penuntut Umum dari KPK dalam persidangan, Senin (13/4). "Kami tidak bisa membawa (Sutan), dengan alasan […]

  • Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah. Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 […]

  • Pemkab Madina Raih UHC Award 2026 

    Pemkab Madina Raih UHC Award 2026 

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/2/2026). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. Selain Madina ada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota se-Indonesia yang turut diundang atas pencapaian serupa. Penghargaan ini […]

  • Saipullah Ajak Rakyat Pilih Pemimpin Terbaik

    Saipullah Ajak Rakyat Pilih Pemimpin Terbaik

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution berharap masyarakat memilih pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati yang terbaik dari dua Paslon yang dapat membawa perubahan untuk kemajuan Madina kedepan. Dia juga mengaku pulang kampung untuk memperbaiki kabupaten ini. “Pada Pilkada 27 November nanti, gunakan hak suara dan […]

  • Aek Sabut Meluap, 8 Hektar  Padi  Siap Panen Hanyut  dan Terendam

    Aek Sabut Meluap, 8 Hektar Padi Siap Panen Hanyut dan Terendam

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Gambar tanaman padi yang dilantak arus sungai Aek Sabut di Desa Simpang Duhu, Ulu Pungkut ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sungai Aek Sabut meluap, Senin malam (18/11/2013) menyebabkan tanaman padi siap panen sekira 8 hektar hanyut dan terrendam di titik desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keterngan yang dihimpun di […]

  • Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) sempat di setop akibat terjadi discomunikasi antara kontraktor dengan warga, pengerjaan pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal bernilai Rp.4,6 Miliar hari ini selasa 6/6/2023 pengerjaan proyek kembali berjalan. Camat Panyabungan Utara Ahmad Fadhlan Lubis mengaku, hari ini selasa 6/6/2023, pekerjaan sudah dimulai […]

expand_less