Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Polisi Fokus Kejar Aktor Intlektual Kerusuhan Mompang Julu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
  • print Cetak

 

Kerusuhan 19 Juni di Mompang Julu. Foto : Antara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menangkap 20 tersangka kasus rusuh Mompang Julu, kini polisi fokus memburu aktor intlektualnya.

Aparat kepolisian terus melakukan pencarian terhadap tersangka termasuk aktor intelektual pada aksi demo Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berujung ricuh dan pembakaran dua unit mobil dan satu sepeda motor di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara pada Senin (29/06).

“Masih ada sekitar lima orang lagi yang belum ketangkap. Mau kita tangkaplah itu,” ujar Kasat Reskrim, AKP Azwar Anas kepada wartawan, Rabu (08/07).

Azwar menyebut, lima orang tersangka yang dalam pencarian polisi tersebut mempunyai peran yang berbeda-beda mulai dari provokator, perekrut orang luar sampai yang ikut melempar dan melakukan pembakaran.

Hingga saat ini jumlah tersangka yang ditetapkan Polisi sebagai tersangka pada kerusuhan Mompang Julu sudah menjadi 20 orang.

Ke-20 orang tersangka  tersebut  masing-masing berinisial A alias Awal (25) mahasiswa, TA (22) mahasiswa/ibu rumah tangga, A alias Suchdi (37), MPN (25), MAH (20) mahasiswa, R Alias Amat (20), ERN (40), AS (20), AN (20), EM Alias Rizal (29), MAN alias Lobe (37).

Kemudian, AHL alias Hakim (53), MHL (18), AN (19) mahasiswa, KAN alias Aziz (18), MFH Alias Farhan (22) mahasiswa, M (25) mahasiswa, MAL Alias Ipin Alias Bandit (42) IA (16) pelajar, dan RN alias Amak (17) pelajar.

Azwar mengatakan, dari 18 orang tersangka tersebut diproses di Polda Sumatera Utara, sementara dua orang tersangka di bawah umur diproses di Polres Madina.

“Untuk tersangka anak di bawah umur pihak keluarga sudah mengajukan penangguhan penahanan,” ujar Azwar.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Desa Mompang Julu pada Senin (29/6). Kerusuhan berawal dari aksi unjuk rasa warga menuntut pemberhentian kepala desa yang dinilai tidak transparan terkait pembagian bantuan langsung tunai (BLT) dan penggunaan dana desa memblokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum).

Dalam aksi tersebut, massa melempari polisi dan membakar sepeda motor dan dua mobil, termasuk kendaraan dinas Wakapolres Madina. Enam polisi juga terluka akibat terkena lemparan.

Sumber : Antara
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Landa Madina

    Kabut Asap Landa Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap sejak Rabu pagi (26/6/2013). Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait tentang tingkat ketebalan kabut asap ini. Meski belum mengganggu arus lalu lintas karena jarak pandang masih normal, sejumlah warga kota Panyabungan mengaku sangat resah terhadap asap ini karena bisa berdampak […]

  • Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Mahasiswa   Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode. Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini. Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 […]

  • Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

    Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online)– Kondisi gedung dan mobiler SD Negeri 267 Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) cukup memprihatinkan. Fisiknya suda tua renta, asbes dan bangku meja belajar sudah tak layak karena compang camping rusak parah. Gawatnya, para guru dan murid sudah banyak yang khawatir bangunan sekolah rubuh sewaktu-waktu. Banyak meja belajar yang […]

  • Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senin, 18 Oktober 2010 | 20:20:56 MADINA-Himbauan DPRD Mandailing Natal untuk memperbaiki Proyek Pembangunan Jalan Desa Angin Barat Baru, Kecamatan Tambangan tak digubris rekanan dan Dinas PU Madina. Karenanya dewan menindak lanjuti kasus yang merugikan keuangan negara itu hingga tuntas. Ketua Komisi C DPRD Madina, Ins. Zubeir Lubis kepada medankoma.com, Senin (18/10) mengungkapkan kekesalannya, atas […]

  • Episode Baru Tahun Keempat Arab Spring

    Episode Baru Tahun Keempat Arab Spring

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Musthafa Luthfi (kolumnis hidayatullah.com, tinggal di Yaman) MENJELANG tutup tahun 2013 Masehi ini boleh dikatakan bahwa kawasan Timur Tengah (Timteng) memasuki episode baru pasca Arab Spring yang mamasuki tahun keempat dengan masih diwarnai ketidakmenentuan di negara-negara Arab yang “disinggahi“ musim semi tersebut. Isyarat episode baru itu dapat dilihat terutama dari perkembangan baru krisis nuklir […]

  • Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – MSN alias Klara (45) seorang residivis kasus ganja, warga Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali berurusan dengan polisi Klara kembali diamankan Satresnarkoba Polres Madina karena memiliki ganja kering siap edar sebanyak 12,38 gram untuk dijual. Pria botak ini diamankan di Jalan Masjid Panyabungan Jae beserta uang […]

expand_less