Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

Kawasan Pendidikan Disepakati Masyarakat Tembakau untuk Bebas Rokok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


SEMARANG:
Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyepakati jika ada larangan merokok di kawasan tertentu, seperti lingkungan pendidikan dan kesehatan, namun harus diberlakukan secara adil.

“Kami sepakat jika ada larangan semacam itu, seperti di kawasan sekolah, rumah sakit, dan sebagainya. Silakan diatur dalam regulasi yang adil dan berimbang,” kata Wakil Ketua Umum AMTI, Budidoyo, di Semarang, Jumat, 19 Agustus 2011.

Regulasi, kata dia, seharusnya menjadi solusi dari suatu permasalahan, bukan menjadi senjata yang mematikan pihak-pihak tertentu, dalam kaitan ini terutama para petani tembakau dan kalangan industri rokok.

Ia mengakui adanya dampak berbahaya yang diakibatkan oleh rokok, namun di sisi lain keberadaan para petani tembakau dan kelangsungan industri-industri rokok yang masih banyak berskala kecil perlu diperhatikan.

Selama ini, kata dia, larangan merokok di tempat-tempat tertentu, seperti lingkungan pendidikan dan kesehatan masih sebatas peraturan daerah (perda), sehingga penerapannya di masing-masing daerah berbeda.

“Ada daerah yang melarang melalui perda, ada juga yang belum punya perda tentang itu. Berarti masih bersifat parsial, kami setuju jika ada payung hukum yang lebih tinggi mengatur tentang masalah tembakau,” katanya.

Menurut dia, kawasan tanpa asap rokok memang harus dirumuskan dan diberlakukan sama di seluruh daerah, tidak boleh berbeda-beda dalam suatu daerah, sekaligus memberikan solusi atas larangan tersebut.

“Kalau memang ada kawasan larangan merokok, beri tempat khusus bagi mereka yang merokok agar tidak melakukannya di tempat yang dilarang (‘smoking room’) misalnya. Itu salah satu contoh solusi,” katanya.

Ia menjelaskan, permasalahan tembakau dan rokok memang menjadi perdebatan panjang berbagai kalangan, seperti pembahasan rancangan peraturan pemerintah (RPP) dan RUU tentang Pengendalian Produk Tembakau.

“Melihat dari kontennya, kami memang mengkritisi beberapa poin yang dikhawatirkan bisa berdampak pada nasib para petani tembakau, sehingga meminta agar regulasi tentang tembakau harus adil dan berimbang,” kata Budidoyo.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Soeseno mengatakan, kelangsungan petani tembakau tak bisa diabaikan dalam pembahasan regulasi tentang tembakau.

“Nasib petani tembakau juga tak selamanya bagus, tergantung cuaca. Sebagai petani tembakau, mereka pasti mengandalkan komoditas yang dihasilkan, yakni daun tembakau. Kalau tidak laku akan jadi sampah,” katanya.

Karena itu, kata Soeseno, pihaknya menilai regulasi tentang tembakau bisa menjadi jaminan kepastian usaha para petani tembakau dan industri rokok, sekaligus bisa mematikan mereka jika tidak adil dan berimbang.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara DPRD Mandailing Natal (Madina) membentuk Badan Pengawas Rekomendasi Pansus Palmaris pada Senin (2/5) pada rapat Paripurna DPRD Madina. Badan Pengawas (Banwas) ini berfungsi dan bekerja mengawasi atau melakukan pengusutan terhadap nasib Rekomendasi Pansus Palmaris. Rekomendasi Pansus Palmaris adalah rekomendasi Panitia Khusus DPRD Madina tanggal 3 Januari 2013 lalu yang merekomendasikan pencabutan […]

  • Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 1)

    Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: HARIS SUTAN LUBIS Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara Abstract Willem Iskander is known as an educator and man of letters from South Tapanuli. He produced poem and prose in Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-Rumbuk in nineteenth century. His prose is differed from the prose form at that moment. The form of his prose is short […]

  • RSU Sidimpuan Belajar ke RSU dr FL Tobing

    RSU Sidimpuan Belajar ke RSU dr FL Tobing

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sibolga. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan dr Aminuddin bersama rombongan 5 kelompok kerja (Pokja) berkunjung ke RSU dr FL Tobing Sibolga, Jumat (27/1). Mereka studi banding terkait keberhasilan RSUD FL Tobing meraih akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Lima pokja yang datang mendampingi Direktur RSU Padangsidimpuan itu adalah Pokja administrasi, pelayanan medis, rekam medik, […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Mendikbud: penerbit tak perlu khawatir kurikulum baru

    Mendikbud: penerbit tak perlu khawatir kurikulum baru

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, (MO) – Mendikbud Mohammad Nuh meminta penerbit untuk tidak khawatir dengan kurikulum baru pada tahun ajaran 2013/2014, karena pergantian buku tidak akan dilakukan secara langsung, melainkan bertahap. “Misalnya, SD itu mungkin saja buku kelas satu yang diganti terlebih dulu, bukan langsung buku kelas satu sampai enam, tapi nanti saya akan bicara dengan mereka (penerbit),” […]

  • Presiden SBY Didesak Agar Mencopot Kapolri

    Presiden SBY Didesak Agar Mencopot Kapolri

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALANG, (MO)- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Universitas Kanjuruhan (Unikan) Malang, Jawa Timur, mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera memberhentikan Jenderal Timur Pradopo dari jabatannya sebagai Kapolri. Desakan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII tersebut dilakukan melalui unjuk rasa di kawasan kampus setempat, Sabtu 6 Oktober 2012. “Kapolri harus mundur dari jabatannya, […]

expand_less