Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kawasan Pendidikan Disepakati Masyarakat Tembakau untuk Bebas Rokok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


SEMARANG:
Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyepakati jika ada larangan merokok di kawasan tertentu, seperti lingkungan pendidikan dan kesehatan, namun harus diberlakukan secara adil.

“Kami sepakat jika ada larangan semacam itu, seperti di kawasan sekolah, rumah sakit, dan sebagainya. Silakan diatur dalam regulasi yang adil dan berimbang,” kata Wakil Ketua Umum AMTI, Budidoyo, di Semarang, Jumat, 19 Agustus 2011.

Regulasi, kata dia, seharusnya menjadi solusi dari suatu permasalahan, bukan menjadi senjata yang mematikan pihak-pihak tertentu, dalam kaitan ini terutama para petani tembakau dan kalangan industri rokok.

Ia mengakui adanya dampak berbahaya yang diakibatkan oleh rokok, namun di sisi lain keberadaan para petani tembakau dan kelangsungan industri-industri rokok yang masih banyak berskala kecil perlu diperhatikan.

Selama ini, kata dia, larangan merokok di tempat-tempat tertentu, seperti lingkungan pendidikan dan kesehatan masih sebatas peraturan daerah (perda), sehingga penerapannya di masing-masing daerah berbeda.

“Ada daerah yang melarang melalui perda, ada juga yang belum punya perda tentang itu. Berarti masih bersifat parsial, kami setuju jika ada payung hukum yang lebih tinggi mengatur tentang masalah tembakau,” katanya.

Menurut dia, kawasan tanpa asap rokok memang harus dirumuskan dan diberlakukan sama di seluruh daerah, tidak boleh berbeda-beda dalam suatu daerah, sekaligus memberikan solusi atas larangan tersebut.

“Kalau memang ada kawasan larangan merokok, beri tempat khusus bagi mereka yang merokok agar tidak melakukannya di tempat yang dilarang (‘smoking room’) misalnya. Itu salah satu contoh solusi,” katanya.

Ia menjelaskan, permasalahan tembakau dan rokok memang menjadi perdebatan panjang berbagai kalangan, seperti pembahasan rancangan peraturan pemerintah (RPP) dan RUU tentang Pengendalian Produk Tembakau.

“Melihat dari kontennya, kami memang mengkritisi beberapa poin yang dikhawatirkan bisa berdampak pada nasib para petani tembakau, sehingga meminta agar regulasi tentang tembakau harus adil dan berimbang,” kata Budidoyo.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Soeseno mengatakan, kelangsungan petani tembakau tak bisa diabaikan dalam pembahasan regulasi tentang tembakau.

“Nasib petani tembakau juga tak selamanya bagus, tergantung cuaca. Sebagai petani tembakau, mereka pasti mengandalkan komoditas yang dihasilkan, yakni daun tembakau. Kalau tidak laku akan jadi sampah,” katanya.

Karena itu, kata Soeseno, pihaknya menilai regulasi tentang tembakau bisa menjadi jaminan kepastian usaha para petani tembakau dan industri rokok, sekaligus bisa mematikan mereka jika tidak adil dan berimbang.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Natal ): penangkapan pelaku tambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) oleh tim Polda Sumatera Utara dari Dirkrimsus pada senin kemaren masih pada tahap pendalaman. Hal ini diungkapkan Kadib Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan pada wartawan selasa 27/5/2025 “Anggota masih dilapangan, dan masih dalam […]

  • Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Labuhanbatu. Kasus siswa-siswi belajar tanpa dilengkapi sarana dan prasarana proses belajar mengajar (PBM) yang memadai, mulai terungkap di Kabupaten Labuhanbatu. Kalau siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Panai Hilir, belajar beralaskan tenda biru, di SMP Negeri 2 (satu atap) Dusun Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, harus belajar dengan beralaskan tikar. Siswa-siswi SMPN 2 sebanyak 44 orang terpaksa […]

  • Wabup Madina Jenguk 3 Korban Penembakan

    Wabup Madina Jenguk 3 Korban Penembakan

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Konflik Antarwarga Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengimbau masyarakat Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur agar tidak larut dalam suasana insiden penikaman dan penembakan terhadap 3 orang warganya yang diduga dilakukan sejumlah warga Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, 8 September 2011. Ia juga menegaskan bahwa peristiwa itu bukanlah konflik warga antardesa, namun […]

  • Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sidimpuan  – Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang peraturan larangan rapat di hotel, tidak membuat surut Pemko Padangsidimpuan tetap melakukan kegiatan di hotel. Seperti halnya sosialisasi sistem akuntabilitas kinerja pemerintah (SAKIP) digelar di Hotel Sitamiang, Jalan S.M Raja, Padangsidimpuan, Senin (8/12). Seminggu sebelumnya acara sosialisasi juga digelar Dinas Perizinan di […]

  • USU Pastikan Test CPNS di 10 Kabupaten/Kota Murni

    USU Pastikan Test CPNS di 10 Kabupaten/Kota Murni

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Humas USU, Bisru Hafi mengatakan ribuan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CNPS) yang mengikut ujian testing pegawai negeri dijajaran Pemprov Sumut dan 9 kabupaten/kota pada15 Desember 2010 dipastikan berjalan aman dan lancar, di Medan, Selasa (14/12). “Khususnya kepada pemerintah daerah yang telah melaksanakan penandatangan kerjasama MoU antara USU dengan 10 pemerintah daerah,” […]

  • Divonis Bunuh Pacar dari WA

    Divonis Bunuh Pacar dari WA

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      AWALNYA Si Cewek sering mendorong cowoknya untuk bunuh diri saja. Tidak berguna. Akhirnya Si Cowok benar-benar berada di tempat ketinggian. Lalu kirim WA kepada Si Cewek: selamat tinggal. Si Cewek tahu di mana lokasi di ketinggian tersebut. Itu karena tiba-tiba Si Cowok mengatur HP-nya dalam posisi on. Termasuk mengaktifkan GPS-nya. “Jangan lakukan. Stop. Dengarkan aku. Jangan […]

expand_less