Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Honorer Sat Pol PP Kembali Berorasi

BINJAI-
Dikarenakan belum ada penjelasan yang memuaskan dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait gaji selama 4 bulan yang belum dicairkan, membuat puluhan honorer Sat Pol PP semakin berang. Akibatnya, mereka kembali melakukan orasi ke kantor Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (20/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum melakukan orasi, puluhan honorer Sat Pol PP ini terlebih dahulu berkumpul di Jalan Samanhudi, percis di depan rumah dinas Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan. Setelah semuanya berkumpul, akhirnya mereka bergerak secara konfoi dengan berjalan kaki. Bahkan, puluhan honorer Sat Pol PP ini membawa keranda, sebagai tanda hati nurani Pemko Binjai sudah mati, dan sejumlah poster yang bertuliskan sejumlah kritikan dan permintaan mereka.
Sepanjang perjalanan, puluhan honorer Sat Pol PP ini dengan semangatnya memberikan yel-yel untuk menuntut hak-hak mereka. Untuk mengantisipasi hal –hal yang tak diinginkan, petugas keamanan dari Polres dan Polsek Binjai Kota, turut melakukan pengawalan dan penjagaan ketat di depan Balai Kota.

Setibanya di Balai Kota, puluhan honorer Sat Pol PP ini, langsung dihadang petugas yang sudah disiagakan. Melihat banyaknya petugas, puluhan honorer Sat Pol PP hanya dapat mengeluarkan aspirasinya di luar gerbang Balai Kota. Dalam aspirasinya tersebut, Hamdan Azhari Pulungan SE, selaku Koordinator Aksi, mengungkapkan sejumlah permintaan yang selama ini dianggap mereka telah dikangkangi Pemko Binjai.

Diantara permintaan honorer Sat Pol PP tersebut yakni, Pemko Binjai segera membayarkan hak honorer Sat Pol yang menunggak selama 4 bulan, gaji harus sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK), seluruh honorer Sat Pol PP agar dapat kembali dipekerjakan, seluruh honorer Pol PP agar dimasukan ke dalam program Jamsostek, gaji dibayarkan 100 persen selama dirumahkan, bayarkan kekurangan gaji sesuai UMK selama dua tahun, dan jadikan honorer Sat Pol PP menjadi PNS.

Meski puluhan honorer Sat Pol PP lelah dan kehabisan suara berorasi di depan balai Kota, tetapi Wali Kota Binjai dan intansi terkait lainnya, enggan untuk keluar. Sehingga, membuat honorer Sat Pol PP semakin berang. “Wali Kota Binjai, keluar kau dari ruangan, kalau tak mampu jadi Wali Kota mundur saja,”ujar Hamdan yang disambut yel-yel puluhan honorer Pol PP lainnya.

Bahkan, puluhan honorer Sat Pol PP sempat mengancam akan mendobrak masuk jika instansi terkait enggan untuk menyambut kedatangan mereka. Sebelum memaksakan diri untuk masuk, puluhan honorer Pol PP duduk di tengah Jalan Jenderal Sudirman. Berselang beberapa menit, akhirnya Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan, keluar dari ruangannya dan langsung menghampiri puluhan honorer tersebut. Di tengah-tengah puluhan honorer dan dikawal sejumlah petugas keamanan, Timbas Tarigan mengatakan, gaji mereka tetap tidak dapat dibayarkan.

Sebab, sampai saat ini belum ada dasar hukum untuk membayarkan gaji mereka. “Wali Kota takut dipenjara jika kami membayarkan gaji kalian. Sebab, untuk membayarkan gaji kalian, belum ada dasar hukumnya,” kata Timbas, seraya menambahkan, negara ini adalah negara hukum, dan kalau hukum yang ada tidak kita pakai.

Sementara itu, hilangnya pekerjaan Sat Pol PP dan tak menerima gaji, serta kehilangan sepetak lahan sawah, membuat salah seorang honorer Pol PP menjadi stres. Hal itu dikatakan Hamdan dan Hartono, selaku honorer Pol PP saat mengadakan pertemuan di gedung DPRD Binjai.(dan)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Aek Matondang

    Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Aek Matondang

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sebanyak 5 unit mobil mengalami tabrakan beruntun di jalur Lintas Sumatera titik Aek Matondang, Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (24/9). Peristiwa itu menyebabkan satu orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Keterangan yang dihimpun dari para saksi mata di lokasi kejadian, sekira pukul 10.00 WIB datang sebuah Avanza berplat BK 110 AF […]

  • Atika Cabup Pertama Mendaftar ke PKB

    Atika Cabup Pertama Mendaftar ke PKB

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution calon bupati (cabup) Madina pertama yang mendaftar ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tim Atika terdiri dari Muhammad Syafril dan Faisal Caniago mendaftarkan Atika di sekretariat DPC PKB Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4/2024). Tim Atika disambut Ketua DPC PKB Madina, Khoiruddin […]

  • Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) didesak bekerja secara profesional manangani kasus Jeffry Barata Lubis, wartawan Harian Andalas yang dianiaya puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di halaman penjara Sipapaga, Panyabungan 25 Maret 2014 lalu. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan akan mengembalikan Berkas Acara Perkara (BAP) karena dianggap belum lengkap alias P19. “Merasa janggal […]

  • Diantara Kontaminasi Budaya Flexing dan Konten Negatif

    Diantara Kontaminasi Budaya Flexing dan Konten Negatif

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padang Sidimpuan Di era ini, eksistensi diri menjadi prioritas bagi kebanyakan individu. Hal ini dibuktikan dari menjamurnya konten-konten negatif yang berlagak kaya hingga konten membahayakan jiwa bahkan berujung maut. Seperti yang baru-baru ini terjadi. Seorang wanita inisial W (21) di Bogor, ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya di […]

  • Perolehan PAD Masih 27 Persen

    Perolehan PAD Masih 27 Persen

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Hingga posisi Agustus 2012 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih di kisaran 12 milyar rupiah. Demikian dilansir DPRD Madina, Jum’at (3/8). Angka 12 Mmlyar tersebut masih 27, 87 persen dari target 45 milyar yang dilisting APBD Madina TA 2012. “Dari target 45 milyar, baru terealisasi 12. 541.341.836 rupiah […]

  • Payabulan

    Payabulan

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan wisata lokal di Mandailing Natal adalah Payabulan, Desa Pangkat Kec. Puncak Sorik Marapi. Alam Payabulan yang sejuk, asri, dengan latar pegunungan Tor Sihite salah satu daya tarik wisatawan lokal di Mandailing Natal.(hol)

expand_less