Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Honorer Sat Pol PP Kembali Berorasi

BINJAI-
Dikarenakan belum ada penjelasan yang memuaskan dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait gaji selama 4 bulan yang belum dicairkan, membuat puluhan honorer Sat Pol PP semakin berang. Akibatnya, mereka kembali melakukan orasi ke kantor Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (20/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum melakukan orasi, puluhan honorer Sat Pol PP ini terlebih dahulu berkumpul di Jalan Samanhudi, percis di depan rumah dinas Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan. Setelah semuanya berkumpul, akhirnya mereka bergerak secara konfoi dengan berjalan kaki. Bahkan, puluhan honorer Sat Pol PP ini membawa keranda, sebagai tanda hati nurani Pemko Binjai sudah mati, dan sejumlah poster yang bertuliskan sejumlah kritikan dan permintaan mereka.
Sepanjang perjalanan, puluhan honorer Sat Pol PP ini dengan semangatnya memberikan yel-yel untuk menuntut hak-hak mereka. Untuk mengantisipasi hal –hal yang tak diinginkan, petugas keamanan dari Polres dan Polsek Binjai Kota, turut melakukan pengawalan dan penjagaan ketat di depan Balai Kota.

Setibanya di Balai Kota, puluhan honorer Sat Pol PP ini, langsung dihadang petugas yang sudah disiagakan. Melihat banyaknya petugas, puluhan honorer Sat Pol PP hanya dapat mengeluarkan aspirasinya di luar gerbang Balai Kota. Dalam aspirasinya tersebut, Hamdan Azhari Pulungan SE, selaku Koordinator Aksi, mengungkapkan sejumlah permintaan yang selama ini dianggap mereka telah dikangkangi Pemko Binjai.

Diantara permintaan honorer Sat Pol PP tersebut yakni, Pemko Binjai segera membayarkan hak honorer Sat Pol yang menunggak selama 4 bulan, gaji harus sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK), seluruh honorer Sat Pol PP agar dapat kembali dipekerjakan, seluruh honorer Pol PP agar dimasukan ke dalam program Jamsostek, gaji dibayarkan 100 persen selama dirumahkan, bayarkan kekurangan gaji sesuai UMK selama dua tahun, dan jadikan honorer Sat Pol PP menjadi PNS.

Meski puluhan honorer Sat Pol PP lelah dan kehabisan suara berorasi di depan balai Kota, tetapi Wali Kota Binjai dan intansi terkait lainnya, enggan untuk keluar. Sehingga, membuat honorer Sat Pol PP semakin berang. “Wali Kota Binjai, keluar kau dari ruangan, kalau tak mampu jadi Wali Kota mundur saja,”ujar Hamdan yang disambut yel-yel puluhan honorer Pol PP lainnya.

Bahkan, puluhan honorer Sat Pol PP sempat mengancam akan mendobrak masuk jika instansi terkait enggan untuk menyambut kedatangan mereka. Sebelum memaksakan diri untuk masuk, puluhan honorer Pol PP duduk di tengah Jalan Jenderal Sudirman. Berselang beberapa menit, akhirnya Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan, keluar dari ruangannya dan langsung menghampiri puluhan honorer tersebut. Di tengah-tengah puluhan honorer dan dikawal sejumlah petugas keamanan, Timbas Tarigan mengatakan, gaji mereka tetap tidak dapat dibayarkan.

Sebab, sampai saat ini belum ada dasar hukum untuk membayarkan gaji mereka. “Wali Kota takut dipenjara jika kami membayarkan gaji kalian. Sebab, untuk membayarkan gaji kalian, belum ada dasar hukumnya,” kata Timbas, seraya menambahkan, negara ini adalah negara hukum, dan kalau hukum yang ada tidak kita pakai.

Sementara itu, hilangnya pekerjaan Sat Pol PP dan tak menerima gaji, serta kehilangan sepetak lahan sawah, membuat salah seorang honorer Pol PP menjadi stres. Hal itu dikatakan Hamdan dan Hartono, selaku honorer Pol PP saat mengadakan pertemuan di gedung DPRD Binjai.(dan)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengecam keras tindakan pelaku yang membuang janin bayi berusia sekitar bulan di Jalan Lintas Barat, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (24/05/2011) kemarin. Tindakan membuang janin bayi adalah dosa besar! Hal itu disampaikan Ketua MUI Madina H Mahmudin Pasaribu saat dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (25/05/2011). […]

  • Miniatur Mandailing Kian Diminati

    Miniatur Mandailing Kian Diminati

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Miniatur rumah adat mandailing dan gordang sambilan makin diminati masyarakat Mandailing Natal (Madina). Pesanan dan durasi pembelian minaitur dalam setahun terakhir kian meningkat kepada Kampoeng Kaos Madina (KKM) selaku produsen minatur mandailing yang bermarkas di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina. Manajer KKM, Saad Lubis menjawab wartawan, Kamis (23/5/2013) mengakui sejak dibuatnya produk […]

  • Harga Karet Melorot Lagi

    Harga Karet Melorot Lagi

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hanya dalam hitungan beberapa hari saja harga getah karet di beberapa pasar karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melorot ke angka Rp. 8.500 per Kg dari sebelumnya sudah mencapai Rp.10.000. Sejumlah petani karet kepada Mandailing Online, Selasa (26/3) mengaku gelisah dengan penurunan harga ini. “Kita merasa kaget akibat anjloknya harga karet […]

  • Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya peningkatan kehadiran dan kinerja pegawai honorer, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Mandailing Natal (Madina) menerapkan no work no pay. Dalam artian, dinas yang dipimpin Rully Andry ini membayar gaji pegawai sesuai kehadiran sebagaimana tertuang dalam surat bernomor: 600/0362/DPUPR/2022 tanggal 12 Mei 2022. Hal itu disampaikan Kepala Sub […]

  • Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    Isu Sejumlah Pejabat Eselon II di Pemkab Madina Mengundurkan Diri Merebak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online : Isu pengunduran diri sejumlah pejabat di Pemkab Madina meyebar luas di kalangan masyarakat dan ASN ( aparatur sipil negara ). Dari kabar yang beredar luas pejabat itu setingkat eselon II. Plt Sekda Madina Sahnan Pasaribu yang dikonfirmasi seputar kebenaran hal itu pun tidak menjawab. Sebelumnya diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina Ridwan Daulay […]

  • Penduduk Miskin di Madina Naik Dalam 2 Tahun Tarakhir, IPM Terrendah Kedua

    Penduduk Miskin di Madina Naik Dalam 2 Tahun Tarakhir, IPM Terrendah Kedua

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dalam 2 tahun terakhir. Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dalam website resminya melaporkan, jumlah penduduk miskin di Madina tahun 2016 sebesar 10.98 %. Jumlah itu merangkak naik sejak tahun 2015. Sebab, pada tahun 2013 jumlah penduduk miskin di Madina masih […]

expand_less