Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Ditarget Tahun Depan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2018
  • print Cetak

Sketsa gedung terminal bandara di Mandailing Natal. (foto : Antara/Holik Nasution)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan bandara di Mandailing Natal ditarget tahun depan.

Pembangunan dan operasional bandara ini akan dikelola oleh Angkasa Pura

Bandara yang terletak di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal  ini telah memenuhi persyaratan administratif dan tehnis dan ditetapkan sebagai lokasi bandara udara oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Pemenuhan persyaratan administratif dan tehnis itu berdasar Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KP 1278 tahun 2018 10 Agustus 2018 tentang penetapan lokasi bandara udara Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.

Pembangunan Bandara Bukit Malintang yang anggarannya dari Kementerian Perhubungan ini direncanakan pembangunannya akan dimulai pada tahun 2019 yang akan datang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal, Hendra Adi Saputra menjawab ANTARA, Jumat (24/8) menyatakan, pembangunan bandara Bukit Malintang ini telah melewati beberapa tahap seperti tahap master pland, penetapan lokasi dan saat ini sudah masuk ketahap penyelesaian Rencana Teknis Terinci (RTT) sesi darat dan sesi udara.

Untuk rencana tekhnis terinci sesi darat tersebut ketahap penyelesaian Rencana Teknis Terinci (RTT) sesi darat ini sendiri meliputi pagar gedung, terminal kedatangan dan keberangkatan, gedung tower dan gedung pemadam kebakaran serta fasilitas pendukung lainnya.

“Untuk rencana tekhnis sesi darat gambar layout terminal bandara sudah selesai digambar,” katanya.

Sedangkan untuk rencana teknis terinci sesi udara juga saat ini sudah diambil alih oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan direncanakan semuanya sudah selesai pada tahun ini juga

“Untuk semua sesi semuanya sudah selesai hanya tambahnya nanti penyerahan sertifikat pembangunan bandara oleh Bupati ke Kementrian Perhubungan melalui Sekjen Kementerian,” ujarnya.

Dengan diserahkannya nanti sertifikat pembangunan bandara tersebut kepada Angkasa Pura maka pembangunan dan operasional bandara ini akan dikelola oleh Angkasa Pura.

Untuk tekhnis pembangunan bandara ini sendiri nantinya akan dilakukan secara bertahap yang mana untuk pembangunan Run Waynya pada tahap pertama yang akan dibangun sepanjang 1,6 KM sedangkan sisanya akan dilakukan menyusul.

“Kita berharap dengan selesainya seluruh administrsi untuk bandara ini dana bisa terkucur di tahun 2019 sehingga pembangunnanya  segera dimulai,” harap Hendra.

Sumber : Antara/Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak-anak Di Simangambat Tambangan Takut ke Sekolah, Pasca Penikaman 2 Bocah

    Anak-anak Di Simangambat Tambangan Takut ke Sekolah, Pasca Penikaman 2 Bocah

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Dampak penikaman terhadap dua bocah Desa Simangambat Tambangan, kini banyak anak-anak usia sekolah dasar di masih takut pergi ke sekolah. “Senin lalu, sekolah  di desa ini sempat di liburkan. Untuk hari Selasa semalam dan hari ini anak sekolah sudah masuk, namun kehadirannya hanya mencapai 50 persen. Masing-masing orangtua terpaksa mengantar anaknya […]

  • Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    Terpilih Ketua Golkar Sumut, Ajib Shah: Ini Kemenangan Bersama

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Perasaan Ajib Shah biasa saja meski sudah terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. Menurut Ajib yang saat ini juga memegang tampuk Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut jabatan baru yang diembannya kini, adalah amanah yang diterima dari partai berlambang beringin itu. “Biasa saja lah. Ini kan amanah yang kita […]

  • Dua Lokasi Lahan Terbakar

    Dua Lokasi Lahan Terbakar

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL dan PALUTA (Mandailing Online) –  Dua lokasi lahan mengalami kebakaran di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara. Di Tapsel, kebakaran terjadi di lahan konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Simarsarasara, Desa Batangtura Julu, Kecamatan Sipirok, sejak Selasa hingga Rabu (12,13/7/2016). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengerahkan dua […]

  • Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    JAKARTA – Rancangan Undang-Undang Desa akhirnya diketok menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, Rabu (18/12). Dengan ketentuan alokasi sebesar 10 persen dari dana transfer daerah APBN, tiap desa bisa mengelola anggaran hingga Rp 1 miliar setiap tahun. Jika besaran 10 persen itu mencapai Rp 104,6 triliun, kemudian dibagi sekitar 72 ribu desa, maka rata-rata bisa […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, berhasil memvaksinasi 75 persen dari total populasi warganya di atas umur 15 tahun. Capaian itu tak lepas dari strategi kepala desa melakukan pendekatan pola edukatif  sehingga warga teryakinkan tentang sisi positif setelah divaksin. “Saya meminta dokter melakukan dialog dengan warga tentang vaksinasi,” ungkap Kepala […]

  • Makam Leluhur Marga Rangkuti Tang Terabaikan

    Makam Leluhur Marga Rangkuti Tang Terabaikan

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Situs sejarah Makam leluhur Marga Rangkuti di desa Aek Marian Kabupaten Mandailing yang terabaikan oleh oleh masyarakat dan pemerintah daerah, padahal, sitis-situs sejarah ini bila dikembangkan sebagai objek wisata akan meningkatkan PAD Kabupaten Mandailing Natal. (MOL/Holik)

expand_less