Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Anak-anak Di Simangambat Tambangan Takut ke Sekolah, Pasca Penikaman 2 Bocah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
  • print Cetak
Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Dampak penikaman terhadap dua bocah Desa Simangambat Tambangan, kini banyak anak-anak usia sekolah dasar di masih takut pergi ke sekolah.

“Senin lalu, sekolah  di desa ini sempat di liburkan. Untuk hari Selasa semalam dan hari ini anak sekolah sudah masuk, namun kehadirannya hanya mencapai 50 persen. Masing-masing orangtua terpaksa mengantar anaknya kesekolah, kalau tidak anaknya tidak mau sekolah karena takut,”  ungkap Kepala Desa Simangambat  Tambangan,  Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11).

Dikatakannya, ketakutan warga utamanya anak-anak ini memang beralasan. Walapun tersangka Syahril  sudah ditangkap, namun ada satu orang lagi berinisial AK yang  juga diduga stres karena mengkonsumsi ganja sudah mulai membawa pisau kesana kemari.

Makanya, dia berharap kepada personil Polsek Kotanopan untuk melakukan antisipasi.

Untuk diketahui, M.Yakup alias Dede (6) warga Desa Tambangan Simangambat Kecamatan Tambangan ditemukan warga sudah meninggal dunia akibat kena bacok, Minggu sore (15/11) tak jauh dari perkampungan itu. Sedangkan temannya bernama Mairajo Matondang alias Dava (7) warga desa yang sama ditemukan tak jauh dari lokasi Yakup dalam kondisi kritis.

Keduanya diduga dibacok oleh tersangka Syahril alias Wawa (25), warga setempat yang ditengarai mengalami ganguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RUMBIO (Mandailing Online) – Mandailing Natal dikenal dengan jargon Negeri Beradat Taat Beribadat, tapi perhatian terhadap MDTA dan Ibu-ibu belum maksimal. Terutama kesejahteraan guru MDTA. Padahal keduanya adalah pondasi membangun generasi beriman dan beradat. Hal itu menjadi perhatian dan aspirasi yang disampaikan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyabungan ketika mengikuti Reses III Anggota DPRD Tahun Sidang […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

  • TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LOBANG SEMPIT – ketua tim Basarnas berada di lorong lobang yang sempit menuju titik lokasi reruntuhan dalam upaya mengevakuasi korban yang tertimbun di kedalaman 150 meter di bawah tanah. Lorong berliku dan sangat sempit dengan panjang diatas 100 meter itu harus dilalui tim dengan cara merangkak dan merayap. Lorong-lorong sempit ini selain panjang, juga ada […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk merevitalisasi Pasanggarahan Kotanopan, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) meminta Pemkab untuk menginisiasi perda cagar budaya. Revitalisasi itu akan menjadi sebuah upaya meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berdampak signifikan bagi penguatan nilai kepeloporan (heroisme), perjuangan (patriotisme) dan kesejarahan (historis). Demikian […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr Adian Husaini KONSEP TAUHID Seharusnya, bangsa Indonesia mau belajar dari kegagalan Orde Baru dalam upaya penempatan Pancasila sebagai pedoman amal. Upaya pemerintah Orde Baru untuk menempatkan Pancasila menjadi landasan moral dilakukan melalui sosialisasi dan indoktrinasi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Tahun 1978, Partai Persatuan Pembangunan menolak pengesahan […]

  • Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Enam pejabat Pemkab Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersangka korupsi pengutipan uang seleksi PPPK, resmi menjadi tahanan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Kamis (1/8/2024). Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu langsung menahan enam tersangka setelah penyidik Subdit Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan pelimpahan tahap II, […]

expand_less