Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

LABRN Nilai Tindakan Main Cekik Oknum Sipir LP Natal Pada Pelajar SD Tidak Manusiawi, Polisi Harus Beri Pasal Berat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
  • print Cetak

Ketua Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN )Ali Napiah SH

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Kasus penganiayaan pelajar Sekolah Dasar yang dilakukan Sipir Tahanan LP Kelaa IIB Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pada senin siang 28/8/2023 kemaren, menjadi perhatian serius tidak hanya Pemda Madina. Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN ) juga ikut bersuara.

Ali Napiah selaku Ketua LABRN pada Mandailing Online Rabu 29/8/2023 mengaku, tindakan yang dilakukan oknum Sipir LP Kelas II Natal atas nama Taufik sungguh tidak manusiawi karena dilakukan pada anak yang masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar.

” NV ( inisial ) itu adalah anak kami, ini sudah kali ke dua terjadi dilakuka oleh oknum Sipir di LP Kelas IIB Natal, sebelumnya tahun 2021 lalu kejasian penganiayaan jg terjadi ” kata Ali Napiah.

Ia sangat menyesalkan atas terjadinya kejadian tersebut, sebab korban masih anak-anak dan si korban sesuai pengakuan nya telah menyampaikan kepada Sipir itu bukan dia/ korbam yang melakukan pelemparan rumah pelaku, namun tidak di indahkan dan justru melakukan kekerasan.

Sebagai Ketua Lembaga Adat Budaya Ranah Natal, Ali Napiah Meminta kepada Penegak hukum agar menuntut pelaku dengan pasal pemberatan sehingga pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya yang kurang manusiawi itu.

Kepada Kepolisian Polres Madina, Ali Napiah juga berterimakasih karena cepat memproses kasus ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasus penganiayaan yang dilakukan Taufik seorang Sipir LP Kelas IIB Natal terhadap Korban inisial NV pelajar kelas 4 Sekolah Dasar di Natal saat ini sedang bergulir di Polres Madina.

Penyidik dari Satreskrim Polres Madina  sampai siang ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Taufik selaku terlapor yang diduga melakukan penganiayaan. Pemeriksaan juga dilakukan kepada korban NV dan Ayah korban Irsan selaku pelapor.

Dari keterangan Irsan selaku Pelapor yang merupakan ayah kandung korban mengatakan, motif penganiayaan dilakukan oknum Sipir tersebut dari pengakuan anaknya karena dituduh melempari rumah kontrakan pelaku.

Meski anaknya kata Irsan sudah mengaku bukan pelaku pelemparan, namun si oknum Sipir tetap ngotot agar anak nya mengakuinya. saat itu anaknya di cekik pelaku karena dipaksa mengakui yang bukan dilakukannya.

Kakanwil kemenkumham Sumatera Utara Imam Suyudi yang dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp seputar hal ini belum memberi jawaban. ( red )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO)- Polisi lagi-lagi bertindak arogan. Seorang oknum anggota Sabhara Polda Sumatera Utara mencekik leher seorang jurnalis televisi yang akan meliput calon jamaah haji di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (27/09/2012). Brigadir Irvansyah yang saat itu menjaga gerbang masuk pintu gerbang asrama haji sempat berdebat dengan sejumlah kerabat calhaj yang ingin masuk […]

  • Sofwat Mendaftar di Golkar dan PPP

    Sofwat Mendaftar di Golkar dan PPP

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution hari ini mendaftar di Golkar dan PPP. Rabu siang (13/11/2019), Sofwat dan rombongan mengembalikan berkas di DPD Partai Golkar Madina di Pidoli, Panyabungan. Sedangkan di sekretariat DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Parbangunan, Madina. Sejauh ini Sofwat Nasution telah […]

  • Warga Madina Dihimbau Pakai Masker

    Warga Madina Dihimbau Pakai Masker

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina menghimbau warga Madina agar memakai masker jika keluar dari rumah. Sejauh ini belum ada pernyataan resmi pemerintah daerah Madina tentang tingkat ketebalan asap di Madina dan sudah sejauh mana dampak kerawananya terhadap kesehatan manusia. Namun, sejumlah supir angkutan umum yang diwawancarai mandailing Online, Jum’at (9/10) menyatan jarak pandang dalam […]

  • Mutasi Dadakan di Madina: Jabatan Bergerak, Arah Penguasa Berubah?

    Mutasi Dadakan di Madina: Jabatan Bergerak, Arah Penguasa Berubah?

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Di Mandailing Natal, mutasi tidak lagi sekadar rotasi jabatan. Ia telah menjelma menjadi pola konsentrasi kendali — dan kini, bola panas itu tidak bisa lagi berhenti di meja eksekutif. Ia sudah mendarat di meja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mandailing Natal. Dan kali ini, DPRD tidak punya ruang untuk bersikap abu-abu. […]

  • Polisi Tepis Isu Ibu yang Kubur Bayinya Lari Dari Madina

    Polisi Tepis Isu Ibu yang Kubur Bayinya Lari Dari Madina

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Kaurbin Ops Reskrim Polres Mandailing Natal Ipda Bagus Seto menepis isu dan tudingan yang beredar jika ibu dari bayi yang ditemukan dikubur dipekarangan rumah di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal tersebut sudah kabur dan berada di luar daerah. “Itu tidak benar, ibunya masih disini, masih terus kita pantau […]

  • Gedung Sekolah Terbakar, Siswa SD 378 Sikara Kara IV Natal Terpaksa Beraktifitas Dibalai Desa

    Gedung Sekolah Terbakar, Siswa SD 378 Sikara Kara IV Natal Terpaksa Beraktifitas Dibalai Desa

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online ) – Setahun gedung sekolah kena musibah kebakaran, siswa SD 378 Desa Sikara Kara IV, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ) terpaksa mengadakan kegiatan belajar mengajar di sebuah balai desa setempat setelah sempat beberapa pekan para siswa mengadakan kegiatan belajar mengajar di lapangan sekolah mereka. Peri Eka Putra salah seorang […]

expand_less