Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Apa Hukumnya Bercadar?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
  • print Cetak

Penampilan “ala ninja” sebagian Muslimah memang mengundang perhatian sejumlah kalangan. Sebagian masyarakat bahkan menganggap hal itu sedikit aneh, bahkan cenderung memandang fenomena itu sebelah mata.

Padahal, persoalan bercadar masuk dalam ranah ijtihad yang patut dihormati, apa pun argumentasinya. Lalu, seperti apakah hukum mengenakan busana penutup wajah itu?

Pada 1995, cendekiawan Muslim Syekh Yusuf al-Qaradhawi pernah mengeluarkan fatwa soal hukum bercadar.

Sebelum memaparkan ragam pandangan ulama terkait hukum menutup keseluruhan muka dengan menyisakan kedua mata ataupun bahkan menutup total sembari memberi kain transparan di bagian penglihatan, Ketua Persatuan Ulama se-Dunia ini menegaskan perdebatan menyoal cadar yang masuk ranah ijtihad.

Ulasannya tak akan pernah selesai, lewat berbagai media dan forum ilmiah apa pun selama terdapat indikator perbedaan cara pandang dan metode pengambilan hukum atas varian dalil di sana. “Saling hormati jangan dipertentangkan,” kata alumnus Universitas Al-Azhar Mesir, itu.

Ulama yang kini menetap di Qatar itu pun memaparkan, pendapat mayoritas ulama ialah, hukum bercadar tidak wajib dan boleh menampakkan bagian luar, yaitu wajah dan kedua telapak tangan.

Ini seperti dinukilkan dari sejumlah kitab fikih mazhab, yakni kitab al-Ikhtiyar yang bercorak Hanafi, Aqrab al-Masalik ila Madzhab Malik mewakili Mazhab Maliki, sedangkan dari Mazhab Syafii bisa merujuk al-Muhadzab karangan as-Syairazi. Sementara, untuk Mazhab Hanbali bisa menyunting kitab Ibnu Qudamah al-Mughni.

Beberapa dalil yang jadikan dasar, di antaranya, tafsir surah an-Nur ayat 31. Penafsiran kalimat “kecuali yang (biasa) tampak darinya” menurut sebagian besar ulama adalah wajah dan kedua telapak tangan. Agar lebih detilnya, uraian tafsir ayat itu bisa membaca kitab karangan Imam as-Suyuthi, ad-Dur al-Mantsur fi at-Tafsir bi al-Ma’tsur.

Ini diperkuat pula dengan tafsiran kalimat “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya” pada ayat yang sama. Jika bercadar diwajibkan, mestinya akan disebutkan secara jelas untuk menutup muka total di ayat itu.

Argumentasi tersebut didukung dengan hadis, antara lain, riwayat sahih Abu Dawud dari Aisyah RA. Rasulullah SAW menyatakan, perempuan yang telah melalui masa haid wajib mengenakan aurat kecuali yang biasa terihat. “Kecuali bagian ini dan ini,” sabdanya. Rasul menunjuk bagian muka dan kedua telapak tangan.

Meski demikian, Syekh al-Qaradhawi menggarisbawahi, ketentuan tidak wajibnya bercadar bukan berarti mengenakan burqa tersebut dilarang. Siapa pun yang hendak bercadar silakan.

Apalagi, bila ia berkeyakinan tengah muncul fitnah. Memang, jika dalam kondisi merebaknya fitnah itu, para ulama menyarankan bercadar. Sekalipun, belum ditemukan dalil yang secara tegas memerintahkan menutup keseluruhan muka.

Pendapat ini diamini juga oleh Lembaga Fatwa Dar al-Ifta, Mesir. Setelah memaparkan sejumlah perbedaan pandangan seperti uraian di atas, lembaga yang saat ini digawangi oleh Syekh Syauqi Ibrahim Abd el-Karim Allam itu menegaskan, bercadar dan menutup kedua telapak tangan bukan perkara wajib, tetapi hukumnya sebatas boleh.

Silakan saja bercadar, tetapi bila sekadar berjilbab biasa, juga telah dianggap sah. Seraya menambahkan, bahwa agar ketentuan syar’i berbusana Muslimah tetap diperhatikan, yaitu tidak transparan dan tidak ketat.

Bahkan, cedekiawan Muslim terkemuka almarhum Syekh al-Ghazali menyatakan bahwa cadar merupakan mode berbusana tradisi Arab klasik untuk membedakan antara perempuan baik-baik dan budak nakal saat itu.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi: Bom Poso Berdaya Ledak Rendah

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Palu, – Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengatakan ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolres Poso, Senin pagi, berdaya ledak rendah. “Meski tubuh pelaku hancur dan kendaraannya rusak, bangunan di sekitar tidak terkena dampaknya,” kata Soemarno kepada wartawan di Palu, Senin.  Dia mengatakan bahwa bom tersebut memang mematikan jika terdapat orang yang […]

  • Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perjalanan satu kabupaten tak akan mendapatkan berkah jika dipimpin seorang bupati hasil permainan politik uang di Pilkada. “Jika berkah jauh dari kabupaten, maka alamat akan terjadi ketidak-bagusan kepemimpinan. Akhirnya rakyat juga yang akan merugi selama 5 tahun kepemimpinannya,” kata Lagut Lubis, warga Panyabungan kepada mandailing Online, Rab u (6/1). Itu dikatakannya […]

  • 3 polisi Malaysia perkosa TKI di penjara

    3 polisi Malaysia perkosa TKI di penjara

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Harga diri bangsa Indonesia kembali terkoyak. Seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia yang ditahan di Kantor Polisi Bukit Mertajam, Pulau Penang, di perkosa oleh tiga polisi Diraja Malaysia di kantor polisi tersebut. Tindakan kekerasan seksual tersebut dilakukan sekira pukul pada pukul 06.00 tanggal 9 November 2012 waktu setempat. Hal itu disampaikan, Analis Kebijakan […]

  • Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online) –  Warga masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan yang bermukim disepanjang jalan Willem Iskander  keluhkan paret yang tersumbat dan dangkal. Akibatnya setiap musim penghujan datang kawasan   jalan Willem Iskander mulai dari depan Bank BNI sampai simpang jalan Bermula selalu menjadi langganan banjir. M Jafar Nasution salah satu warga Kelurahan Sipolu-polu kepada Mandailing Online, […]

  • Harus Tetap Optimis Wujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    Harus Tetap Optimis Wujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho meminta kepada para pemrakarsa agar tetap optimis mewujudkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing. “DPR RI dan Pemerintah belum mencapai kata sepakat terkait jumlah otonomi baru, selanjutnya menyerahkan penyelesaian pembahasan daerah otonomi baru tersebut ke Pemerintah dan DPR yang baru dengan mengikuti undang-undang yang baru,” […]

  • Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    Optimalkan Pemeliharaan Alat Kesehatan, RSU Panyabungan Gunakan Aplikasi SQRI

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pihak RSU Panyabungan memacu kelengkapan alat-alat kesehatan sebagai merupakan prioritas utama di bidang sarana dan prasarana. Karena alat-alat  kesehatan merupakan investasi  terbesar yang nilainya sangat tinggi  dan kemudian perlu menjadi perhatian khusus karena berhubungan langsung dengan pelayanan pasien.  Sehingga  keakurasiannya juga harus terjaga, dan nantinya  user dan pasien dalam melaksanakan […]

expand_less