Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak


MEDAN
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Dr Sulistyo M.Pd mengatakan, penyebaran guru sampai saat ini masih belum merata terutama di daerah pedalaman, sehingga berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan.

“Memang kalau di perkotaan ataupun daerah padat, hal itu tidak terjadi. Tapi di pedesaan, pedalaman, daerah pinggiran hutan, dan pegunungan kenyataan kekurangan guru itu sangat terasa,” katanya di Medan, Jumat, 25 Maret 2011.

Bahkan, lanjutnya, temuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara langsung di beberapa daerah, masih dijumpai sekolah yang hanya memiliki tiga guru di satu sekolah. Dengan demikian praktis kegiatan belajar mengajar tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan.

Berbicara pada seminar nasional “Pengembangan Profesionalisme Guru” yang dilaksanakan Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Wilayah I Sumut-NAD, ia mengatakan, oleh karena itu pemerintah harus bersinergi dan melibatkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mengupayakan pemerataan guru.

Terutama PTS yang memiliki program studi pendidikan keguruan maupun lembaga pelatihan guru, agar persoalan itu dapat segera dientaskan. Saat ini jumlah PTN yang memiliki prodi pendidikan sekitar 33 unit, sedangkan jumlah PTS sebanyak 342 unit.

“Kehadiran ALPTKSI Wilayah I ini, diharapkan dapat melahirkan guru-guru berkualitas, sehingga akan menjawab persoalan sebaran guru yang masih belum merata itu,” kata Sulistyo yang juga Ketua Umum ALPTKSI Pusat ini.

Ia mengatakan, Mendiknas juga pernah mengungkapkan bahwa terjadi kelebihan guru sebanyak 500 ribu orang. Tapi kondisi itu hanya terjadi di daerah perkotaan saja, sedangkan di daerah terpencil, pedalaman, pegunungan, pedesaan justru sebaliknya.

Sekretaris ALPTKSI, Drs Sofyan Anif, dalam kesempatan yang sama mengatakan, meski jumlah guru sangat besar yakni 2.791.204 orang tapi penyebarannya kurang merata. Selain itu sampai saat ini masih banyak guru dengan berkompetensi rendah.

“Salah satu penyebabnya adalah belum semua guru yang mendapatkan peningkatan kompetensi dan desentralisasi pengelolaan guru. Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan profesi guru menjadi pilihan terbaik, sehingga akan meningkatkan kualifikasi akademik, meningkatkan kompetensi serta peningkatan kesejahteraan guru,” katanya.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Pejabat Eselon

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lantik: Sekretaris Daerah M Daud Batubara atas nama bupati Madina Hidayat Batubara melantik pejabat eselon II,III dan IV di gedung serba guna, Parbangunan, Rabu (4/6/2013). Sebanyak 169 PNS yang ikut dalam rotasi jabatan itu. Eselon II terdapat 6 orang. Sementara eselon III dan IV sebanak 163 orang. (foto: Maradotang Pulungan/Mandailing Online)

  • Bayi Dijual di Tengah Beban Hidup  Mahal, Kemana Fitrah Ibu?

    Bayi Dijual di Tengah Beban Hidup  Mahal, Kemana Fitrah Ibu?

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati Umat Seorang ibu sejatinya memiliki fitrah untuk menyayangi buah hati yang dilahirkannya. Sembilan bulan mengandung telah terjalin ikatan batin yang kuat dalam diri seorang ibu. Sang buah hati adalah harapan yang dinantikan lahir dengan selamat, sehat hingga bertumbuh besar. Namun sayang, kondisi tak lazim harus dirasakan oleh seorang bayi […]

  • Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO)- Harga gabah kering kembali naik lagi hingga dilevel Rp4.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan dua bulan lalu dari Rp3.800 per kilogram. Tongku Mual Siregar (40), salah seorang toke pengumpul gabah kering di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengatakan, harga gabah terus mengalami kenaikan di pasaran, namun gabah sangat sulit didapat saat ini. Sehingga, banyak […]

  • Pembantaian Sugiono Diusut

    Pembantaian Sugiono Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM Hilir, Polsek Talun Kenas masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait pembantaian Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Asahan yang terjadi di Dusun Kampung Tanjung, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (12/12/2010). Hal itu dikatakan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas Iptu Andi Alfian di ruang […]

  • Diknas Madina Lecehkan DPRD, Baru Pendaftaran, Pemenang Tender Sudah Diketahui

    Diknas Madina Lecehkan DPRD, Baru Pendaftaran, Pemenang Tender Sudah Diketahui

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Wakil Ketua Fraksi Perjuangan Reformasi DPRD Kabupaten Mandailing Natal Iskandar Hasibuan menyesalkan sikaf Panitia Tender dan Kadis Pendidikan Madina yang melaksanakan proses tender mulai 26 Oktober hingga 2 November 2010 untuk pendaftaran karena sampai saat ini Selasa (26/10) perubahan APBD Tahun 2010 belum disahkan oleh DPRD dan langkah yang dibuat pihak panitia tender […]

  • Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online)- Tiba di lokasi, calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 01 Muhammad Ichwan Husein Nasution langsung dikerumuni kaum emak emak pengajian. Selain kaum emak emak, kehadiran calon Wakil Bupati ini ketika menghadiri pengajian yang berada di Desa Hutaraja Kecamatan Siabu itu turut menarik perhatian warga sekitar. Tak hanya itu, emak emak […]

expand_less