Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Mahasiswa STAIN Madina KKN di Pasaman Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • print Cetak

PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Mahasiswa Kelompok 9 STAIN Mandailing Natal, Sumut melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

KKN pada Jum’at (26/07/2024) menggelar Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul Mayid, dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 12 Ranah Batahan, Jorong Taming Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat.

Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul Mayid merupakan salah satu program kerja prioritas para mahasiswa.

Pelaksanaan KKN berlangsung selama dua bulan, dari tanggal 10 Juli 2024 sampai dengan tanggal 5 September 2024.

Kegiatan edukasi ini dinarasumberi oleh Ulfa Aida, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Mandailing Natal (Madina), menyampaikan materi terkait Edukasi Taharah yakni tata cara mandi wajib dan tata cara berwudu. Serta, Rinaldi Fauzi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah STAIN Mandailing Natal, yang menyampaikan materi terkait Tajhizul Mayid yaitu tata cara memandikan, mengkafani, dan menyolatkan mayat.

Acara dibuka dengan penyampaian pentingnya belajar tata cara berwudu dan tata cara memandikan dan menyolatkan mayat oleh MC Intan Safitri Pulungan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, serta mengajak siswa untuk lebih aktif melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat dan positif.

Ulfa Aida membuka sesi dengan menjelaskan apa itu Taharah. “Taharah adalah merujuk kepada kondisi suci dan bersih yang wajib dimiliki oleh seorang muslim sebelum melaksanakan ibadah sholat. Ada dua jenis Taharah, yaitu Taharah besar dan Taharah kecil. Taharah besar adalah proses membersihkan diri dari hadas besar seperti junub (keluar mani), haid, dan nifas. Taharah besar dilakukan dengan mandi besar (mandi wajib). Thaharah kecil adalah proses membersihan diri dari hadas kecil seperti buang air kecil, buang air besar, kentut, tidur, atau terkena najis. Taharah kecil dilakukan dengan berwudu” jelasnya.

Setelah menjelaskan defenisi Taharah, berikutnya memaparkan materi mengenai rukun dan tata cara mandi wajib serta rukun dan tata cara berwudu yang kemudian dilakukan praktek bersama anak-anak terkhusus kelas 6 SDN 12 Ranah Batahan.

Guna Edukasi ini adalah mengajarkan kepada anak-anak kelas 6 SDN 12 Ranah Batahan bahwa belajar Taharah merupakan salah satu awal dalam mempelajari agama islam sebab Taharah adalah syarat sah solat.

Mempraktekkan mengkafani jenazah

Dalam sesi berikutnya, Rinaldi Fauzi memaparkan apa itu Tajhizul Mayid. “Tajhizul Mayid adalah istilah dalam islam yang merujuk pada proses pengurusan jenazah, mencakup serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan jenazah sebelum dimakankan,” jelasnya.

Praktek menyolatkan jenazah

Secara umum tahapan Tajhizul Mayid adalah memandikan jenazah atau membersihkan tubuh jenazah dengan air suci, mengkafani atau membungkus tubuh jenazah dengan kain yang suci, mensalatkan, dan menguburkan jenazah.

Tahapan-tahapan ini disampaikan tata caranya bersamaan dengan praktek yang dilakukan dengan alat praktek yang dibawa sebelumnya. Tak hanya itu, mahasiswa juga mengajak siswa menghapalkan bacaan solat jenazah yang kemudian mengajak mereka mempraktekkan tata cara menyolatkan jenazah di depan kelas guna memberi pemahaman lebih dalam mengenai Tajhizul Mayid.

Edukasi Tajhizul Mayid sangatlah penting, bukan hanya sekedar memenuhi kewajiban agama, tetapi juga memiliki banyak manfaat yang sangat baik bagi kehidupan manusia.

Dengan memahami tata cara mengurus jenazah mengingatkan akan kematian dan kehidupan akhirat, sehingga mendorong manusia untuk senantiasa berbuat baik dan bertaqwa kepada Allah SWT. (rel/dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabut asap di Mandailing Natal (Madina) mulai berubah warna, Senin (26/10). “Asapnya terlihat kotor dan kelam. Kemarin-kemarin tak seperti ini. Kemarin-kemarin aspa masih warna keputihan, hari ini warnanya kotor dan pekat,” kata Sahnan Nasution, warga Panyabungan kepada Mandailing Online. Ketebalan asap juga kian menjadi-jadi. “Jarak pandang Cuma 250 meter, Ipar,” kata […]

  • Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) -Pemukiman relokasi di Muarasipongi, Mandailing Natal masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius. Sebanyak 350 kepala keluarga saat ini mendiami pemukiman relokasi pasca musibah banjir bandang dan tanah longsor Muarasipongi 13 tahun yang lalu. Masalah infrastruktur dan sanitasi menjadi persoalan mendasar yang ditemukan di lapangan mulai dari sistem sanitasi yang kurang sehat dan […]

  • SelainTemuan BPK RI, Jaksa Juga Temukan Dugaan Kerugian Negara di Pasanggrahan Kota Nopan

    SelainTemuan BPK RI, Jaksa Juga Temukan Dugaan Kerugian Negara di Pasanggrahan Kota Nopan

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Selain temuan Badan Pemeriksa Keuangan RI Provinsi Sumatera Utara ( BPK RI ) Sumut senilai Rp.96.743.134.53, ternyata Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) juga menemukan dugaan kerugian negara di proyek konservasi pembangunan pasanggrahan Kota Nopan. Temuan kejaksaan lewat tim ahli yang di turunkan menghitung potensi kerugian itu justru lebih pantastis […]

  • Disdik Madina Tidak Tolerir Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    Disdik Madina Tidak Tolerir Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempar Alam Oknum PPPK yang bertugas di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal ( Madina ) yang rangkap sebagai BPD Hutarimbaru, Panyabungan Timur dapat teguran keras dari Kadis Pendidikan Madina. Plt Kadis Pendidikan Rahmat Hidayat nyatakan tidak mentolerir Guru PPPK yang tidak mengutamakan proses pembelajaran. Setelah mengetahui ada Oknum PPPK rangkap […]

  • Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Perhubungan alokasikan anggarkan dana Rp. 7.739.983.680. untuk belanja Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk Tahun 2025. Selain PJU ada juga alokasi anggaran lain senilai Rp. 2.234.636.480 untuk Uraian pekerjaan abudemen batas daya 6600 VA; dan dan 4400 VA. Sumber dana kedua mata anggaran itu sendiri dari […]

  • Saipullah Hadiri Pengajian Akbar di Siabu

    Saipullah Hadiri Pengajian Akbar di Siabu

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menghadiri undangan pengajian akbar di Kelurahan Siabu, Madina, Sabtu (19/10/2024). Saipullah Nasution tiba di pengajian akbar per tiga bulan sekali itu pukul 08.20 WIB. Paslon bupati Madina berpasangan dengan Atika Azmi Utammi ini didampingi sejumlah pengurus partai politik pengusung, yakni […]

expand_less