Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
  • print Cetak

 

Oleh : Mulyadi Hakim Nasution, SH
Anggota DPRD Mandailing Natal

Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi
Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal
Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201

 

Mulyadi Hakim Muda Nasution (kiri).

 

Penguatan adat dan budaya daerah memang memerlukan peran berbagai pihak. Tidak memadai lagi kalau hanya semata-mata menjadi beban pelaku-pelaku adat dan budaya saja seperti yang terjadi selama ini. Akibatnya, tanpa peran negara – baik pusat maupun daerah – berbagai  entitas kearifan lokal yang kita miliki, bukannya menjadi lebih utuh, tetapi makin tergerus. Hal itu menjadi kekhawatiran bersama, bukan hanya bagi pelaku adat dan budaya itu sendiri, tetapi juga bagi pemerintah.

Peran pemerintah untuk membangkitkan potensi kearifan lokal memang menjadi satu keharusan. Sebab, adat dan budaya semakin disadari sebagai kekayaan bangsa yang harus dilestarikan. Selain karena nilai-nilai keluhuran yang dimiliki oleh setiap kebudayaan daerah, juga karena peran penting adat dan budaya daerah dalam membentuk karakter manusia Indonesia.

Peran pemerintah itu juga diamanatkan oleh undang-undang.  Undang-undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, misalnya, menyebutkan peran pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan pengarusutamaan kebudayaan melalui pendidikan (Pasal 7). Makna pengarus utamaan itu adalah menjadikan seluruh sektor-sektor pembangunan yang mendorong penguatan adat dan budaya daerah.

Selain itu, pasal 96 Undang-undang No. 11 tahun 2010 tentang Benda Cagar Budaya, juga mengatur kewenangan pemerintah daerah untuk melestarikan cagar budaya daerah secara luas melalui pembiaan APBD. Hal itu karena menyadari bahwa setiap daerah memiliki berbagai bentuk cagar budaya, baik benda maupun non-benda.

Selama ini kita menyadari betapa banyak keunikan cagar  budaya daerah Mandailing Natal yang tidak terlestarikan. Seolah-olah semua kekayaan budaya itu punah begitu saja tanpa keikutsertaan pemerintah untuk mendorong pelestariannya. Kalau hal ini dibiarkan terus-menerus, akan banyak pesona cagar budaya kita yang habis.

DPRD Mandailing Natal dalam hal ini tentu memiliki fungsi strategis untuk memajukan kebudayaan daerah Mandailing Natal. Dengan dukungan kebijakan anggaran yang signifikan, kita meyakni akan mampu mendorong pelestarian dan pengembangan adat dan budaya Mandailing Natal. Dengan berbagai program kegiatan yang menyentuh berbagai aspek adat budaya, tentu secara bertahap akan mampu membangkitkan usaha-usaha penguatan adat dan budaya daerah. Apalagi itu sejalan dengan misi Pemerintah Daerah Mandailing Natal sebagai “negeri yang beradat taat beribadah”.

Masalahnya adalah bagaimana seluruh Organisasi Perangkat Daerah mampu menyusun program kegiatan yang mampu membangkitkan adat dan budaya daerah. Tentu yang sesuai dengan job description masing-masing. Jangan hanya bertumpu pada satu OPD saja yang tentu memiliki keterbatasan wewenang dan anggaran. Karena itu, DPRD Mandailing Natal akan ikut berperan untuk mendorong berbagai pihak untuk memajukan kebudayaan Mandailing Natal dengan wewenang yang dimilikinya.

Untuk itu, Forum ini tentu bisa merumuskan berbagai bentuk kegiatan pelestarian dan pengembangan adat dan budaya daerah dalam berbagai bidang. Rumusan kegiatan itu tentu harus berupa bentuk kegiatan yang terukur. Rumusan itu nanti yang akan kita tindaklanjuti dengan penganggaran yang sesuai.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manchester City puncaki klasemen liga utama Inggris

    Manchester City puncaki klasemen liga utama Inggris

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London, (MO) – Manchester City memuncaki klasemen sementara Liga Utama Inggris setelah menang 5-0 atas Aston Villa pada Sabtu, namun tim peringkat ketiga Chelsea kini menjalani empat pertandingan tanpa kemenangan setelah kalah 1-2 di kandang West Bromwich Albion. Gol David Silva pada menit ke-43 membawa City unggul di Stadion Etihad, sebelum dua penalti dari Sergio […]

  • Gerakan Anti Perbudakan di Mandailing

    Gerakan Anti Perbudakan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap                                                                                                          […]

  • TNI Kembali Temukan Ladang Ganja di Torsihite Madina

    TNI Kembali Temukan Ladang Ganja di Torsihite Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Komandan Korem 023/KS Kolonel Inf Lukman Hakim Pimpin Pemusnahan ladang Ganja seluas 3 Hektar di Bukit Torsihite Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (21/9). Danrem mengatakan Penemuan ladang ganja berawal dari peninjauan latihan UST Tingkat Kompi Yonif 123/RW, dan laporan dari Intelijen bahwa adanya ladang ganja di sekitar daerah […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (2)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (2)

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing   Syekh Sulaiman yang lebih terkenal dengan Tuan Syekh Aek Libung pada tahun1905 dan wafat di Desa Aek Libung pada tahun 1970. Ulama bermarga Nasution ini lahir dan besar dalam keluarga ulama. Kakeknya, Syekh Rowani Al-Kholidy Naqsabandy bin Mangindal bin Maharaja Manambir Mandailing, adalah seorang ulama […]

  • Pimpinan DPRD Madina Dilantik

    Pimpinan DPRD Madina Dilantik

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan DPRD Mandailing Natal (Madina) yang defenitif dilantik hari ini Kamis (17/10) di rapat paripurna DPRD Madina. Ketiganya adalah Erwin Efendi Lubis (Ketua DPRD Madina), Harminsyah Batubara (Wakil Ketua DPRD Madina) dan Erwin Efendi Nasution (Wakil Ketua DPRD Madina). Pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Madina, Deny Riswanto. […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

expand_less