Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (6)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
  • print Cetak

oleh : Z. Pangaduan Lubis

Willem Iskandar Mencerdaskan Bangsanya

Dalam perjalanan sejarah etnis Mandailing sepanjang abad ke-18 tokoh Willem Iskandar wajib dicatat. Karena jasanya sangat besar bagi etnis Mandailing dalam usaha untuk mencerdaskan bangsanya. Dan juga Willem Iskandar berjasa besar untuk mempelopori perkembangan pendidikan modern di Sumatera bagian Utara.

Willem Iskandar adalah putera Mangaraja Tinating marga Nasution dan si Anggur boru Lubis. Ia lahir pada tahun 1840 di Pidoli Lombang. Pada masa kecilnya ia bernama si Sati dan kemudian bergelar Sutan Sikondar.

Pada tahun 1857 dalam usia 17 tahun, si Sati dibawa oleh Asisten Reiden Godon ke Negeri Belanda untuk belajar di sekolah guru. Setelah mendapat ijazah guru di Negeri Belanda, si Sati yang diberi gelar Willem Iskandar ketika berada di Negeri Belanda kembali ke Indonesia dan tiba di Batavia pada bulan Desember 1861.

Kemudian ia kembali ke Mandailing dan dalam usia 22 tahun, yaitu pada tahun 1862 Willem Iskandar mendirikan sekolah guru (kweekschool) di Desa Tano Bato yang tidak jauh letaknya dari desa tempat kelahirannya.

Selama kurang dari 12 tahun (1862-1874), Willem Iskandar memimpin sekolah tersebut dan sekaligus menjadi gurunya. Pada tahun 1874 Willem Iskandar pergi untuk kedua kalinya ke Negeri Belanda untuk melanjutkan pendidikan guru. Selama dipimpin oleh Willem Iskandar, Sekolah Tano Bato pernah dijadikan pemerintah Belanda sebagai contoh untuk sekolah-sekolah guru di Indonesia.

Murid-murid yang telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tano Bato kemudian diangkat menjadi guru di berbagai sekolah yang dibangun Belanda di Mandailing dan Angkola. Dan murid-murid mereka banyak yang menjadi guru di kemudian hari di berbagai tempat di Sumatera Utara. Itulah sebabnya maka dapat dikatakan bahwa Willem Iskandar adalah pelopor pendidikan di Sumatera bagian utara. Ada diantara murid dari murid-murid Willem Iskandar yang menjadi guru sampai ke Aceh.

Pada waktu berada di Negeri Belanda untuk kedua kalinya pada tanggal 27 Januari 1876, Willem Iskandar menikah dengan seorang gadis Belanda bernama Maria Jacoba Christina Winter. Tetapi baru beberapa bula mereka berumah tangga pada bulan Mei tahun 1876 Willem Iskandar meninggal dunia di Amsterdam dalam usia 36 tahun. Seandainya ia tidak meninggal dunia Willem Iskandar sudah direncanakan akan memimpin sekolah guru (kweekschool) yang dibangun oleh Belanda di Padang Sidempuan.

Semasa hidupnya selain dikenal sebagai seorang pelopor pendidikan guru, Willem Iskandar populer pula sebagai penyair Mandailing terkemuka pada abad ke-18. Ia menulis puisi-puisi yang sangat indah dan sangat penting isinya dalam bahasa Mandailing yang puitis dan juga menulis cerita pendek serta menerjemahkan beberapa buku berbahasa Belanda ke dalam Bahasa Melayu dan Bahasa Mandailing.

Puisi-puisi dan cerita pendek seta drama pendek karya Willem Iskandar dikumpulkan dalam buku berjudul Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-Rumbuk yang diterbitkan oleh Batavia pertama kali pada tahun 1872. Buku tersebut pada masa dahulu sangat populer di kalangan masyarakat Mandailing dan Angkola dan dicetak ulang beberapa kali.

Puisi-puisi Willem Iskandar yang berisi semangat kebangsaan (nasionalisme) mengilhami para pemuda pergerakan di Mandailing pada tahun 1930-an. Dan mereka menggunakannya untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan semangat anti penjajahan di tengah masyarakat Mandailing. Oleh karena itu buku Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-Rumbuk pernah dilarang oleh pemerintah Belanda sebagai bacaan. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika […]

  • Karyawan Perusahaan Sawit PT S3 Yang Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Belum Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Karyawan Perusahaan Sawit PT S3 Yang Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Belum Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- PT. Sawit Sukses Sejati ( S3 ) yang beropedasi di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal ( Madina ) tadi malam Jum’at 29/9/2023 akhirnya mendatangi rumah Mirwan alias Junaidy yang menjadi korban kecelakaan kerja pada Rabu 27/9/2023 kemaren yang mengakibatkan Mirwan/ Junaidy meninggal dunia. Waitir keluarga korban mengaku ,diwakili Humasy […]

  • Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi C DPRD Madina, Binsar Nasution menyatakan ada kekuatan intervensi dari luar birokrasi penyebab keterlambatan proses penenderan proyek di Mandailing Natal (Madina). “Saya menghimbau agar para tokoh masyarakat, politisi dan aktivis di Madina supaya menghentikan berbagai bentuk intervensi, ancam-mengancam, bahkan takut-menakuti,” kata Binsar, Senin (22/7/2013). Situasi ini, menurutnya justru akan […]

  • Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    Pasca Banjir di Siulangaling, 1 Gedung SD Tak Lagi Layak Pakai

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pasca banjir, gedung SD Negeri Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina rusak berat. Kondisinya tak lagi layak pakai. Selain itu, buku-buku dan raport sudah hanyut tak tersisa. Padahal raport seharusnya diserahkan pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Nahas, dini hari Sabtu itu pula banjir melanda desa itu. Sementara […]

  • Disangka Cakaran Harimau, Arni Lubis Warga Huta Padang Ternyata Dibunuh

    Disangka Cakaran Harimau, Arni Lubis Warga Huta Padang Ternyata Dibunuh

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tersangka Paoji (32) Pelaku pembunuhan di Desa Huta Padang, Kecamatan Ulu Pungkut Mandailing Natal (Madina) akhirnya di tangkap polisi. Peristiwa sebelumnya sempat menggemparkan masyarakat, lantaran Korban seorang perempuan lansia bernama Arni Lubis (65) Tahun santer di terkam harimau. Jum’at (10/05/2024). Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh membantah Arni (65) warga desa […]

  • 12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

      ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Hingga Sabtu, korban yang ditemuakan wafat sebanyak 12 orang akibat banjir bandang di Desa Muara Saladi, Ulupungkut, Mandailing Natal. Seluruh korban wafat dimakamkan hari ini di pemakaman umum di desa itu, hari ini. Mereka tak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang tiba-tiba menerjang gedung madrasah tempat mereka sedang belajar. Berdasar […]

expand_less