Seminar BOC Dorong Generasi Muda Sukses di Era Digital
- account_circle BOC
- calendar_month 31 menit yang lalu
- print Cetak

…
PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) — Business Owners Community (BOC) menggelar seminar bertema “Sukses di Era Digital” di Aula KPN Budi Luhur, Padangsidimpuan, Minggu (23/8/2026)
Seminar tersebut diikuti peserta dari kalangan santri, pelajar SLTA dan mahasiswa, dengan menghadirkan Taufik Akmal, praktisi marketing digital asal Medan, sebagai pembicara.
Dalam kesempatan itu, Taufik membagikan kisah perjalanan bisnisnya yang dimulai sejak masih duduk di bangku SMA. Ia memilih tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan mulai menekuni dunia bisnis.
Keputusan tersebut tidak membuatnya berhenti belajar. Justru, pengalaman berbisnis membuatnya terus belajar, beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman hingga akhirnya mampu membangun kehidupan yang mapan.
Menurut Taufik, generasi muda memiliki keunggulan berupa energi, waktu dan kesempatan untuk belajar. Karena itu, ia mengingatkan agar anak muda tidak terlalu lama menunda keinginan untuk memulai usaha.
“Mulailah berbisnis sejak muda. Jangan menunggu sampai usia semakin bertambah. Selagi masih memiliki energi, gunakan kesempatan untuk belajar dan mencoba,” pesannya.
Manfaat Mapan di Usia Muda
Taufik juga menjelaskan pentingnya membangun kemandirian finansial sejak usia muda. Semakin cepat seseorang memulai proses membangun penghasilan dan aset, semakin panjang waktu yang tersedia untuk berkembang.
Kemapanan finansial, menurutnya, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Kondisi tersebut juga memungkinkan seseorang membantu keluarga dan meringankan beban ekonomi orang tua.
Ia mencontohkan, penghasilan yang didapat dari berbisnis, beliau pergunakan untuk biaya pernikahan, membeli kendaraan, membangun aset properti, mengembangkan perkebunan hingga menikmati perjalanan ke luar negeri.
Namun, semua itu membutuhkan proses. Tidak ada keberhasilan yang datang secara instan.
Taufik mengaku berbagai pencapaian yang diperolehnya saat ini merupakan hasil dari proses panjang dalam menjalankan bisnis sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya marketing digital.
HP Bisa Menjadi Modal Awal
Menurut Taufik, perkembangan teknologi telah membuka peluang bisnis yang jauh lebih luas. Generasi muda bahkan dapat memulai usaha dengan modal sederhana.
Salah satu modal yang sudah dimiliki hampir setiap anak muda adalah handphone.
Perangkat tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk hiburan dan media sosial, tetapi juga bisa menjadi sarana untuk memasarkan produk, mencari pelanggan, membuat konten, membangun jaringan dan melakukan transaksi secara online.
“Berbisnis di era sekarang sangat memungkinkan. Yang penting ada kemauan untuk memulai, mau belajar dan mau beradaptasi,” katanya.
Ia mendorong peserta seminar agar mulai melihat media digital sebagai peluang ekonomi, bukan sekadar tempat menghabiskan waktu.
Sukses untuk Membantu Orang Tua
Pesan lain yang disampaikan Taufik adalah pentingnya menjadikan kesuksesan sebagai jalan untuk membahagiakan orang tua.
Ia mengingatkan generasi muda agar tidak menunggu kaya untuk mulai membantu keluarga.
Selagi orang tua masih hidup, anak harus berusaha menjadi pribadi yang berguna dan mampu meringankan beban mereka.
“Jangan hanya mengejar kesuksesan untuk diri sendiri. Ketika sudah memiliki kemampuan, gunakan juga untuk membantu orang tua dan keluarga,” pesannya.
Seminar BOC tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda Padangsidimpuan untuk berani memulai usaha sejak dini.
Di era digital, peluang berbisnis semakin terbuka. Tidak harus menunggu memiliki toko besar atau modal besar. Dari sebuah handphone, kemauan belajar dan keberanian memulai, sebuah usaha dapat dikembangkan.
Pesan utama seminar tersebut adalah sederhana: jangan menunda. Mulailah dari apa yang dimiliki hari ini, karena masa depan dibangun dari keberanian mengambil langkah pertama.
Founder BOC, Supardi menambahkan, bagi masyarakat yang ingin belajar finansial keluarga, bisa mengikuti seminar dan clasnya atau mengunjungi base camp BOC di simpang Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal. (rel/dab)
- Penulis: BOC
- Editor: Dahlan Batubara


