Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Atika: Pemkab Madina Jaga Inflasi Tak Melonjak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menjaga inflasi daerah agar tidak melonjak tak terkontrol dengan Gerakan Pangan Murah untuk komoditas beras sebanyak tujuh ton pada Kamis, 14 Agustus 2025.

“Ini adalah komitmen kami menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga angka inflasi tidak melonjak tak terkontrol di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian,” kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Dia menjelaskan, dengan program ini masyarakat bisa memenuhi kebutuhan akan beras dengan harga terjangkau. “Setiap KK diperbolehkan membeli sampai empat sak atau 20 kilogram, harganya Rp12 ribu per kilogram jauh di bawah harga saat ini yang sudah mencapai Rp16 ribu,” kata dia.

Wabup Atika berharap dengan GPM angka inflasi tertekan. Apalagi beras merupakan kebutuhan pokok yang harganya berpengaruh besar terhadap inflas.

“GPM ini merupakan yang ketiga kali sejak 31 Juli 2025, artinya ada 21 ton beras premium dengan harga murah yang telah kami salurkan, kami melihat itu juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat,” pungkas dia.

Sebelumnya, Wabup Atika Azmi membuka Gerakan Pangan Murah dengan komoditas beras di Pasar Eks Bioskop Tapanuli, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Gerakan pangan murah ini bertujuan dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah. “Ini adalah program nasional dengan melibatkan pemerintah provinsi dan daerah,” kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhandra Ritonga mengatakan giat hari ini merupakan kali ketiga dalam rentang tiga pekan terakhir pemerintah daerah melakukan hal serupa.

Sebelumnya, Pemkab Madina menyelenggarakan gerakan pangan murah di Gunungtua pada 31 Juli 2025 dan di pasar ini pada 7 Agustus 2025 dengan masing-masing tujuh ton per sekali kegiatan. Setiap sak dibanderol Rp60 ribu atau setara Rp12 ribu per kilogram.

Dia mengungkapkan, saat ini harga beras premium ada di angka Rp16 ribu per kilogram. Taufik menegaskan setiap KK hanya diperbolehkan mendapat atau membeli empat sak sehingga lebih banyak masyarakat yang kebagian. “Karena harga sedang tinggi, ini untuk menekan harga beras di Madina,” sebut dia. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengadilan Pidana Kairo pada Senin, 30 Mei 2016 memvonis Mohammed Badie dan 35 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman penjara seumur hidup terkait dengan kasus yang dikenal sebagai “Peristiwa Ismailia” di pertengahan 2013. “Peristiwa Ismailia” mengacu pada dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota-anggota Ikhwanul Muslimin di kota Ismailia menyusul kudeta militer tahun 2013 yang menggulingkan […]

  • Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dengan akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) buka pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah (Cakada) dan Wakil Calon Kepala Daerah (Wacakada) Kabupaten Mandailing Natal periode 2024 – 2029. Yusuf Selaku Ketua Tim Penjaringan mengatakan, sejak hari ini Jum’at (10/05) sampai Jum’at depan (17/05) […]

  • Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Ketua DPRD Madina, As Imran Khaytami Daulay, SH kepada wartawan, Rabu (08/ 02) menyampaikan dengan tegas agar Pemerintah Kabupaten Madina bisa dengan segera menormalisasi warga yang terkena bencana di Mompang. “Saya juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Madina dan Instansi yang terkait dalam hal ini Kantor Badan Penanggulangan Bencana untuk sesegera mungkin terjun kelapangan […]

  • Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan mobil dinas Toyota Land Cruiser warna hitam yang dipakai Bupati Mandailing Natal (Madina) yang lama Amru Daulay dipertanyakan keberadaannya apakah sudah dilelang atau tidak. Hasil konfirmasi beritasumut.com kepada Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan dan Aset Ardani di Panyabungan, Senin (27/09/2010), mobil dinas Bupati Madina Land Cruiser hitam belum dilelang. Dijelaskan, menurut peraturan daerah, […]

  • DPR Kumpulkan Info Terorisme di Aceh

    DPR Kumpulkan Info Terorisme di Aceh

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama tiga hari, DPR di Aceh mengumpulkan info terorisme dan keamanan. VIVAnews – Pada Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2010-2011, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Intelijen, Komunikasi dan Informasi akan melakukan Kunjungan Kerja ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Komisi I hendak mendapatkan masukan secara langsung terkait masalah penyebaran informasi […]

  • Fabregas Kembali Kritik Wenger dan Arsenal

    Fabregas Kembali Kritik Wenger dan Arsenal

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, kembali mengkritik mantan klubnya, Arsenal dan juga manajer Arsene Wenger. Fabregas menyebut kritik itu menjadi salah satu alasannya hijrah ke Barca. Gelandang tim nasional Spanyol ini menyebut The Gunners lebih terlihat sebagai tim Prancis daripada Inggris. Itu karena faktor bahasa yang dipakai berkomunikasi di kamar ganti tim asuhan Wenger itu. “Fasih […]

expand_less