Jumat, 11 Sep 2026
light_mode

Pasca Terbit WPR, Madina Kini Tunggu Juknis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • print Cetak

Pertemuan para penambang dengan Pemkab Madina dilakukan di aula kantor bupati Madina, Kamis (15/9/2022) dipimpin Bupati Madina, Jafar Sukhairi Nasution.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

WPR itu hasil upaya Pemkab Madina agar rakyat bisa menyelenggarakan penambangan emas secara legal dan memenuhi kaidah-kaidah yang ditetapkan.

Hanya saja, rakyat belum bisa menambang sebelum Petunjuk Teknis (Juknis) maupun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) belum diterbitkan pemerintah Indonesia sebagai penjabaran WPR di Madina.

Oleh karena itu, pertemuan para penambang dengan Pemkab Madina dilakukan di aula kantor bupati Madina, Kamis (15/9/2022) dipimpin Bupati Madina, Jafar Sukhairi Nasution.

Hadir Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution; Asisten I, Alamulhaq Daulay; Asisten III, Sahnan Batubara; Kepala Dinas Pertanahan Madina, Faisal; Ketua Dewan Riset dan Inovasi Madina, Irwansyah Nasution; tokoh pemikir, Irwan Daulay; para rakyat penambang dari sejumlah kecamatan.

Di pertemuan itu dibahas berbagai aspek. Antara lain, bagaimana upaya lanjutan agar Juknis mapun Juklak WPR di Madina bisa segera diterbitkan pemerintah Indonesia; apa saja persiapan para penambang sebelum Juknis dan Juklak terbit; juga membahas tentang betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup ditengah kegiatan penambangan.

Lembaga berbentuk koperasi yang akan mewadahi para penambang juga dibahas.

Bagi para penambang, penerbitan WPR itu sangat berarti, sebab, mereka kelak sudah legal ketika bertambang.

Ahmat Tahir Nasution (mewakili penambang dari Kecamatan Batang Natal) mengungkap bahwa selama ini masyarakat di kecamatan itu mayoritas hanya bermatapencaharian sebagi petani penyadap karet dan bertambang emas.

Harga karet yang senantiasa relatif murah menyebabkan warga menyandarkan pendapatan dari aktivitas bertambang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Madina atas usaha untuk WPR,” katanya.

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan bahwa Pemkab Madina hingga kini masih terus berupaya kepada Pemprov Sumatera Utara, Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup dalam percepatan penerbitan Juknis dan Juklak WPR.

Disamping itu, upaya menjaga lingkungan hidup juga ditekankan Atika. Menambang tanpa merusak lingkungan hidup harus menjadi perhatian serius.

Atika menyebut, sektor tambang terutama pertambangan rakyat memiliki banyak sisi.

Satu sisi sektor tambang adalah potensi lapangan usaha dan lapangan kerja bagi rakyat di desa-desa yang tanahnya mengandung deposit emas. Di sisi lain, sektor tambang berdampak pada lingkungan hidup.

Oleh karenanya, Atika berharap agar aktivitas bertambang harus dibarengi dengan tanggungjawab menjaga lingkungan hidup.

Kepala Dinas Pertanahan Madina, Faisal mengungkap hingga kini WPR yang diterbitkan Pemerintah Indonesia untuk Kabupten Madina sebanyak 8 titik dari 21 titik yang diajukan.

Delapan titik itu berada di Kecamatan Batang Natal, Linggabayu dan Kecamatan Muara Batang Gadis.

Pihaknya hingga kini masih berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Utara untuk memperoleh titik-titik kordinat dari 8 titik itu.

Dia juga mengungkap bahwa sejauh ini Pemerintah Indonesia telah menetapkan 6 provinsi sebagai contoh pertambangan rakyat.

Dia berharap kelak Madina diusulkan masuk ke daerah percontohan tambang rakyat.

Sementara itu, Bupati Madina, Jafar Sukhairi Nasution menekankan bahwa tanah Madina yang mengandung emas merupakan rahmat yang harus disyukuri.

Rasa syukur itu harus diimplementasikan dalam bentuk komitmen menjaga kaidah-kaidah bertambang yang ditetapkan. Perolehan Pendapatan Asli Daerah dari sektor tambang legal juga termasuk sebaran nikmat bagi Madina secara umum.

Dikatakannya, jika regulasi tuntas kelak, rakyat tak lagi menghadapi persoalan. Oleh karenanya dia meminta semua pihak bersabar menunggu Juknis dan Juklak.

Meski Juknis belum keluar, dia berharap, Tim Pemulihan Lingkungan Hidup yang dibentuk Pemkab Madina harus juga bekerja membenahi lembaga penambang.

“Kami tidak diam. Alhamdulillah, WPR sudah lahir, mohon sabar menunggu Juknis,” katanya.

Peliput: Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di […]

  • Gubsu terima penghargaan pelopor inovasi daerah

    Gubsu terima penghargaan pelopor inovasi daerah

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN, – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, menerima penghargaan pelopor Sistem Inovasi Daerah (Sida) dari Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Puncak Hari Teknologi Nasional di Taman Mini Indonesia Indah hari ini. Penghargaan Pelopor Sida merupakan apresiasi sekaligus pengakuan pemerintah pusat kepada kepala daerah yang dinilai berkomitmen memperkuat […]

  • PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – PDI Perjuangan Tapsel dan Madina mengucapkan terimakasih kepada kapolda Sumut yang telah berhasil mengungkap kasus pembajakan akun facebook Toni Darius Sitorus. “Dengan tertangkapnya pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus, maka semua sudah jelas dan terang benderang. Oleh karenanya kita dari PDI Perjuangan Madina mengucapkan terimakasih kepada Pak Kapolda Sumut,” kata Ketua […]

  • Wisata di Taman Pantai Barat

    Wisata di Taman Pantai Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Taman Pantai Barat Panggautan Natal menjadi referensi Wisata Pantai untuk Keluarga berlokasi di daerah barat Mandailing Natal .  

  • 14 Ranperda Terpendam 1 Tahun di DPRD Palas

    14 Ranperda Terpendam 1 Tahun di DPRD Palas

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS (Mandailing Online) – Sebanyak 14 rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Palas terpendam hampir satu tahun lamanya di Sekretariat DPRD Palas dan tidak dibahas oleh anggota DPRD Palas atau sejak 2012. Dimana sesuai hasil informasi dari sekretariat DPRD Palas, berdasarkan surat Bupati No.1888-34/8061/2012 tanggal 12 Desember TA 2012 dan Nomor 180/596/2013 tanggal 30 Januari 2013 […]

  • Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini, satu issu beredar di Panyabungan soal dugaan adanya sejumlah pejabat dan pimpinan SKPD di Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyetor uang kepada salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati. Rumor itu menyebutkan, penyetoran uang tersebut terjadi beberapa hari menjelang pendaftaran bakal calon bupati ke KPU Madina, akhir Juli lalu. Tak […]

expand_less