Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

PC PMII Pekanbaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

 

PEKANBARU (Mandailing Online) — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru menggelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tahun 2026 Tingkat SMP negeri/swasta se-Kota Pekanbaru, Riau.

Kegiatan ini mengusung tema:
“Menciptakan Karakter Kepemimpinan OSIS yang Aktif, Kreatif, Inovatif, Berdaya, Berbudaya, serta Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Menuju Generasi Emas 2045.”

Pelatihan tersebut menjadi wadah pembinaan karakter dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para pelajar SMP sebagai generasi penerus bangsa.

Ratusan peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari materi kepemimpinan, organisasi, public speaking, hingga penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme.

Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh wali kota Pekanbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dr. Hj. Masriah, Sabtu (23/5/2026) di kantor aula KPU provinsi Riau.

Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah PC PMII Kota Pekanbaru yang telah menghadirkan ruang pembinaan positif bagi generasi muda.

“Pelajar hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Maka pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nasionalisme harus ditanamkan sejak dini agar generasi emas 2045 benar-benar lahir dari anak-anak muda yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, sambutan Ketua Cabang PMII Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Sekretaris Cabang, Gusti Pardamean Nasution, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir membangun kesadaran dan kualitas generasi muda.

“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab, kemampuan berpikir kritis, serta keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemajuan bangsa. PMII hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pengabdian untuk menciptakan generasi muda yang berintegritas, progresif dan memiliki semangat nasionalisme,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelajar harus mulai dibiasakan berpikir aktif, kreatif, dan inovatif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana kegiatan, Aji Pangestu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Aji Pangestu

“Kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan pelajar di Kota Pekanbaru. Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan kader-kader OSIS yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, interaktif, dan mendapat respon positif dari para peserta maupun pendamping sekolah.

PC PMII Kota Pekanbaru berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter kepemimpinan pelajar yang kuat, visioner, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Legenda “Seri Bulan, Bujing Sambilan Jogi” di Gua Pastap

    Legenda “Seri Bulan, Bujing Sambilan Jogi” di Gua Pastap

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan kembali: Askolani Nasution ……………… Cerita ini saya tulis dari kesaksian sesepuh desa di lokasi Gua Pastap, tanggal 6 Desember 2021. Ketika itu saya membawa peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Dr Obing Katubi dan Tim Literasi dari UMTS. Belum pernah dipublikasikan secara luas. (Askolani Nasution) ………………. Tersebutlah di sebuah luat Tangga Bosi, […]

  • 49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sebanyak 49 rumah di Desa Tagilang Julu Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal wajib direlokasi pasca banjir. Itu dikatakan  Camat Muara Batang Gadis, Sahrul Matondang, Kamis (18/10/2018). Rumah wajib relokasi itu diharuskan karena berada di sepanjang jalur rawan banjir yang berasal dari arus Sungai Tagilang. Banjir melanda pemukiman desa […]

  • Covid-19 dan Kesadaran Bersama

    Covid-19 dan Kesadaran Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Ringkas : Atika Azmi Utammi Nasution Covid 19 merupakan musibah yang tak terbendung penyebarannya hingga saat ini. Statusnya pun dinaikkan oleh World Health Organisation (WHO) dari epidemi menjadi pandemi. Pandemi adalah penyebaran virus atau penyakit yang mendunia. Namun, ada satu kekosongan yang mungkin luput dari pandangan bersama. Vaksin penawar Covid-19 per akhir Maret 2020 […]

  • Pemkab Madina Tingkatkan Pengelolaan Pasar

    Pemkab Madina Tingkatkan Pengelolaan Pasar

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Agar mampu menyumbang pada pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Mandailing Natal (Madina) akan meningkatkan pengelolaan Pusat Pasar Panyabungan dan pasar-pasar tradisional lainnya di daerah itu. “Secara perlahan kita akan terus melakukan penataan dan meningkatkan pengelolaan pasar-pasar tradisional di Madina sehingga mampu menghasilkan PAD dari penerimaan retribusi yang ditetapkan. Sebab selama ini, karena kurang maksimalnya […]

  • Oji Atas Bertekad Perjuangkan Saparuddin Haji

    Oji Atas Bertekad Perjuangkan Saparuddin Haji

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tidak lama lagi, 9 Desember 2015 akan tiba. Masyarakat yang sudah memiliki hak untuk memilih, dapat menggunakan hak pilihnya untuk memberikan percayakan Paslon yang benar-benar memiliki jiwa pemimpin dan bertanggung jawab, agar Mandailing Natal lebih baik. Ketiga Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati dari putra terbaik Mandailing Natal itu dapat […]

expand_less