Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Sumut resah isu penculikan anak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan.

Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati.

SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk semua. Diumumkan kepada Anda, ada penculikan anak, dewasa, orangtua sudah sampai di Penyabungan.”

Selanjutnya, “Sudah dapat empat anak yang diambil bagian dalam tubuh terutama mata dan jantung. Penculiknya baru tertangkap dua orang.”

Kemudian, “Masih ada 148 orang yang diculik. Semua berita ini kenyataan, tolong bantuan kerja sama, waspadailah mobil APV Abu-abu bernomor polisi B 18xx.”

Sms itu beredar ke ponsel sejumlah warga dari sumber yang mengaku Slamet Riady. Sejumlah orangtua yang ditemui mengaku resah akibat merebaknya isu melalui SMS tentang aksi penculikan tersebut.

Nur Ainun, warga Garu II Gang Melur, misalnya, salah seorang menerima SMS, mengatakan bagaimana tidak resah dan khawatir saat membaca SMStersebut, organ si buah hati kita diambil dengan pihak yang tak bertanggung jawab.

“Organ tubuh itu bakal dijual keluar negeri dengan harga miliaran rupiah,” ujar ibu tiga anak ini, tadi malam, seraya menambahkan kekhawatiran ini diperparah karena dia harus menjaga ketiga anak sendirian karena suaminya bekerja di luar kota.

Lain halnya Erna, warga Jalan Letda Sujono Pasar X, mengaku juga mendengar kabar di Percut ada penculikan organ anak, dan hal itu membuat khawatir dengan anak semata wayang yang masih balita, ditambah lagi dengan SMS diterima dari tetangga membuat takut dan ekstra hati-hati.

“Kami berharap polisi cepat menangkap pelakunya dan jangan sampai setelah ada korban baru bergerak,” ujarnya.

Menurut warga, modus penculikan yang tergolong baru ini mengambil organ tubuh korban serta menjualnya ke luar negeri dan lebih sadisnya korban dibunuh dan dibuang sembarang tempat.

Menanggapi tindakan ini, ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut, Zahrin Piliang, meminta polisi segera mengusut siapa penyebar isu itu lewat SMS, karena telah meresahkan masyarakat luas.

Menurut Zahrin, benar atau tidak, pelaku penculikan anak telah berulang kali terjadi, khususnya di Medan dengan berbagai modus. Bisa saja SMS ini juga benar. Kasus penculikan anak terjadi di Medan dan korbannya belum ditemukan, salah satunya pada tahun 2008 menimpa kepada Ulfa berusia tiga tahun lima bulan.

Sumber :Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    Lusa, Polda Akan Periksa Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penyidik Subdit 2 Harda-Bangtah Direktorat Reskrimum Polda Sumut menjadwalkan, Rabu lusa kembali memeriksa Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution terkait kasus dugaan penipuan uang kepada H. Tajuddin Pardosi warga Hutabargot. “Rabu pekan depan, penyidik menjadwalkan pemanggilan Bupati Madina Dahlan Nasution,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, pekan lalu seperti dilansir […]

  • Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) berkomitmen melanjutkan keberhasilan Pemkab Madina dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan ini menjadi program prioritas seperti tertuang dalam poin […]

  • PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Sumut dan Gubernur Sumut, Erry Nuradi masih menjadi penonton yang budiman di tengah derita warga Desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Batang Natal, Madina soal polemik kebun plasma sawit dari pihak PT. PSU. Derita lainnya, terkait lahan warga yang dirusak PT. Perkebunan Sumatera Utara yang hingga kini […]

  • Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Sungai aek nabontar di kawasan taman nasional batang gadis ( TNBG ), Desa Batahan Kotanopan menjadi salah satu lokasi aktifitas tambang emas ilegal di Wilayah hukum Polsek Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Lokasi itu pun sempat dirazia petugas dari TNBG. Meski aktifitas penambangan dengan menggunakan alat berat sempat […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

  • Manto Apresiasi Pidato Bupati Madina Bahwa Pers Mitra Pemerintah

    Manto Apresiasi Pidato Bupati Madina Bahwa Pers Mitra Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pidato Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang menekankan bahwa wartawan adalah mitra pemerintah daerah, mendapat apresiasi positif dari kalangan media massa. Pidato itu disampaikan bupati di luar teks di pelantikan Gozali Pulungan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) di gedung Serbaguna, Panyabungan, Selasa (1/10/2019). Bupati menyatakan bahwa media massa dan wartawan adalah […]

expand_less