Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dua Pembunuh Wartawan Ditangkap, 4 Lainnya Buron

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
  • print Cetak

Dua tersangka pembunuh wartawan di Labuhanbatu.

 

LABUHANBATU (Mandailing Online) Dua dari 6 tersangka pembunuh dua wartawan di Labuhanbatu, Sumut ditangkap Polres Labuhanbatu, Selasa (5/11/2019).

Keduanya ditangkap di Kecamatan Panai Hilir sekira pukul 01.30 WIB.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darajot mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial VS (49) dan SH. Keduanya warga Dusun VI Sei siali, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Labuhan Batu.

“Kedua pelaku diketahui memukul korban dengan menggunakan kayu bulat sepanjang satu meter dan memasukkan mayat korban ke dalam parit di kawasan kebun kelapa sawit KSU Amelia,” kata Agus.

Menurut Agus, 4 pelaku lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi, yakni JS, S alias PR, M dan P.

“Berdasarkan keterangan pelaku, mereka membunuh kedua korban karena dendam terkait dengan lahan di kebun sawit KSU Amelia,” katanya.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor Honda Revo hitam BK 5185 VAB.

“Pelaku akan kita jerat dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” ucapnya.

Peristiwa pembunuhan dua wartawan merangkap LSM di Labuhanbatu itu terjadi pekan lalu. Kedua korban bernama Maraden Sianipar (55), warga jalan Gajah Mada, Rantauprapat dan Martua P Siregar alias Sanjai, warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir.

Kedua korban ditemukan tewas di dalam parit belakang gudang kontainer milik PT SAB/KSU Amelia, yang berada di Dusun VI Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Jasad Maraden Sianipar ditemukan pihak kepolisian pada Rabu (30/10) sore, di dalam parit sudah tidak beryawa, dengan kondisi sejumlah luka pada bagian kepala, mulut dan tangan kiri putus.

Sementara, jasad Martua P Siregar ditemukan pada Kamis, (31/10) pagi sekitar pukul 10.00 wib. Jasadnya ditemukan sekitar 200 meter dari jasad Maraden Sianipar, di kawasan belakang gudang kontainer milik perusahaan tersebut.

Kondisi jasad Martua P Siregar pun, tidak jauh berbeda dengan Maraden Sianipar, ditubuhnya ditemukan penuh luka bacok pada perut, kepala, punggung dan bagian tubuh lainnya.

Kedua korban yakni, Martua P Siregar alias Sanjai (48) dan rekannya Maraden Sianipar (55), sedang berjuang menangani kasus lahan di tanah negara eks PT SAB / KSU Amalia, Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir.

 

Sumber : iNews / Taslabnews

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STRATEGI INTEGRATIF PEMULIHAN LINGKUNGAN, KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT   Oleh : Rahmad Daulay   PROLOG Hutan gundul di Indonesia telah berkembang dari sekadar persoalan lingkungan menjadi krisis multi dimensi yang mempengaruhi ketahanan air, ketahanan pangan, stabilitas ekonomi pedesaan dan keselamatan masyarakat. Deforestasi akibat pembalakan liar, alih fungsi lahan tak terkendali, kebakaran hutan serta […]

  • UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – UPTD Puskesmas Longat menggelar lokakarya mini bulanan Lintas Program di tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Acara ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai bidang dan dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) dr. Melvariani. Melva mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas yang […]

  • (Melawan Lupa) TRAGEDI SUMATERA TIMUR 1946

    (Melawan Lupa) TRAGEDI SUMATERA TIMUR 1946

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M Muhar Omtatok   Revolusi Sosial Sumatera Timur disebut oleh sebagian sumber merupakan gerakan sosial di Sumatera Utara Bagian Timur, terhadap penguasa Kesultanan dan Kerajaan Melayu yang mencapai puncaknya pada bulan Maret 1946. Masih menurut sebagian sumber, Revolusi ini dipicu oleh gerakan kaum komunis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan dengan alasan anti feodalisme. […]

  • Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pencabutan IUP (izin Usaha Pertambangan) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) oleh Bupati Mandailing Natal (Madina), Selasa malam (9/12), pihak PT.SMGP masih mengkaji langkah-langkah yang akan ditempuh. Manager Sustainability PT SMGP, Rani Djandam yang dikonfirmasi Rabu (10/12) melalui telefon seluler mengatakan bahwa pihaknya sekarang ini sedang melakukan koordinasi […]

  • Lubuk Larangan di Madina Ikon Wisata Tahunan

    Lubuk Larangan di Madina Ikon Wisata Tahunan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lubuk Larangan diberbagai sungai di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dibuka setiap hari Raya Idul Fitri bisa dijadikan sebagai ikon wisata tahunan, terutama bagi mereka yang mudik dari tanah rantau. Tokoh pemuda Mandailing Julu, Lokot Husda Lubis S.Ag, Selasa (12/8/2014) mengatakan, hampir seluruh kecamatan di Madina memiliki lubuk larangan. “Lubuk larangan […]

  • Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Keputusan berpasangan dengan Saipullah Nasution untuk mengarungi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 lahir dari pertimbangan dan dukungan banyak pihak, termasuk Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution. Hal itu diungkapkan calon wakil bupati Atika Azmi Utammi Nasution usai menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu […]

expand_less