Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kapolres Diinstruksikan Berkantor di Polsek Tiap Jumat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Medan,

Setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro sangat mendukung dan menyambut baik dilaksanakannya acara silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan di Tiara Convention Hall, Senin (26/09/2011) malam.

“Silaturahmi ini sangat tepat, sebab semua komponen agama yang ada di Kota Medan berkumpul. Kemudian, kita coba memberikan masukan tentang langkah-langkah apa yang akan mereka ambil untuk mengantisipasi teror bom. Jika semua umat beragama mengikuti dan menjalankan agamanya masing-masing dengan baik, maka bom bunuh diri tidak akan  terjadi,” kata Kapolda.

Dalam acara yang turut dihadiri Walikota Medan Rahudman Harahap, Sekda Syaiful Bahri Lubis, Kajari Medan Raja Nafrizal, Muspida Plus serta tokoh agama dari semua agama yang ada di kota ini, Kapolda menegaskan agama mana pun pasti melarang umatnya melakukan bom bunuh diri.

“Untuk itulah kita minta kepada semua tokoh-tokoh agama di Kota Medan untuk memberi arahan kepada umatnya masing-masing sehingga tidak mudah terpancing dan terpengaruh dengan ajakan sesat. Jika itu dilakukan, saya yakin suasana Kota Medan yang saat ini sudah kondusif akan tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Pasca bom bunuh diri di Solo, aparat kepolisian kini telah melakukan pengamanan di ruamh-rumah ibadah. Selain itu, jelas Kapolda, pihaknya kini pro aktif menjemput bola. Artinya, Kapolresta Medan dan Walikota sudah mendatangi tokoh agama dan masyarakat. Selain itu juga mendatangi pesantren-pesantren untuk menyampaikan arahan agar tidak mudah terpancing maupun terprovokasi dengan ajakan-ajakan sesat.

“Tidak ada namanya jihad dalam Islam dengan melakukan bom bunuh diri.  Jihad itu hanya dilakukan untuk jalan agama,” jelasnya.

Kapolda selanjutnya meminta kepada seluruh Kapolres untuk setiap Jumat berkantor di polsek-polsek yang berada di wilayah hukumnya. Sebab, polsek merupakan ujung tombak paling terdepan. Dengan demikian akan diketahui kondisi apa yang tengah terjadi di wilayah tersebut. Jika pun terjadi sesuatu dengan cepat bisa terdeteksi.

Kepada para pendeta, Kapolda minta untuk memberi pengertian kepada para jemaatnya agar tidak membawa tas besar-besar ketika melaksanakan kebaktian di gereja. Disarankannya, cukup bawa tas kecil yang isinya bisa memuat alkitab guna memudahkan pihaknya dalam melakukan pengawasan.

“Selama ini kita melihat banyak jemaat yang mengikuti kebaktian di gereja dengan membawa tas-tas besar. Malah ada yang membawa ransel. Tentunya itu akan menyulitkan kita untuk mengetahui apa isi dalam tas tersebut. Untuk itu saya minta kepada para pendeta untuk mengimbau jemaatnya supaya membawa tas kecil saja,” harapnya.

Di ujung arahannya, Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga Kota Medan dari teror bom. Di samping itu berharap agar pertemuan dengan tokoh-tokoh agama ini harus rutin dilaksanakan minimal sekali dalam sebulan. Pertemuan itu tidak harus dilaksanakan di hotel-hotel.  “Pertemuan ini bisa dilakukan di masjid, gereja, kuil maupun vihara,” sarannya.

Sementara itu Walikota Medan Rahudman Harahap dalam sambutannya mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya teror bom di kota ini  bukan hanya tanggungjawab aparat keamanan semata tetapi tanggung jawab seluruh lapisan, termasuk tokoh-tokoh agama. Untuk itu harus tercipta kebersamaan yang dibangun melalui silaturahmi.

Menurut Walikota, kebersamaan itu selama ini sudah terjalin dengan baik berkat kerjasama antar tokoh agama yang tergabung dalam FKUB. Dengan FKUB ini seluruh umat beragama yang ada  di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini hidup saling berdampingan, menghormati dan damai.

“Untuk menjaga kekondusifan ini, FKUB juga telah memberikan pelatihan kepada relawannya sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat yang hidup dalam keanekaragaman baik suku maupun agama ini untuk tetap hidup saling rukun dan damai,” jujar Walikota. (BS-024)

Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

    Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panda – Akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda perairan Pantai Barat Sumatera Utara sejak 3 tahun terakhir, menyebabkan produksi penangkapan ikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga tidak stabil atau kembali merosot. Jika pada tahun 2012 lalu, total produksi/pendaratan ikan mampu mencapai 38.290 ton, kemudian turun menjadi 34.573 ton pada tahun 2012, lalu tahun […]

  • Dana PSKS Se-Tabagsel Cair Hari Ini

    Dana PSKS Se-Tabagsel Cair Hari Ini

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

     P Sidimpuan – Mulai hari ini, Senin (24/11), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel (Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapsel, Palas, Paluta dan Madina), sudah bisa mencairkan dana kompensasi pasca kenaikan harga BBM yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos setempat. Kepala Kantor Pos Besar Kota Padangsidimpuan Rachmady Sirait didampingi Ketua […]

  • Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kejadian di RSUD Husni Thamrin di Kecamatan Natal yang belakangan viral gegara  pasien tak dapat pelayanan dari petugas medis saat hendak berobat. Hal tersebut menimbulkan spekulasi tentang diduga adanya indikasi terkait gaji yang tak dibayarkan ataupun hal lainnya yang membuat para petugas enggan bekerja secara disiplin. Dari data yang […]

  • Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, Sumatera Utara, digulung emosi. Kepala Desa (Kades) mereka, Riswan Haedy, yang menghancurkan jalan lingkungan yang dibangun Dinas Perkim pada 2022 senilai Rp147.674.010 kini menjadi beban dimasyarakat. Warga kini diminta membawa 2 batu per orang untuk memperbaiki jalan yang dirusak itu. ” Kades yang merusak, masyarakat […]

  • KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) tidak menerima pendaftaran pasangan calon bupati/wakil bupati Madina dari gabungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Kedua partai ini mengusung nama Ir. Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi yang datang mendaftarkan diri ke KPU Madina, Selasa (28/7). Demikian […]

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 2)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 2)

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kota Multi Etnis Oleh : Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Pusat Kebudayaan Sejarah tamaddun, peradaban, mencatat bahwa sungai adalah sarana peradaban yang tinggi. Sarana itu dimiliki oleh kota Panyabungan yaitu beberapa sungai: Batang Gadis, Aek Pohon, Aek Mata, dan Aek Rantopuran yang mengaliri areal persawahan yang sangat luas di bagian barat Panyabungan. Keadaan alam […]

expand_less