Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Camar Laut Biru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
  • print Cetak

 

Karya: Leli Marito

Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah.

"Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di pantai Wakatobi.

"Sekitar satu jam lagi, nak. Perjalanan masih jauh, tidurlah agar perjalanan terasa lebih singkat," jawab wanita paruh baya itu dengan penuh kasih sambil memegang topi bundarnya agar tak terbang dibawa angin.

Seketika, wajah wanita paruh baya itu berubah menjadi muram dan haru. Sebersik terlintas di pikiranya betapa malangnya anak gadisnya ini. Matanya terpejam sambil mengingat kejadian satu tahun lalu.

1 tahun lalu
"Ibu…!!! Tolooong Clara ibu..ibu..tolong Clara !!!," teriak gadis dengan penuh harap saat badannya disergap tiga pria gagah.

Plaakkk!!! Tamparan mendarat tepat di pipi mulus gadis cantik ini.
"Kamu gak usah ngeyel !!, gak usah dramatis !!, kita lihat saja, apa ibu dan ayahmu benar sayang padamu..!! Jika dua jam lagi mereka tak datang menyelamatkanmu dengan uang 200 juta itu, ya..siap-siaplahh kauu kami bunuh!!," ucap pria hitam berkumis tebal dengan mencolek dan mengelus pipi clara.

"Tolong saya..om..bebaskan saya om," tangis clara mengemis kepada ketiga pria itu. Namun, si pria hitam malah beringas dan memukul kepala Clara hingga pingsan.

3 jam kemudian, Clara terbangun dengan keaadaan tubuh tanpa sehelai benang dengan kepala terbentur pipa besi.

"Tuhan..!!! Apa yang kau lakukan apdaku. Kau tak menyelamatkanku. Tuhan, kau tak adil !" teriak Clara, namun membuat tiga pria itu memukul Clara lagi dan pergi sambil berkata
 "kau..tak berguna, ternyata keluargamau tak sayang padamu".

                                                                   ***
"Anakku, kau begitu malang, kau hancur karena ketidakpedulian kami. Ibu menyesal mengabaikanmu dulu," ucap ibu Clara dengan menangis tersendu-sendu.

 

Biodata:
Leli Marito adalah pelajar SMA Negeri 1 Siabu, kelas 2 IPA. Tinggal di Bonan Dolok, Siabu, Mandailing Natal.
 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Liputan versi Pembaca November 2010 Memang benar dan saya akui itu. Karena itu setiap tahunnya selalu kita evaluasi dan perbaiki celahnya. Namun pusat tak bisa bergerak lebih karena adanya otonomi daerah. Meski kita menerapkan sistem komputerisasi tapi permainan di bawah juga makin canggih. Anehnya, ketika masalah muncul justru pusat yang disalahkan. NADA prihatin itu disampaikan […]

  • 3 Bocah Hanyut di Sungai Batang Gadis, 1 Ditemukan Meninggal, 1 Selamat dan 1 Menghilang

    3 Bocah Hanyut di Sungai Batang Gadis, 1 Ditemukan Meninggal, 1 Selamat dan 1 Menghilang

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN- ( Mandailing Online)  – 3 orang bocah perempuan pelajar kelas 4 dan 6 SD bernama Wardah dan Naslah serta Wardiah warga Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) siang tadi 10.30 wib hanyut terbawa arus Sungai Batang Gadis saat sedang bermain di sungai. 1 diantaranya ditemukan meninggal dunia, 1 selamat dan satu lagi […]

  • Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perlunya dukungan pemerintah daerah dalam upaya pengembangan dan peningkatan kuantitas maupun kualitas Kopi Mandailing tidak bisa lagi ditawar-tawar. Hal itu disampaikan salah satu pengusaha yang bergerak di bidang Kopi Mandailing Palit Hanafi Lubis usai menerima sertifikat nilai (cupping score) dari panitia Jogja Coffee Week (JCW). “Dengan persiapan apa adanya sudah bisa […]

  • 2 Rumah Di Kotanopan Tertimpa Longsor

    2 Rumah Di Kotanopan Tertimpa Longsor

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Dua rumah tertimpa longsor di desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Kamis malam (26/11). Tidak ada korban jiwa di peristiwa itu. Bagian belakang kedua rumah tersebut hancur ditimpa material tanah menyebabkan peralatan elektronik dan rumah tangga lainya rusak. Informasi yang dihimpun, Jum’at (27/11), kedua rumah nahas ini milik Kotan Nauli Daulay (65), dan […]

  • 207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina. Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina. […]

  • SMSI Madina Qurban 2 Ekor Kambing

    SMSI Madina Qurban 2 Ekor Kambing

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Hari raya Idul Adha 1444 Hujriah. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) qurban dua ekor Kambing. Pemotongan hewan qurban ini dilaksanakan di halaman kantor SMSI Madina, di Perumahan Cemara Madina, Kamis (29/06/2023). Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis, menyampaikan ucapan syukur atas terlaksananya pemotongan hewan qurban SMSI ini. […]

expand_less