Kamis, 5 Nov 2026
light_mode

Target 11 Ton Gabah di Siabu. Sulhan Nasution : PM-AAS Bupati Perlu Dibuktikan Saat Panen

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • print Cetak

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Janji target produktivitas jumbo dilontarkan di persawahan Kelurahan Siabu. Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution menargetkan teknologi Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) mampu menghasilkan 11 ton gabah per hektare, Kamis (5/11/2026).

Angka itu hampir dua kali lipat dari hasil konvensional yang selama ini hanya 5-7 ton per hektare.

Target tersebut disampaikan Bupati saat tanam perdana padi modern bersama Polbangtan Medan dan 6 Brigade Pangan yang baru saja menerima 34 unit Alsintan.

“PM-AAS diharapkan mampu mempercepat tanam, mengurangi tenaga kerja, dan menekan biaya produksi,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Pengamat Pertanian Sulhan Nasution pada Mandailing Online mengatakan, Klaim ini tentu patut diapresiasi. Namun modernisasi pertanian tidak bisa berhenti di seremoni tanam perdana dan deru mesin canggih.

Ada kata Sulhan Nasution 4 indikator kunci yang harus dibuka secara transparan kepada masyarakat setelah panen nanti. Benarkah mencapai 11 ton GKP/GKG per hektare, atau kembali ke 5-7 ton, kemudian
Berapa total biaya dari olah lahan, benih, pupuk, hingga panen dan Apakah PM-AAS benar-benar lebih murah. Selain itu, berapa HOK (Hari Orang Kerja) yang terpangkas dan terakhir keuntungan Bersih Petani. Ini yang paling penting. Berapa rupiah yang masuk ke kantong petani Siabu setelah dipotong semua biaya.

” Tanpa data ini, PM-AAS hanya akan menjadi proyek percontohan yang indah di foto, tapi miskin manfaat,” kata Sulhan

Hal lain yang tak kalah penting  katanya adalah transparansi Brigade Pangan. Petani harus tahu berapa tarif jasa Alsintan, berapa biaya operasional, perawatan, dan kemana larinya uang sewa alat yang notabene adalah barang bantuan pemerintah.

“Teknologi pertanian modern semestinya tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menekan ongkos produksi dan meningkatkan pendapatan petani,” jelasnya.

Jika tarif Alsintan bantuan masih sama dengan harga pasaran, lalu kata Sulhan, apa bedanya modernisasi dengan bisnis jasa alat.

Pada akhirnya jelas Sulhan, ukuran keberhasilan Bupati Saipullah bukan seberapa banyak mesin yang didatangkan ke Siabu, atau seberapa gagah foto tanam perdana itu. Ukuran keberhasilan yang sebenarnya adalah apakah setelah panen, petani Siabu bisa berkata “Kami lebih untung dengan PM-AAS”.

” Target 11 ton per hektare harus menjadi komitmen kinerja yang terukur. Mari kita kawal bersama hingga musim panen tiba,” tutup Sulhan Nasution yang kerap mengkritisi kebijalan pemerintah terkait pertanian Madina. (*)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bertemu Gubsu

    Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bertemu Gubsu

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bersilaturrahmi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Silaturrahmi berlangsung Kamis pagi (1/8/2019) di rumah kediaman Edy Rahmayadi itu bernuasa santai, penuh tawa, dan saling bernostalgia. Keduanya tercatat sama-sama Akmil (Akademi Militer) Angkatan 1985. Juga sangat akrab sejak di pendidikan sampai sekarang. Menurut […]

  • KPU: Usulan Pilkada Serentak Diundur ke 2016 Sangat Beralasan

    KPU: Usulan Pilkada Serentak Diundur ke 2016 Sangat Beralasan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaksanaan 204 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak pada 2015, diusulkan agar diundur ke tahun 2016. Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, pihaknya siap melaksanakan Pilkada di akhir 2015 termasuk jika diundur ke 2016. "Pada prinsipnya KPU selalu siap melaksanakan kapan pun Pilkada serentak dilaksanakan. Hal penting yang perlu disiapkan adalah […]

  • Polres dan Kadin Siap Kawal Iklim Investasi

    Polres dan Kadin Siap Kawal Iklim Investasi

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Polres Madina menyatakan siap bekerjasama dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) Madina dalam menyelamatkan iklim investasi di wilayah Madina agar investor merasa nyaman menanamkan modal di Madina. Demikian terungkap pada audensi pengurus DPC Kadin Madina dengan Kapolres Madina AKBP Achmad Fauzi Dalimunte SIk di Mapolres Madina, Rabu (8/2). Disebutkan Fauzi bahwa Polri sebagai lembaga institusi […]

  • Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Aktifitas perambahan hutan alias praktek illegal logging di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayau Kabupaten Madina terus saja berlangsung secara terang-terangan dan tanpa memperdulikan, lingkungan, aparat dan masyarakat sekitar. Bahkan aktifitas tersebut juga disinyalir merambah sampai ke hutan lindung yang disulap menjadi perkebunan pribadi. Informasi diperoleh Portibi DNP, dari […]

  • Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Legenda Cerita rakyat Sumatera Utara khususnya Mandailing merupakan cerita rakyat yang jadi kebanggaan daerah, Namun saat ini kondisi lokasi wisata Sampuraga yang berada di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal seperti tak bertuan, padahal ini merupakan asset daerah dan penambahana APBDDaerah bila dikelola dengan baik,(MOL-HOL)

  • FKMJ : Jadikan Mandailing Julu Barometer Pendidikan di Madina

    FKMJ : Jadikan Mandailing Julu Barometer Pendidikan di Madina

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Ketua Forum Komunikasi Mandailing Julu (FKMJ) Daud Batubara,S.Sos menyatakan jika ingin membangun, harus di awali dengan perbaikan pendidikan. Dia juga mengharapkan seluruh pihak di Mandailing Julu berjuang agar kawasan Mandailing Julu menjadi barometer pendidiikan dan motor penggerak untuk meningkatkan pendidikan di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, pekan lalu pada acara pertemuan […]

expand_less