Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ki Dalang Asep S Sunarya Tutup Usia

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
  • print Cetak

BALEENDAHMulih ka jati, mulang ka asal. Telah meninggal dunia maestro dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya karena serangan jantung di RS AL-Ikhsan Baleendah Kabupaten Bandung, kemarin (31/3) pukul 14.20.

Rencananya, jasad almarhum akan dikebumikan di pemakaman keluarga dekat rumahnya di Jalan Giriharja RT 01 RW 01, Kampung Jelekong, Kelurahan Jelokong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, hari ini, pukul 09.00.

Dari pantauan, ribuan pelayat dari berbagai daerah khususnya di wilayah Bandung raya dan sekitarnya terus memadati kediaman dan Padepokan seni dan Budaya Giri harja yang terletak di Jalan Raya Laswi, tepatnya di Kampung Jelekong Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Selain di Padepokan, pelayat juga memenuhi kediaman maestro dalang wayang golek, Asep Sunandar Sunarya (59) di kampung Giriharja RT 01/RW 01 Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Anak kedua Almarhum, Dadan Sunandar Sunarya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruih seluruh media yang sudah membesarkan Abah semasa hidupnya.

Selain itu, ia mewakili keluarga dia mohom maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Jawa Barat, khususnya warga Kabupaten Bandung, jika ad kesalahan Asep baik yang disengaja atau tidak.

“Saya akan meneruskan perjalanan Abah dalam meningkatkan seni dan budaya khususnya wayang golek. Tongkat estafet kesenian wayang golek akan diteruskan sampai akhir hayat, seperti yang dilakukan oleh Abah,” ucapnya.

Almarhum meninggalkan seorang isteri, Nena Hayati dan 14 orang putra putri serta 11 orang cucu. Dua orang putra di antaranya, yakni Dadang Sunadar Sunarya dan Yogaswara menggeluti pedalangan.

Ki dalang Asep Sunandar adalah legendaris wayang golek di Indonesia. Almarhum konsisten pada bidang garapannya sebagai dalang wayang golek. Bupati Bandung H Dadang M Naser yang melayat bersama istrinya Kurnia Dadang Naser mengatakan, memiliki kenangan yang luar biasa dengan almarhum.

“Saya merasa sangat  kehilangan, tapi itulah kehendak Allah kehendak yang maha kuasa. Mudah-mudahan keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran. Saya atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya H Asep Sunandar Sunarya,” ungkap bupati.

Sementara itu sejumlah seniman nasional yang hadir melayat almarhum selih berganti. Artis pop sunda  Nining Meida, pelawak Ki Daus dan  Ohang, serta artispop sunda Doel Sumbang Demikian juga dengan seniman lokasl lainnya Yayan Jatnika, Asep Darso, Ade Batak dan Akew Botak pun turut hadir.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengucapkan belasungkawa melalui akun twitternya di @ridwankamil. Orang nomor satu di Kota Bandung yang akrab disapa Emil ini, menyampaikan rasa dukanya atas kepergian dalang yang identik dengan tokoh si Cepot ini. Di mata Ridwan sendiri, Asep Sunandar merupakan maestro di bidang seni wayang yang layak menjadi panutan.

“Berita duka cita. Telah berpulang Dalang panutan kita semua, Abah Asep Sunandar Sunarya. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” tulis Ridwan. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Terima Gugatan Sukhairi-Atika

    MK Terima Gugatan Sukhairi-Atika

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) –  Permohonan gugatan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution Atika Azmi Utammi Nasution (SUKA) diterima Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan demikian permohonan perkara dengan register nomor : 86/PHP.BUP-XIX/2021 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki tahapan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi dan ahli. Demikian di sampaikan Tim Kuasa Hukum […]

  • Plt. Bupati: Polemik Tambang Rakyat Akibat Kesalahan Pemerintah

    Plt. Bupati: Polemik Tambang Rakyat Akibat Kesalahan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati mengakui, bahwa selama ini pemerintah lah yang salah terkait maraknya tambang rakyat liar serta tidak tertatanya lokasi-lokasi gelondongan emas (galundung) yang menyebar di pemukiman-pemukiman penduduk. Dilema tambang rakyat di Madina selama ini terkait belum adanya penghunjukan WP yang diperlukan bagi tahapan awal bagi proses legalitas usaha tambang mineral maupun […]

  • Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Generasi Sungguh miris dengan berita yang baru-baru ini viral dan kembali mengejutkan publik, tentang adanya konten pornografi di buku pelajaran sekolah. Seperti diberitakan bahwa perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan dari guru di daerah Jawa Barat mengenai adanya tautan situs porno di dalam Buku Pelajaran […]

  • Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution bersama rombongan secara langsung melayat ke rumah duka korban longsor bekas tambang emas di Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu. Kedatangan Bupati ke rumah korban didampingi Kepala Dinas Sosial Dedi Hermansyah, Kepala BPBD Edi Sahlan, Kapolres AKBP Muhammad Reza […]

  • DCS dapil 2 PKB Madina

    DCS dapil 2 PKB Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKB Madina

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

expand_less