Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
  • print Cetak

Bupati Ketika Melayat di Rumah Salah Satu Korban Tanah Longsor/Istimewa.

LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution bersama rombongan secara langsung melayat ke rumah duka korban longsor bekas tambang emas di Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu.

Kedatangan Bupati ke rumah korban didampingi Kepala Dinas Sosial Dedi Hermansyah, Kepala BPBD Edi Sahlan, Kapolres AKBP Muhammad Reza CAS, dan forkopimcam setempat.

Rombongan tidak hanya berhenti di satu tempat, tapi mengunjungi satu per satu rumah korban.

Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi.

“Pemerintah daerah turut berdukacita atas musibah yang terjadi dan berharap agar keluarga bisa bersabar menerima cobaan ini,” katanya, Jumat (29/4).

Bupati Sukhairi menjelaskan, para korban yang tertimbun adalah ibu rumah tangga dan meninggalkan banyak anak.

“Ada yang empat ada yang enam (anak). Kami dari pemerintah sangat prihatin dan mengucapkan turut berdukacita kepada 12 keluarga korban,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, para korban pada Kamis (28/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB melakukan aktivitas mencari butiran-butiran emas secara tradisional atau mendulang di lubang bekas tambang orang lain. Tanpa diduga dinding lubang longsor dan menimbun para korban.

“Tanpa disadari mungkin terjadi longsor dan mereka tertimbun. Barangkali cuma 10 hingga 15 menit, tapi sudah kehabisan oksigen dan meninggal dunia,” jelas Sukhairi.

Kedua belas korban dimakamkan hari ini di pemakan umum masing-masing desa. Sembilan korban merupakan warga Desa Bandar Limabung dan tiga lainnya warga Desa Simpang Bajole.

Bupati Madina menambahkan, Pemerintah Kabupaten Madina sudah berulang kali meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin karena sangat berbaya bagi jiwa dan lingkungan.

Namun hingga hari ini tambang emas liar masih marak. Bupati menduga hal tersebut sangat berkaitan dengan desakan ekonomi.

“Sudah beberapa kali pemerintah Kabupaten Madina, bahkan saya langsung sudah mengimbau masyarakat dan Kapolres juga langsung mengimbau masyarakat untuk menghentikan kegiatan tambang tanpa izin karena kegiatan tersebut sangat berdampak dan beresiko, namun karena ekonomi banyak masyarakat masih melakukan aktivitas tersebut” pungkas Bupati.

Untuk diketahui sebelumnya dikabarkan 12 ibu rumah tangga meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor bekas lubang tambang emas.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Honorer Minta Pengumuman K2 Ditunda

    Forum Honorer Minta Pengumuman K2 Ditunda

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persoalan seputar seleksi CPNS 2013 terus bermunculan. Belum kelar urusan hasil tes CPNS dari jalur umum, kini muncul teriakan dari Forum Honorer Indonesia (FHI). Wadah para tenaga honorer ini malah meminta pemerintah menunda pengumuman hasil tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2). Permintaan tersebut merupakan hasil Rakornas FHI yang digelar di Wisma […]

  • Dahlan Tunjuk Lima BUMN Bangun Transmisi di Sumatera

    Dahlan Tunjuk Lima BUMN Bangun Transmisi di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengutus BUMN Karya untuk membantu PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membangun transmisi dengan kapasitas 500 kilo volt. Selama ini diakui Dahlan bahwa PLN tak akan mampu mengatasi kebutuhan listrik sendirian. Karenanya, Dahlan menunjuk BUMN Karya untuk membantu mengatasi krisis listrik di Sumatera. BUMN Karya itu, […]

  • Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga kemarin (21/5), pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum juga menerima Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan pemakzulan Bupati Karo, Kena Ukur 'Karo Jambi' Surbakti. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Didik Suprayitno menyatakan, meski kemendagri belum menerimanya, tidak lantas dikatakan bahwa Keppres belum terbit. "Bisa saja masih di istana. Kita tunggu […]

  • Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi

    Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Direncanakan akhir tahun 2011 atau tepatnya bulan Desember, tambang emas di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan mulai berproduksi. Demikian Permitting & Government Relation Manager G-Rosurces Martabe, Linda Siahaan kepada Analisa disela-sela kunjungan Bupati H. Syahrul M Pasaribu bersama sejumlah anggota komisi D DPRD SU di tambang mas Bt Toru Kecamatan Batang Toru […]

  • Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Himpunan Pemuda Kreatif Kecamatan Batahan dan PTPN IV Unit Batang Laping Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, bekerja sama mengembangkan budidaya kepiting bakau dan lobster di Kabupaten Madina. “Kerja sama ini merupakan sebagian dari upaya perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat,” sebut Manajer PTPN IV Unit Batang Laping, Kasman, Rabu (25/1) “Ini adalah kepedulian kita terhadap […]

expand_less