Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

Catatan ringkas : Askolani Nasution

Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905.

Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang kerjanya, karena tahu saya dari Mandailing Natal.

Sanusi Pane bersaudara dengan Armijn Pane (Pelopor Angkatan Pujangga Baru dalam sastra Indonesia) dan Lafran Pane (pendiri HMI).

Sanusi Pane lahir di Muara Sipongi karena ayahnya Sutan Pangurabaan Pane, penulis novel “Tolbok Haleon”, ketika itu mengajar di Muara Sipongi.

Sutan Pangurabaan Pane, lulusan Kweekschool Padangsidempuan, belajar bahasa dan mengenal sastra dari membaca buku-buku Willem Iskander, pendiri Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers Tano Bato—cikal-bakal Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers Padangsidempuan.

Kongres Pemuda I dilaksanakan di Batavia tahun 1926. Dalam kongres itu Sanusi Pane pertama sekali mengusulkan untuk menetapkan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Tapi berdebat dengan M. Yamin dan Muhammad Tabrani yang belum setuju dengan usulan itu. Penetapan itu gagal, tetapi kemudian diadopsi lagi dalam Kongres Pemuda II.

Dalam kongres itu, hari kedua tanggal 28 Oktober 1928, usulan Sanusi Pane dua tahun sebelumnya, diakomodir dan ditetapkanlah Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Sanusi Pane

Dan untuk pertama kalinya, Kongres Bahasa Indonesia I dilaksanakan di Medan, tanggal 28 Oktober 1954.

Mengapa di Medan? Karena kota ini semua masyarakat dinilai telah berbahasa Indonesia dengan kaidah-kaidah yang amat sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

Tapi di sini, sekolah-sekolah tidak peduli dengan Bulan Bahasa, bulan lahirnya Bahasa Indonesia. Kecuali sebatas upacara di halaman sekolah sebagai rutinitas. Padahal, di tempat lain di Indonesia, bulan bahasa diperingati dengan berbagai kegiatan dan lomba, berhari-hari lamanya.

Setahu saya, hanya SMA Negeri 1 Natal yang tetap melaksanakan Bulan Bahasa, dan saya harus menyampaikan salut untuk mereka.

Tapi, jangankan peringatan Bulan Bahasa, peringatan lahirnya Willem Iskander saja tidak pernah dilakukan, sementara di Belanda dilakukan besar-besaran. Siapa peduli?

Kita memang bangsa naif. (Askolani Nasution adalah budayawan Mandailing)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir
    Tak Berkategori

    PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PT. Sorikmas Mining yang diwakili oleh Senior comrel officer Hidayat Harahap Selasa (30/4) kemarin memberikan bantuan korban banjir Panyabungan. Bantuan yang berupa 10 sak beras, 10 karton benteng sardines,30 kardus air mineral, dan 30 kardus mie instant ini diserahkan ke Posko Penanganan Bencana Kabupaten Mandailing Natal BPBD Madina Kayu jati Panyabungan yang diterima oleh Paryanti […]

  • BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui dari beberapa indikasi yang terlihat, memang ada kemungkinan perampokan sejumlah toko emas di beberapa kota di Sumut dilakukan oleh kelompok teroris tertentu. Hanya saja indikasi tersebut belum cukup untuk dijadikan bukti untuk mengatakan perampokan toko emas yang terjadi di Pulo Brayan Medan dan di Tembung, Deli Serdang […]

  • Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi VII DPR RI memastikan akan segera memanggil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pihak perusahaan tambang Martabe di Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Hal ini sebagai buntut polemik terkait masalah pembuangan limbah, yang mengakibatkan belum juga beroperasinya tambang tersebut. Padahal sebelumnya, Pemprovsu sendiri telah menawarkan penyelesaian melalui tim advance. “Jadi untuk itu saya […]

  • Kendala dan Peluang Terkait Visi Ekonomi “Dana Desa”

    Kendala dan Peluang Terkait Visi Ekonomi “Dana Desa”

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dilematika program Dana Desa terhadap sektor ekonomi terus menjadi topik bahasan di Mandailing Natal. “Wajar saya kira ketika kita merasa bahwa ‘Dana Desa’ yang diproyeksikan untuk menunjang potensi ekonomi masyarakat, tidak maksimal,” kata Ketua Dewan Pendiri Gerep Institute, Askolani Nasution, Jum’at (7/10/2016) di Simaninggir, Siabu. Dia melihat, setidaknya ada dua persoalan […]

  • Satpol PP Madina dan Polisi Militer Tangkap 11 Pelacur

    Satpol PP Madina dan Polisi Militer Tangkap 11 Pelacur

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 11 pelacur ditangkap dalam satu operasi penggrebekan tempat-tempat maksiat di kota Panyabungan dan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina) oleh Satpol PP dan Polisi Meliter, Jum’at ( 21/11). Kakan Sat Pol-PP Hendra Edi Syaputra kepada wartawan mengatakan para pelacur alias Pekerja Seks Komersil yang berhasil dijaring akan dikirim […]

  • KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SUMBAR (Mandailing Online) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandailing Natal Kelompok 17 laksanakan kegiatan sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan pada siswa MTs Swasta Lubuk Gadang, Nagari Koto, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Rabu, (21/08/2024). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang […]

expand_less