Senin, 20 Apr 2026
light_mode

BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui dari beberapa indikasi yang terlihat, memang ada kemungkinan perampokan sejumlah toko emas di beberapa kota di Sumut dilakukan oleh kelompok teroris tertentu.

Hanya saja indikasi tersebut belum cukup untuk dijadikan bukti untuk mengatakan perampokan toko emas yang terjadi di Pulo Brayan Medan dan di Tembung, Deli Serdang dalam dua pekan terakhir benar dilakukan kelompok teroris.

“Kalau dikatakan mirip ya bisa saja demikian. Tapi saya kira masih terlalu awal untuk melakukan penilaian tersebut. Apalagi saat ini laporan awalnya juga belum lengkap,” ujar Deputi II BNPT Bidang Penindakan, Irjen Pol. Arif Dharmawa, saat dihubungi JPNN Kamis (19/9).

Menurut Arif, kehati-hatian sangat diperlukan untuk melakukan penilaian, karena hal tersebut terkait dengan langkah penindakan yang akan diambil kemudian. Apalagi indikasi perampokan toko emas dengan penggunaan senjata api, diketahui tidak hanya dilakukan oleh kelompok teroris.

Hal tersebut dapat dilihat dari sejumlah peristiwa yang telah diungkap sebelumnya.

“Ingat kejadian di Bogor, itu pelakunya ternyata perampok lintas batas. Jadi tidak ada kaitan dengan kelompok terorisme. Demikian juga dengan peristiwa di Jakarta beberapa waktu lalu, juga demikian. Jadi perlu diungkap terlebih dahulu dan untuk itu dibutuhkan pendalaman kasus,” ujarnya.

Kehati-hatian menurut Arif juga dibutuhkan, sehingga aparat tidak hanya asal tuduh dimana hal tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi rasa takut masyarakat.

Belum lagi kalau tudingan ternyata tidak benar, tentu akan menjadi boomerang karena aparat seolah-olah hanya beropini.

“Jadi sekali lagi masih perlu pendalaman. Kalau cuma mirip-mirip dan kita buru-buru menyatakan itu perbuatan teroris, tentu tidak baik, Nanti dibilang, belum apa-apa selalu mengaitkan dengan teroris,” katanya.

Namun begitu Arif mengaku tidak dapat menyalahkan opini sebagian kalangan, yang seringkali mengait-ngaitkan setiap peristiwa perampokan atau peristiwa lain yang melibatkan penggunaan senjata api, dengan kelompok terorisme.

Hanya saja sebagai institusi negara, pihaknya tentu tidak akan gegabah dalam mengambil tindakan.

“Isu teroris sekarang ini kan sedang top. Kalau terkait dengan senjata api, sebagian kalangan langsung menduganya perbuatan teroris. Belum lagi (mohon maaf) media juga kadang-kadang suka memelintir. Tapi intinya kita tentu akan berupaya dengan segenap kemampuan yang ada,” ujarnya.(jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembersihan APK Caleg Oleh Bawaslu Madina Seolah Tebang Pilih

    Pembersihan APK Caleg Oleh Bawaslu Madina Seolah Tebang Pilih

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Pembersihan alat peraga kampanye ( APK ) Calon Legislatif di Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) seolah tebang pilih, pasalnya sejak pembersihan alat peraga kampanye dilakukan Bawaslu pada Jum’at lewat, masih ada alat peraga kampanye yang tidak disentuh bawaslu yang terpasang di papan iklan Bilboard. Kondisi Alat peraga […]

  • Sudah 5 Cakada Daftar di Partai Golkar Madina

    Sudah 5 Cakada Daftar di Partai Golkar Madina

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terima 5 (Lima) berkas Calon kandidat Pilkada Madina 2024. Pendaftaran dibuka sejak 09 April 2024 Hingga 23 April 2024. Hingga sebelum ditutup pada Rabu, (24/04) 00:00 Dini hari, sudah ada 5 (Lima) Calon Kandidat Pilkada yang menyerahkan berkas calon pendaftaran kepala daerah Madina. […]

  • Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, Bulan puasa selalu mendatangkan pedagang musiman seperti penjual Pakkat. Tradisi berjualan Pakkat di sejumlah pasar tradisonal dan Pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi salah satu objek rezeki bulan sebab makanan tersebut sudah menjadi salah satu menu utama orang berbuka puasa saat berbuka dengan variasi harga Rp4.000 sampai Rp6.000 per batang. “Kita […]

  • Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

    Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Turnamen Mobile Legends Bupati Cup 1 menyatakan e-sport layak disebut sebagai sport (olahraga). Panitia merujuk pada sisi ketekunan, unsur pelatih dan fasilitas. “E-sports ini layak disebut sebagai sport juga karena ini membutuhkan latihan yang tekun, pelatih, dan dukungan semacam fasilitas”, ujar Katua Panitia Tournament Mobile Legends, Andika Ibrahim Nasution dalam […]

  • Polres Madina Akan Lakukan Penyelidikan Peredaran Bahan Kimia Untuk Tambang Emas Ilegal

    Polres Madina Akan Lakukan Penyelidikan Peredaran Bahan Kimia Untuk Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Pasal 23 juncto pasal 9 ( 1 ) undang undang nomor 29 tahun 2008 tentang penggunaan bahan bahan kimia dan larangan penggunaan bahan kimia sebagai senjata kimia jelas diatur. Namun hal ini tidak diindahkan para pelaku pemasok bahan kimia untuk kebutuhan tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Ratusan Gentong/ […]

  • Harimau Serang Hewan Ternak, Sekda Madina Sarankan Siskamling

    Harimau Serang Hewan Ternak, Sekda Madina Sarankan Siskamling

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPA ( Mandailing Online ) bukannya di desak agar BKSDA melakukan penangkapan terhadap harimau yang telah mengancam kehidupan dan menyerang hewan ternak warga desa Gunung Tua MS, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina )  Pemda Madina melalui Camat justru mengintruksikan agar warga mengadakan siskamling di desa dan desa terdekat. “adakan siskamling di […]

expand_less