Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Plt. Bupati: Polemik Tambang Rakyat Akibat Kesalahan Pemerintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati mengakui, bahwa selama ini pemerintah lah yang salah terkait maraknya tambang rakyat liar serta tidak tertatanya lokasi-lokasi gelondongan emas (galundung) yang menyebar di pemukiman-pemukiman penduduk.

Dilema tambang rakyat di Madina selama ini terkait belum adanya penghunjukan WP yang diperlukan bagi tahapan awal bagi proses legalitas usaha tambang mineral maupun logam di suatu kawasan. Tambang rakyat yang banyak tersebar di Madina masih berstatus tambang liar berdampak pada rentannya rakyat yang menambang batuan emas di Madina terjerat hukum pidana.

Penetapan penghunjukan WP untuk pulau Sumatera termasuk di dalamnya penghunjukan WP untuk Madina yang ditetapkan tanggal 26 Pebruari 2014 oleh Kementerian ESDM otomatis memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah menata tambang rakyat agar memiliki legalitas serta penerapan pola tambang sesuai dengan standar penambangan.

Menjawab Mandailing Online, Senin (25/8/2014) Plt Bupati Madina Dahlan Hasan menyatakan bahwa pasca penghunjukan WP ini telah memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan penataan terhadap rakyat penambang yang ada.

Penataan tambang rakyat itu kelak akan memberikan kepastian legalitas bagi para rakyat yang menambang sehingga tak lagi menjadi tambang liar. Penataan secara teknis juga akan otomatis terlaksana sehingga tambang-tambang rakyat akan menerapkan pola menambang yang sesuai dengan standar penambangan.

Plt Bupati juga menyatakan, pemerintah daerah sejauh ini masih mengkaji kemungkinan peluang Perusahaan Daerah Madina untuk memayungi kelompok-kelompok rakyat penambang sebagai upaya pemerintah daerah membina para rakyat penambang yang selama ini ramai di berbagai kawasan di Madina.

Plt Bupati mengakui, bahwa selama ini pemerintah lah yang salah terkait maraknya tambang rakyat liar serta tidak tertatanya lokasi-lokasi gelondongan emas yang menyebar di pemukiman-pemukiman penduduk.

Oleh karenanya, Dahlan Hasan menyatakan dengan adanya WP ini telah memberikan peluang bagi pemerintah daerah malakukan penataan terhadap tambang rakyat agar terpayungi secara hukum dan terbina secara teknis.

Peliput/Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 4 PPP Madina

    DCS Dapil 4 PPP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PPP Madina

  • Polri-Komnas HAM Kerjasama Investigasi Kasus Bima

    Polri-Komnas HAM Kerjasama Investigasi Kasus Bima

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Kepolisian Negara RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan kerjasama investigasi terkait kasus bentrok antara massa pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Sabtu (24/12). “Hasil temuan kami beserta rekomendasinya telah disampaikan kepada Kapolri terkait yang terjadi di pelabuhan Sape, bentuk pelanggaran HAM yang terjadi […]

  • DALIHAN NA TOLU

    DALIHAN NA TOLU

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Hubungan kekerabatan antar individu dalam masyarakat Mandailing tercermin dalam konsep Dalihan Na Tolu. Segala aktivitas sosial budaya indovidu tidak dapat dipisahkan dari ikatan kekerabatan ini. Konsep ini diyakini asli kreasi nenek moyang Mandailing karena tidak ditemukan padanannya dalam budaya manapun. Mereka meyakini bahwa konsep Dalihan na Tolu dapat membentuk […]

  • Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011). Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak […]

  • Aturan Makan dan Minum

    Aturan Makan dan Minum

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dalam tradisi Islam, makan dan minum tak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani akan asupan nutrisi dan gizi. Aktivitas itu di satu sisi juga memiliki dimensi ibadah transendental. Karena itu, ada berbagai macam aturan dan prinsip penting yang harus diperhatikan dan dijaga oleh Muslim saat makan atau minum. Aturan itu seperti dikemukakan pada abad ketujuh dalam Alquran […]

  • Warga Sipirok Desak Pos Lalulintas Ternak Difungsikan

    Warga Sipirok Desak Pos Lalulintas Ternak Difungsikan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Baru Direhab Sudah Dipenuhi Semak Belukar SIPIROK- Pos Lalulintas ternak yang baru direhab beberapa bulan lalu, kini sudah dipenuhi semak belukar, karena tak difungsikan. Gedung di Jalan Raya Sipirok-Padangsidimpuan, Lingkungan Hutaraja, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu, seakan jadi proyek pemubaziran uang saja.Warga mendesak agar bangunan tersebut segera difungsikan. Seperti diungkapkan Faisal […]

expand_less