Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Insiden Batangtoru karena polisi kaku

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
  • print Cetak


MEDAN, (MO)– Penyebab terjadinya bentrok antara ratusan warga Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan ratusan aparat kepolisian terkait penolakan warga terhadap pemasangan pipa pembuanganb air sisa (limbah) PT Agincourt Resourcer (AR) kesungai Batangtoru karena kepolisian menggunakan pengamanan berdasarkan legal formal.

“Pihak kepolisian melakukan pengamanan berdasarkan legal formal yakni berdasarkan peraturan saja bukan berdasarkan bukan berdasarka pendekatan dengan masyarakat,” kata Wakil Komisi A DPRD Sumut, Syamsul Hilal kepada Waspada Online, hari ini.

yamsul menambahkan kalau Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) menjalankan tugas bukan berdasarkan kondisi masyarakat tetapi berdasarkan keinginan investor yang ada di daerah tersebut. “Kapolres lebih patuh terhadap kepentingan kaum pemodal (capital),” tambahnya.

Dia menilai warga kalau marah dalam konflik ini merupakan hal yang wajar mengingat pencaharian mereka terus diganggu.

“Lahan yang menjadi sumber pencaharian mereka dijadikan areal pertambangann hal ini membatasi pencaharian mereka dan dijadikan sebagai buruh kasar,” tegasnya.

Selain itu, Sungai Batangtoru itu merupakan kehidupan mereka walapun di katakan limbah tersebut bersih akan tetapi itu tidak ada yang menjamin. “Dibilang limbah bersih siapa yang percaya, itu sering menjadi akal-akalan,” tegas Syamsul.

Dia menyarankan agar Bupati, Kapolsek, Tokoh Masyarakat dan masyarakat Batangtoru melakukan koordinasi tanpa ada interpensi yang dilakukan kepada warga.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan antar petugas kepolisian dengan warga Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan yang memprotes PT Agincourt Resources yang terkesan memaksakan penanaman pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan ke sungai Batangtoru dengan pengawalan ratusan aparat kepolisian.

Akibat amuk warga tersebut, sebanyak 37 orang yang tergabung dari Kelurahan Ampolu, Kelurahan Muara Manompas, Kelurahan Muara Hutaraja, Desa Muara Opu, Desa Simarlelan, Desa Pardamean, Desa Teraping Raya dan Desa Bandar Hapinis Kecamatan Muara Batang Toru diamankan petugas kepolisian karena diduga terlibat aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan Kantor Camat Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berikut mobil yang sedang parkir.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMP Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madina 8-9 %

    KMP Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madina 8-9 %

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI – (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution optimis Koperasi Merah Putih bisa ikut mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 hingga 9 persen yang dicanangkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Madina. Itu apabila Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan di Madina terpacu secara maksimal. “Maka, penting […]

  • Warga Kurang Mampu, Janda dan Lansia di Huta Lombang Lubis Terima Jatah BLT DD Tahap II

    Warga Kurang Mampu, Janda dan Lansia di Huta Lombang Lubis Terima Jatah BLT DD Tahap II

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Bantuan berupa uang tunai itu dibagikan kepada warga desa sesuai dengan yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). ada 46 warga Desa Huta Lombang Lubis Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terdaftar dan hari ini senin 17/7/2023 menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II tahun 2023. Abdul Haris Lubis […]

  • Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madina periode 2022-2025 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Sabtu (17/9/2022). Adapun yang dilantik sebagai pengurus adalah Ketua dr. Syafran Halim Harahap, Sp.PD, Finasim, Wakil ketua I […]

  • Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menekankan kepada semua pihak agar tahapan pembangunan bandara Madina tidak melorot lagi dari yang dijadwalkan. Apabila ada lagi kendala harus dituntaskan dengan segera dan baik, dan jika tak ada kendala agar proses pelaksanaan pembangunan bandara segera dilaksanakan. Itu ditegaskan Hidayat Batubara ketika meninjau areal lahan […]

  • Kader Ulama Perempuan, Jadi Solusi Kesejahteraan Hakiki?

    Kader Ulama Perempuan, Jadi Solusi Kesejahteraan Hakiki?

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani,S.Pd.I Guru tinggal di Medan Topik mengenai perempuan dan anak selalu jadi perhatian dan hangat untuk diperbincangkan, salah satunya pemberdayaan perempuan. Di dalam sistem kapitalis segala aspek diincar untuk diberdayakan, begitupun perlindungan anak yang tak kunjung habisnya. Namun dengan begitu, masalah yang dihadapi perempuan baik persoalan keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga persoalan kekerasan […]

  • Full Mother Adalah Cita-cita Kartini

    Full Mother Adalah Cita-cita Kartini

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Seorang perempuan ketika menikah tentu harus memahami niatannya adalah untuk mencetak dan menyiapkan generasi unggul yang dilahirkannya. Inilah cita-cita terbesar yang mulia pada seorang perempuan menurut syariah. Menjadi seorang ummun. Menjadi seorang ummun itu sangat dibutuhkan ilmu yang mumpuni dalam  urusan keperempuanan. Misalnya ilmu tentang cara mendidik […]

expand_less