Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
  • print Cetak

Mereka yang berkurban bisa memercayakan penyembelihan kurban dan distribusi daging ke lembaga zakat.

Berkurban atau akikah terlebih dahulu? Pertanyaan ini kerap terlintas di benak kebanyakan umat. Pimpinan Yayasan Annurmaniyah, Jakarta Barat, Hj Nurma Nugraha MA mengatakan, merujuk pada Mazhab Syafi’i dan Ahmad, lebih baik mendahulukan akikah, kemudian kurban.

Sebenarnya, kewajiban akikah, kata perempuan yang dikenal sebagai pendakwah itu, ada di pundak orang tua. Akan tetapi, jika orang tuanya tidak mampu maka bila si anak telah mempunyai kelapangan rezeki, dapat melaksanakan sunah akikah itu sendiri.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya akikah tidak dapat digabung dengan berkurban. Orang yang membeli hewan untuk akikah harus membeli satu hewan lagi untuk berkurban jika dilakukan pada Hari Raya Idul Adha. Terkait waktu pelaksanaannya, akikah tidak terbatas.

“Bisa kapan saja,” katanya. Tetapi, kurban hanya boleh dilaksanakan pada Dzulhijjah. Sejak usai shalat Idul Adha hingga hari Tasyriq, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, bersamaan dengan jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah.

Memang, soal teknis penyembelihan, kata Nurma, sesuai dengan hadis dari Aisyah RA, “Wahai Fatimah, bangunlah dan saksikanlah kurbanmu,” maka penyembelihan hewan kurban harus disaksikan sendiri oleh pemiliknya.

Namun, pada masa sekarang orang yang berkurban dapat menyerahkan kurbannya kepada orang yang amanah, dalam hal ini lembaga amil zakat.
Saat ini, banyak lembaga zakat yang dapat membantu mereka untuk menyalurkan kurbannya kepada yang lebih berhak.

Selanjutnya, Nurma menjelaskan, hendaknya dipasang niat terlebih dahulu,. Karena, inti berkurban adalah ketakwaan.

Ia pun mengutip ayat berikut, “Tidaklah darah dan daging hewan kurban itu sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan yang sampai kepada-Nya,” (QS al-Hajj [22]: 37).

Adapun syarat diterimanya hewan kurban oleh Allah SWT ialah menggunakan harta yang halal saat membeli hewan kurban tersebut. Kedua, dikerjakan pada waktunya saat Hari Raya Idul Adha dan tiga hari Tasyriq.

Ketiga, harus dilakukan dengan ikhlas. Keempat, menggunakan hewan yang cukup umur, besarnya, sehat, dan tidak cacat. Hewan tersebut berupa sapi, kambing, domba, kerbau atau unta.

Selain itu, Ustaz Najmuddin Shiddin berpendapat berkurban lebih utama dibandingkan akikah. Hal itu karena berkurban disebut beberapa kali dalam Alquran. Sedangkan, akikah hanya sebagai bentuk rasa syukur yang hanya terdapat dalam hadis saja.

Karena itu pula, niat akikah dan kurban tidak boleh digabungkan. Soal teknis penyembelihan dan distribusi hewan kurban, ia menyarankan agar melibatkan lembaga amil zakat. “Mereka memiliki data mustahik yang lebih banyak,” katanya. Sehingga, tercapai pemerataan pembagian daging kurban.

Soal apa saja syarat diterimanya kurban, Ustaz Abi Makki mengatakan, hewan kurban yang disembelih merupakan hewan peliharaan, bukan hewan tangkapan dari hutan.

Hewan tersebut harus sehat dan tidak sakit. Pendistribusian daging sebaiknya merupakan daging mentah. Karena, hak mereka daging tersebut akan dimasak atau dijual kembali.

Ini berbeda dengan akikah yang distribusinya dilakukan dengan dimasak terlebih dahulu. Sehingga, mereka yang menerima dapat segera menikmatinya tanpa menyusahkan untuk memasak lagi.

Karena, akikah merupakan wujud rasa syukur atas lahirnya seorang anak. Dengan membagi matang berarti berbagi kesenangan dan memudahkan mereka.(republika.co.id)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil1 PDIP Madina

    DCS Dapil1 PDIP Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Demokrasi Indonesia dan Perjuangan ( PDI Perjuangan ) Dapil 1 Madina

  • Pemkab Madina Masih Verifikasi Dana TT untuk Relokasi Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab Madina Masih Verifikasi Dana TT untuk Relokasi Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) sejauh ini masih memverifikasi poin-poin pembiayaan dari pos anggaran Dana Tak Terduga untuk pengerjaan relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu dikatakan Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Muktar Afandi Lubis menjawab Mandailing Online via telefon selular, Selasa (24/7/2018). Verifikasi itu perlu dilakukan agar pengunaan dana TT untuk […]

  • Indra Muda Unggul di Pilkades Panyabungan Jae Kalahkan Petahana

    Indra Muda Unggul di Pilkades Panyabungan Jae Kalahkan Petahana

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Panyabungan Jae, Mandailing Natal ( Madina ) berlangsung damai, aman dan kondusif. Indra Muda atau lebih akrab disapa Ucok Kolombus terpilih sebagai pemenang. Senin (21/8/2023). Pantauan media ini dilokasi. Dari hasil perhitungan suara yang berlangsung di kantor Kepala Desa Panyabungan Jae, Indra Muda menang unggul […]

  • Tak Ada Kewenangan Pemkab Madina Menempatkan Pegawai di Bandara

    Tak Ada Kewenangan Pemkab Madina Menempatkan Pegawai di Bandara

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) tidak punya wewenang menempatkan pegawai, terlebih membuka lowongan, untuk bekerja di Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Hal itu disampaikan Asisten II pada Setdakab Madina Azhar Hasibuan menanggapi isu yang berkembang bahwa pejabat pemerintah daerah bisa memasukkan pegawai baru ke instansi yang mengurusi […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

    Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) Di bawah ini diberikan beberapa contoh kalimat yang dibentuk dari bahasa daun dengan menggunakan nama daun dan benda-benda lain beserta maknanya menurut daftar di atas. Hepeng sagodang, bulung ni pandan = taringot tu padanta i, godang situtu do rohangku= mengenai janji kita itu, aku berbesar hati. Bulung ni sipabolkas, […]

  • Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Program pendidikan gratis yang sudah berlangsung untuk tingkat SLTA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai protes dari kalangan pesantren. Pasalnya program pasangan Hidayat-Dahlan ini tak mengikutkan pesantren dan Madrastah Aliyah. Pimpinan Pesantren Subulussalam, Kotanopan, Esmin Pulungan, S. Ag menilai Pemkab Madina tidak adil dalam memberlakukan program pendidikan gratis tersebut karena hanya diperuntukkan […]

expand_less