Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
  • print Cetak

Mereka yang berkurban bisa memercayakan penyembelihan kurban dan distribusi daging ke lembaga zakat.

Berkurban atau akikah terlebih dahulu? Pertanyaan ini kerap terlintas di benak kebanyakan umat. Pimpinan Yayasan Annurmaniyah, Jakarta Barat, Hj Nurma Nugraha MA mengatakan, merujuk pada Mazhab Syafi’i dan Ahmad, lebih baik mendahulukan akikah, kemudian kurban.

Sebenarnya, kewajiban akikah, kata perempuan yang dikenal sebagai pendakwah itu, ada di pundak orang tua. Akan tetapi, jika orang tuanya tidak mampu maka bila si anak telah mempunyai kelapangan rezeki, dapat melaksanakan sunah akikah itu sendiri.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya akikah tidak dapat digabung dengan berkurban. Orang yang membeli hewan untuk akikah harus membeli satu hewan lagi untuk berkurban jika dilakukan pada Hari Raya Idul Adha. Terkait waktu pelaksanaannya, akikah tidak terbatas.

“Bisa kapan saja,” katanya. Tetapi, kurban hanya boleh dilaksanakan pada Dzulhijjah. Sejak usai shalat Idul Adha hingga hari Tasyriq, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, bersamaan dengan jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah.

Memang, soal teknis penyembelihan, kata Nurma, sesuai dengan hadis dari Aisyah RA, “Wahai Fatimah, bangunlah dan saksikanlah kurbanmu,” maka penyembelihan hewan kurban harus disaksikan sendiri oleh pemiliknya.

Namun, pada masa sekarang orang yang berkurban dapat menyerahkan kurbannya kepada orang yang amanah, dalam hal ini lembaga amil zakat.
Saat ini, banyak lembaga zakat yang dapat membantu mereka untuk menyalurkan kurbannya kepada yang lebih berhak.

Selanjutnya, Nurma menjelaskan, hendaknya dipasang niat terlebih dahulu,. Karena, inti berkurban adalah ketakwaan.

Ia pun mengutip ayat berikut, “Tidaklah darah dan daging hewan kurban itu sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan yang sampai kepada-Nya,” (QS al-Hajj [22]: 37).

Adapun syarat diterimanya hewan kurban oleh Allah SWT ialah menggunakan harta yang halal saat membeli hewan kurban tersebut. Kedua, dikerjakan pada waktunya saat Hari Raya Idul Adha dan tiga hari Tasyriq.

Ketiga, harus dilakukan dengan ikhlas. Keempat, menggunakan hewan yang cukup umur, besarnya, sehat, dan tidak cacat. Hewan tersebut berupa sapi, kambing, domba, kerbau atau unta.

Selain itu, Ustaz Najmuddin Shiddin berpendapat berkurban lebih utama dibandingkan akikah. Hal itu karena berkurban disebut beberapa kali dalam Alquran. Sedangkan, akikah hanya sebagai bentuk rasa syukur yang hanya terdapat dalam hadis saja.

Karena itu pula, niat akikah dan kurban tidak boleh digabungkan. Soal teknis penyembelihan dan distribusi hewan kurban, ia menyarankan agar melibatkan lembaga amil zakat. “Mereka memiliki data mustahik yang lebih banyak,” katanya. Sehingga, tercapai pemerataan pembagian daging kurban.

Soal apa saja syarat diterimanya kurban, Ustaz Abi Makki mengatakan, hewan kurban yang disembelih merupakan hewan peliharaan, bukan hewan tangkapan dari hutan.

Hewan tersebut harus sehat dan tidak sakit. Pendistribusian daging sebaiknya merupakan daging mentah. Karena, hak mereka daging tersebut akan dimasak atau dijual kembali.

Ini berbeda dengan akikah yang distribusinya dilakukan dengan dimasak terlebih dahulu. Sehingga, mereka yang menerima dapat segera menikmatinya tanpa menyusahkan untuk memasak lagi.

Karena, akikah merupakan wujud rasa syukur atas lahirnya seorang anak. Dengan membagi matang berarti berbagi kesenangan dan memudahkan mereka.(republika.co.id)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bank Sumut diminta menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai agenda kerja prioritas. Sebab, posisi KUR sangat penting dalam pemulihan ekonomi. Itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2021 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut di […]

  • Setoran PAD Disnaker Madina Masih Nol. Ini Biaya Perjalanan Dinasnya Tahun 2024

    Setoran PAD Disnaker Madina Masih Nol. Ini Biaya Perjalanan Dinasnya Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari Data Bapenda, Retribusi tenaga asing Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 belum ada terealisasi. Ada Sekitar 300jt target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disnaker Madina bersumber dari Retribusi Tenaga Asing. Indikator target PAD itu dari data Bapenda yang terhitung sejak Januari hingga bulan November 2024 kemarin. “Belum ada realisasi […]

  • Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Senin (25/10) lalu menetapkan Walikota Medan, Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 Rp1,5 miliar lebih. Namun, hingga kini prosesnya masih terkesan lamban. Pasalnya, sudah 13 hari ditetapkan menjadi tersangka, Kejatisu baru memeriksa 6 orang saksi. […]

  • Pembangkit Listrik Panas Bumi Diusulkan Pindah ke Sitinjak

    Pembangkit Listrik Panas Bumi Diusulkan Pindah ke Sitinjak

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Mandailing Natal diminta mencoba mempertimbangkan pemindahan konsentrasi pembangunan pembangkit listrik panas bumi ke kawasan Sitinjak dan Batang Natal sekitar. Demikian dikatakan tokoh pemuda Panyabungan Selatan, Tan Gozali kepada Mandailing Online, kemarin  di Panyabungan. Alasannya, bahwa di kawasan Sitinjak juga terdapat ditemukan potensi panas bumi yang tak kalah dari potensi […]

  • Pungli Marak di Balai Pengujian Kendaraan

    Pungli Marak di Balai Pengujian Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Pungutan liar (Pungli) resahkan warga yang berurusan di kantor Balai Pengujian Kendran Bermotor Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang. Bahkan sejumlah petugas disana tidak segan-segan meminta uang puluhan kali lipat dari restribusi resmi. Salah satu contoh, untuk memperpanjang speksi angkutan barang jenis Pick Up Panther, pemilik kendaran harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu rupiah. […]

  • Partai NasDem Madina dan Pasangan Calon Bupati/Wakil Hadiri Rakernas

    Partai NasDem Madina dan Pasangan Calon Bupati/Wakil Hadiri Rakernas

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Ketua Partai NasDem Mandailing Natal, H.M Daud Lubis dan Sekretaris Amir Husin Hasibuan bersama pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Dahlan Hasan Nasution/Jakfar Sukhairi Nasution foto bersama di sela acara Rakernas Partai NasDem dan Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (21/9). Pelaksanaan Rakernas ini merupakan ujung perjalanan […]

expand_less