Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh : Nelly, M.Pd
Akademisi dan Pemerhati Masalah Generasi

Sungguh miris dengan berita yang baru-baru ini viral dan kembali mengejutkan publik, tentang adanya konten pornografi di buku pelajaran sekolah. Seperti diberitakan bahwa perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan dari guru di daerah Jawa Barat mengenai adanya tautan situs porno di dalam Buku Pelajaran Sosiologi SMA Kelas XII. Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam keterangan tertulis mengatakan tautan situs yang bermuatan pornografi ditemukan dalam materi di buku sosiologi yang membahas tentang pemberdayaan masyarakat Kampung Naga di Jawa Barat (14/2).

Menurut Satriawan, P2G masih menemukan bahwa situs yang ditautkan di dalam buku resmi siswa tersebut masih ada berisikan konten porno. P2G menduga buku pelajaran yang memuat tautan situs porno tersebut tidak hanya tersebar dan digunakan di wilayah Jawa Barat saja, tapi kemungkinan juga digunakan di daerah lain karena buku itu dijual bebas.  Ya, kejadian ini sangat memprihatinkan, dimana buku pelajaran seharusnya diperuntukkan  untuk mendidik dan memberikan ilmu pemahaman bagi para siswa ini justru akan merusak generasi.

Sangat dikhawatirkan para siswa akan dengan mudah membuka tautan situs yang memuat konten porno jika buku pelajaran sosiologi itu masih digunakan di sekolah. Ini kejadian yang luar biasa di dunia pendidikan tempat ke dua bagi para siswa mendapat mengajaran, pendidikan namun malah tercoreng dengan kasus tersebut.

Ini jelas sangat berbahaya bagi pendidikan dan moral anak bangsa. Apalagi jika peristiwa seperti ini sudah beberapa kali terjadi, yaitu fakta bahwa dalam buku pelajaran siswa/guru terdapat konten yang tidak mendidik sama sekali bahkan merusak pendidikan anak bangsa. Mengapa Dinas setempat dan para guru sampai kecolongan?artinya memang pengawasan dari pusat hingga daerah sangat kurang tentang proses belajar mengajar.

Maka di sini sudah seyogianya ke depan ada perbaikan dalam dunia pendidikan. Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud bisa lebih mengawasi dan memfilter buku-buku pelajaran untuk para siswa serta menginstruksikan semua pihak baik penerbit dan memastikan para guru untuk selektif menggunakan bahan ajar dan mengambil referensi yang tepat dan valid untuk dipakai di sekolah.

Pun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim diharapkan segera menanggapi kasus ini dan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan daerah lainnya untuk menarik buku Sosiologi Kelas XII yang sudah beredar dan digunakan sebagai pendukung pembelajaran siswa.

Peserta didik adalah tunas bangsa penerus estafet pembangunan bangsa, jadi mesti diperhatikan benar-benar baik pendidikannya, tenaga pengajarnya, buku-buku pembelajarannya, dan seluruh perangkat pendidikan agar para siswa mendapat ilmu yang akan mencetak mereka menjadi insan takwa, beriman, cerdas, berahlak dan menjadi garda terdepan memajukan bangsa serta negara.

Hal tersebut sejalan dengan apa yang ada dalam pendidikan Islam. Dalam Islam negara akan sangat bertanggunjawab dalam hal mencerdaskan rakyatnya hingga urusan pendidikan pun gratis.

Seluruh fasilitas sekolah akan dimaksimalkan diberikan negara, kurikulum berbasis pendidikan beraqidah Islam hingga melahirkan output yang tidak saja cerdas secara intelektual, namun beriman, bertakwa dan berkepribadian Islam.

Para guru sangat diperhatikan kesejahteraannya, hingga sejarah mencatat gajih seorang pengajar jika dirupiahkan akan mencapai 42 juta perbulannya. Maka jika saja bangsa ini mau mengambil Islam sebagai  rujukan tentu tak akan didapat karut-marut masalah pendidikan hingga hari ini.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bus Pariwisata Jatuh di Jurang Jalinsum Titik Tambangan

    Bus Pariwisata Jatuh di Jurang Jalinsum Titik Tambangan

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Satu bus pariwisata mengalami kecelakaan di jalur Lintas Tengah Sumatera titik jembatan kecil simpang Angin Barat Lamo, Senin (8/2/2021) sekira pukul 12.15 WIB. Belum diketahui jumlah korban. Juga belum terpastikan penyebab kecelakaan. Lokasi kecelakaan itu berada di perbatasan Desa Muara Mais Jambur dengan Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Mandaililing Natal, Sumut. […]

  • Wisata Pemancingan Tingkalang dan Lumpe di Saba Rodang

    Wisata Pemancingan Tingkalang dan Lumpe di Saba Rodang

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Pemancingan Saba Rodang merupakan salah satu objek wisata pemancingan alami yang memiliki pesona eksotik di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Selain mudah dijangkau, lokasi pemancingan ini menawarkan akses yang mudah, termasuk untuk menangkap ikan langka jenis tingkalang (lele lokal) dan lumpe (sejenis ikan panjang) cukup dengan menggunakan alat tangkap pancing. Pemancingan […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

    Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) Di bawah ini diberikan beberapa contoh kalimat yang dibentuk dari bahasa daun dengan menggunakan nama daun dan benda-benda lain beserta maknanya menurut daftar di atas. Hepeng sagodang, bulung ni pandan = taringot tu padanta i, godang situtu do rohangku= mengenai janji kita itu, aku berbesar hati. Bulung ni sipabolkas, […]

  • Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Miris, banyak sekali terjadi di berbagai daerah pengajuan dispensasi nikah usia dini, dan itu terjadi di berbagai provinsi di negeri ini. Beberapa waktu lalu digemparkan di Ponorogo dimana anak SMP dan SMA mengajukan dispensasi nikah ke KUA setempat dengan alasan mereka telah hamil sebelum menikah. Lantas muncul kembali […]

  • Kadis PU Madina Soal Jembatan Sinunukan : 4 Perusahaan Harus Ikut Membantu Biaya

    Kadis PU Madina Soal Jembatan Sinunukan : 4 Perusahaan Harus Ikut Membantu Biaya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) : Empat perusahaan harus ikut menalangi biaya perbaikan jembatan di kilometer 12 Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal. Keempat perusahaan itu bergerak di perkebunan sawit yakni PT. Gruti, PT. Palmaris, PT. Sago Nauli dan PTPN IV. Hal itu dikatakan  Plt. Kadis PU Madina Syahruddin Nasution, ST yang dilansir Malintang Pos […]

  • SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat penugasan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjalankan tugas gubernur, pascapenahanan Gatot Pudjo Nugroho yang berstatus tersangka kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Setelah menerima pemberitahuan dari KPK, surat sudah kami siapkan. Prinsipnya juga sudah disiapkan. Hari ini […]

expand_less