Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Mantan Kasatpol PP Mulai Diadili

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sidang perdana kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun Anggaran 2009 dengan terdakwa mantan Kasatpol PP Ali Atas Nasution, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Panyabungan, Selasa (14/12/2010), dengan agenda penyampaian tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muttaqin Harahap SH.

Persidangan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan selesai sekitar 13.30 WIB, dipimpin Ketua Majelis Hakim Wendra Rais SH didampingi Hakim Anggota Ade Zulfina SH MHum serta M Zajuri SH. Sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Safaruddin Hasibuan SH.

Dalam tuntutannya, JPU menyampaikan bahwa terdakwa Ali Atas Nasution selaku mantan Kepala Satpol PP Madina telah melanggar tugas dan fungsinya. Disebutkan, terdakwa tidak pernah melakukan pemeriksaan atau opname terhadap kas atau keuangan dan terdakwa menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadi atau orang lain atau turut serta membantu orang lain memperkaya diri sendiri dengan merugikan keuangan Pemkab Madina sebesar Rp 136.225.000.

Muttaqin juga menjelaskan anggaran yang diduga dikorupsi bersumber dari APBD 2009 untuk honorarium pegawai non PNS atau TKS. Awalnya, dana yang dianggarkan Pemkab Madina untuk honorarium TKS sebesar Rp 568 juta. Kemudian dalam penggunaannya, anggaran yang dipertanggungjawabkan berdasarkan SPJ Satpol PP sebesar Rp 547.530.000.

Sedangkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang diterima oleh Kejari Panyabungan Tanggal 18 Oktober 2010, dana yang terealisasi hanya Rp 411.305.000 sehingga Pemkab Madina mengalami kerugian sebesar Rp 136.225.000.

Dalam kasus ini, terdakwa Ali Atas Nasution bekerjasama dengan Bendahara Pengeluaran Satpol PP Yusnilahayati Nasution. Pasalnya dari hasil pemeriksaan terhadap 65 orang saksi, kedua terdakwa terbukti telah menggelapkan anggaran APBD 2009 serta memalsukan dokumen negara.

Usai penyampaian tuntutan, kuasa hukum terdakwa langsung menyampaikan keberatan dan mengajukan eksepsi. Menanggapi hal itu, majelis hakim menerima eksepsi terdakwa dan memberikan waktu selama sepekan. Sidang dilanjutkan pada Selasa (21/12/2010) mendatang agenda penyampaian eksepsi. (BS-026)
Sumber :Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

    Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Usut Tuntas Pemalsuan Dokumen Honorer K-II   PALAS – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Birokrasi (Format Pusi) Kabupaten Palas melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpian cabang Sibuhuan, tepatnya di Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Sibuhuan, Selasa (19/5). Saat itu, pengunjuk rasa meminta kejaksaan mengusut tuntas dugaan adanya permainan […]

  • Meski Terlambat, PU Madina Tenderkan 67 Paket Proyek

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memulai tender proyek fisik sebanyak 67 paket bersumber dana DAU, DAK dan BDB tahun anggaran 2013. Total dana mencapai Rp.57.782.740.000. Proses pelelangan ini tergolong terlambat, dimana seharusnya sebelum Agustus sudah berproses. Keterlambatan diduga akibat proses hukum yang sedang dijalani oleh mantan Plt Kadis […]

  • Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Ketapang Madina pastikan sejumlah pasokan stok pangan komoditi tercukupi Jelang Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). “Berdasarkan pantauan hasil survei pasar dan laporan UPTD Kecamatan, Insya Allah jelang Nataru pasokan bahan komoditi aman,” Kata Taufik Zulhandra Ritonga Kadis Ketapang Melalui Khairul Anwar Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan di […]

  • RAKYAT HANYA MENCARI SESUAP NASI

    RAKYAT HANYA MENCARI SESUAP NASI

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rakyat hanya hanya mencari sesuap nasi untuk anak dan istri. Mereka bukan penjahat, bukan pencuri. Kenapa ditangkap hanya karena menambang emas,” kata tokoh masyarakat Naga Juang, Mangaraja Muda Lubis kepada wartawan. Itu diungkapkannya kepada wartawan ditengah kerumunan ribuan massa yang memblokir jalan negara Lintas Sumatera di titik Desa Jambur Padang Matinggi, […]

  • Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina) tak pernah disentuh layanan medis. Itu karena puskesmas tak ada di desa yang berada di dalam hutan ini. Meski pemerintah daerah telah mengangkat tenaga bidan PTT (Pewagawai Tidak Tetap), pun layanan medis tak jua diperoleh warga, sebab petugas bidan PTT […]

  • Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDINGKAT- Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti […]

expand_less