Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Mantan Kasatpol PP Mulai Diadili

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sidang perdana kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun Anggaran 2009 dengan terdakwa mantan Kasatpol PP Ali Atas Nasution, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Panyabungan, Selasa (14/12/2010), dengan agenda penyampaian tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muttaqin Harahap SH.

Persidangan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan selesai sekitar 13.30 WIB, dipimpin Ketua Majelis Hakim Wendra Rais SH didampingi Hakim Anggota Ade Zulfina SH MHum serta M Zajuri SH. Sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Safaruddin Hasibuan SH.

Dalam tuntutannya, JPU menyampaikan bahwa terdakwa Ali Atas Nasution selaku mantan Kepala Satpol PP Madina telah melanggar tugas dan fungsinya. Disebutkan, terdakwa tidak pernah melakukan pemeriksaan atau opname terhadap kas atau keuangan dan terdakwa menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadi atau orang lain atau turut serta membantu orang lain memperkaya diri sendiri dengan merugikan keuangan Pemkab Madina sebesar Rp 136.225.000.

Muttaqin juga menjelaskan anggaran yang diduga dikorupsi bersumber dari APBD 2009 untuk honorarium pegawai non PNS atau TKS. Awalnya, dana yang dianggarkan Pemkab Madina untuk honorarium TKS sebesar Rp 568 juta. Kemudian dalam penggunaannya, anggaran yang dipertanggungjawabkan berdasarkan SPJ Satpol PP sebesar Rp 547.530.000.

Sedangkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang diterima oleh Kejari Panyabungan Tanggal 18 Oktober 2010, dana yang terealisasi hanya Rp 411.305.000 sehingga Pemkab Madina mengalami kerugian sebesar Rp 136.225.000.

Dalam kasus ini, terdakwa Ali Atas Nasution bekerjasama dengan Bendahara Pengeluaran Satpol PP Yusnilahayati Nasution. Pasalnya dari hasil pemeriksaan terhadap 65 orang saksi, kedua terdakwa terbukti telah menggelapkan anggaran APBD 2009 serta memalsukan dokumen negara.

Usai penyampaian tuntutan, kuasa hukum terdakwa langsung menyampaikan keberatan dan mengajukan eksepsi. Menanggapi hal itu, majelis hakim menerima eksepsi terdakwa dan memberikan waktu selama sepekan. Sidang dilanjutkan pada Selasa (21/12/2010) mendatang agenda penyampaian eksepsi. (BS-026)
Sumber :Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Nasional di Madina Rusak Parah

    Jalan Nasional di Madina Rusak Parah

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ruas jalan nasional di titik Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal dipenuhi lubang menganga. Jika tak hati-hati, kenderaan bisa kecelakaan. Kondisi ini terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda adanya perbaikan. Kumpulan lobang yang beraserak itu berada di titik kelokan dengan kedalaman antara 5 hingga […]

  • Buta Aksara Sumut Tinggal 2,6%

    Buta Aksara Sumut Tinggal 2,6%

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus berupaya menurunkan persentase penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas. Terbukti, hingga saat ini tinggal 2,16% atau 150.511 jiwa penduduk Sumut buta aksara. Capaian dalam memberantas buta aksara di Sumut hingga tersisa 2,16% tersebut menjadi catatan penting yang dicapai Provinsi Sumut dalam memenuhi target deklarasi dakar […]

  • Realisasi Kebun Plasma Tak Ada Sejak 1998, DPR RI Kunjungi Natal

    Realisasi Kebun Plasma Tak Ada Sejak 1998, DPR RI Kunjungi Natal

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – DPR RI turun tangan mengumpul bukti terkait belasan tahun tak ada realisasi kebun plama sawit dari PT. DIS kepada 4 desa di Natal. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Suasana Dachi SH reses dan mengunjungi warga Desa Bintuas dan Desa Buburan, Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (14/5). Kunjungannya […]

  • Wabup Madina Pastikan Pembangunan Jalan Berjalan Sesuai Yang di Tenderkan

    Wabup Madina Pastikan Pembangunan Jalan Berjalan Sesuai Yang di Tenderkan

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN( Mandailing Onkine) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, kembali turun kelapangan guna memastikan pembangunan jalan berjalan sesuai dengan yang ditenderkan, Senin (12/06/2023). Peninjauan jalan kali ini ke Kecamatan Kotanopan. Ditahun 2023, Atika Azmi menyebutkan ada 12 Ruas jalan yang dibangun di Kecamatan Kotanopan, yang total panjangnya mencapai 12.5 Kilo […]

  • Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) PT. Modrn Bahana,Kso dan PT. Waskita Karya (persero) tbk terus mengebut pembangunan bandar udara Mandailing Natal hingga enam bulan ke depan. Keseluruhan progres pembangunan bandara, baik sisi udara mapun darat bisa selesai akhir tahun 2023. Seperti diketahui, Bandar Udara Mandailing Natal ( Madina ) termasuk salah satu Bandar Udara baru yang harus […]

  • 3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 3.000 massa yang dipimpin Aliansi Ulama-Masyarakat-Pemuda-Mahasiswa melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (17/1) meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara diturunkan dari jabatannya. Massa tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dengan mengendarai angkutan kota, sepeda motor dan mobil pribadi. Dihalaman gedung mereka memampangkan spanduk dan poster yang umumnya bertulis […]

expand_less