Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kawasan pengembangan ikan mas mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti banyak kolam yang menganggur dan kebutuhan sumber airnya cukup.
“Program ini sudah kami canangkan untuk dijalankan tahun ini. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan saja untuk menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kota ikan mas. Karena wilayah tersebut sangat potensial dijadikan kota ikan sebagai pemasok ikan di daerah Mandailing Natal,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Madina, Lismuliadi, kepada MedanBisnis di ruang kerjanya, Senin (18/4).

Dikatakan, pihaknya sudah menyiapkan 350.000 bibit untuk dibudidayakan dalam membantu petani ikan di Panyabungan Utara. “Namun kita harus siapkan terlebih dahulu kerangka pengetahuan kelompok yang akan dibina untuk ikan mas di daerah ini, karena kita sangat optimis dengan budidaya ikan mas dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Menurut dia, permintaan ikan di Madina cukup tinggi dan untuk memenuhi permintaan tersebut, terpaksa dipasok dari luar daerah seperti Pasaman (Sumatera Barat). “Dengan potensi yang ada kita harus menjadi raja di daerah kita sendiri dan akan menjadi pemasok buat daerah lainnya yang ada di Sumut,” sebutnya.

Dengan pembinaan kelompok terlebih dahulu, kata Lismuliadi, baru dilakukan sosialisasi terkait bagaimana budidaya ikan mas tawar dengan mengenali segala jenis penyakitnya. Dengan begitu para petani dapat menghasilkan peningkatan produktivitas yang memuaskan.

“Pembinaan tersebut akan bertahap dilakukan ke daerah lainnya. Kita optimis dapat mengalahkan produksi ikan dari Sumbar yang menjadi raja pemasaran di Mandailing Natal ini. Padahal kita tahu kalau rasa ikan lokal di daerah ini sangat jauh berbeda dengan yang datang dari Sumbar,” akunya.

Panyabungan Utara, menurutnya, masih steril terhadap pencemaran mercuri yang meresahkan petani ikan dan warga yang mengonsumsi. Sebab di daerah tersebut belum ada galundung dan sumber airnya sangat cukup. “Kalau petani serta kelompok tani ikan di Panyabungan Utara sudah menunggu program ini, hanya saja bibit kita masih terlalu kecil untuk dilepas sehingga harus menunggu waktu lagi,” sebut Lismuliadi. (henri)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (2)

    Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (2)

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Para pecandu Lubuk Larangan juga terdapat 2 variasi motivasinya. Motif pertama : ikan yang ditangkap hanya untuk konsumsi keluarganya semata alias tak dijual. Motif kedua : sebagian ikan untuk konsumsi keluarga, sebagian untuk dijual. Harga tiket dua variasi. Untuk orang luar desa lebih mahal dibanding penduduk desa setempat. Di […]

  • Turis asal Australia tewas di hotel

    Turis asal Australia tewas di hotel

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Seorang turis asal Australia, Rigin Scot Douglas (61) ditemukan tewas di kamar Hotel Green Loudge, Desa Namo Sialang, Langkat, Sumatera Utara. Hingga tadi malam, polisi belum mengetahui penyebab tewasnya Douglas dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Sedangkan mayat korban dibawa ke RSUH Adam Malik Medan, guna diautopsi. Kasat Reskrim Polres Langkat AKP […]

  • Dewan Nakal Diberi Sanksi

    Dewan Nakal Diberi Sanksi

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Medan segera memberikan teguran kepada anggota dewan yang jarang masuk. Pasalnya, dari 50 anggota dewan, yang hadir dalam kegiatan sehari-harinya hanya berkisar 30 orang saja. Sangat jarang 50 orang anggota dewan hadir sekaligus. “Untuk itulah kita segera memberikan sanksi bagi para oknum anggota dewan yang bolos kerja kecuali ada […]

  • Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Finalisasi penyaluran bantuan sosial tahap I dari Pemprov Sumut di Madina terus molor. Pihak Pemprov Sumut pun sudah dua kali melayangkan Surat Teguran kepada Gugus Tugas Pemkab Madina. Akibatnya, Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mengungkap rasa kecewa kepada Pemkab Madina selaku penyalur. “Pembaguan bansos Prov di Madina berlarut, dapat […]

  • Wisata di Taman Pantai Barat

    Wisata di Taman Pantai Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Taman Pantai Barat Panggautan Natal menjadi referensi Wisata Pantai untuk Keluarga berlokasi di daerah barat Mandailing Natal .  

  • Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi akan memeriksa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar terkait dugaan pelanggaran kode etik. Pemeriksaan Akil rencananya akan dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. “Kita hanya sekadar menanyakan hal-hal tentang informasi untuk mengambil putusan tentang pelanggaran kode etik. Kemungkinan besar (periksa Akil) di sini (KPK),” […]

expand_less