Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kawasan pengembangan ikan mas mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti banyak kolam yang menganggur dan kebutuhan sumber airnya cukup.
“Program ini sudah kami canangkan untuk dijalankan tahun ini. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan saja untuk menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kota ikan mas. Karena wilayah tersebut sangat potensial dijadikan kota ikan sebagai pemasok ikan di daerah Mandailing Natal,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Madina, Lismuliadi, kepada MedanBisnis di ruang kerjanya, Senin (18/4).

Dikatakan, pihaknya sudah menyiapkan 350.000 bibit untuk dibudidayakan dalam membantu petani ikan di Panyabungan Utara. “Namun kita harus siapkan terlebih dahulu kerangka pengetahuan kelompok yang akan dibina untuk ikan mas di daerah ini, karena kita sangat optimis dengan budidaya ikan mas dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Menurut dia, permintaan ikan di Madina cukup tinggi dan untuk memenuhi permintaan tersebut, terpaksa dipasok dari luar daerah seperti Pasaman (Sumatera Barat). “Dengan potensi yang ada kita harus menjadi raja di daerah kita sendiri dan akan menjadi pemasok buat daerah lainnya yang ada di Sumut,” sebutnya.

Dengan pembinaan kelompok terlebih dahulu, kata Lismuliadi, baru dilakukan sosialisasi terkait bagaimana budidaya ikan mas tawar dengan mengenali segala jenis penyakitnya. Dengan begitu para petani dapat menghasilkan peningkatan produktivitas yang memuaskan.

“Pembinaan tersebut akan bertahap dilakukan ke daerah lainnya. Kita optimis dapat mengalahkan produksi ikan dari Sumbar yang menjadi raja pemasaran di Mandailing Natal ini. Padahal kita tahu kalau rasa ikan lokal di daerah ini sangat jauh berbeda dengan yang datang dari Sumbar,” akunya.

Panyabungan Utara, menurutnya, masih steril terhadap pencemaran mercuri yang meresahkan petani ikan dan warga yang mengonsumsi. Sebab di daerah tersebut belum ada galundung dan sumber airnya sangat cukup. “Kalau petani serta kelompok tani ikan di Panyabungan Utara sudah menunggu program ini, hanya saja bibit kita masih terlalu kecil untuk dilepas sehingga harus menunggu waktu lagi,” sebut Lismuliadi. (henri)
Sumber : Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMA Madina Pekanbaru Gelar Halal Bihalal dan Dialog Interaktif

    IMA Madina Pekanbaru Gelar Halal Bihalal dan Dialog Interaktif

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) — Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru, Riau menggelar Halal Bihalal sekaligus Dialog Interaktif di Dilan Coffee Shop, Panyabungan, Madina, Jum’at (27/3/2026). Kegiatan itu bertema “Merajut Ukhuwah di Idul Fitri, Menguatkan Solidaritas Anggota, Kader dan Alumni IMA Madina Pekanbaru dalam Membangun Mandailing Natal yang Berkemajuan.” Berlangsung penuh khidmat, kehangatan, dan […]

  • Badan Hisab dan Rukyat amati bulan baru petang ini

    Badan Hisab dan Rukyat amati bulan baru petang ini

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang – Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kementerian Agama wilayah Sumatera Barat petang ini akan mulai melakukan rukyatul hilal atau melihat penampakan bulan baru dari kawasan Bukit Lampu, Padang, untuk menetapkan awal Ramadhan 1433 Hijriah. “Rukyatul hilal akan dilaksanakan hari ini menjelang matahari terbenam di Bukit Lampu, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, sebagai acuan menetapkan jatuhnya […]

  • Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polisi Menduga Mayat Binatang Penemuan orok di bawah jembatan menggegerkan warga Sitamiang, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Psp Selatan, Jumat (22/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu mengetahui penemuan itu, warga sontak menyemut di sekitar jembatan. Orok yang berbentuk seperti seonggok daging itu ditemukan persis di sela-sela pipa yang berada bawah jembatan Sitamiang. Sejumlah warga kepada METRO mengaku, […]

  • Tunjukkan Empati, PAC PP Kotanopan Galang Donasi untuk Korban Kebakaran

    Tunjukkan Empati, PAC PP Kotanopan Galang Donasi untuk Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Selasa (29/3) dini hari turut menjadi perhatian MPC Pemuda Pancasila (PP) Mandailing Natal (Madina). Sebagai bentuk empati, PAC Kotanopan menggalang donasi untuk para korban. Kegiatan bertajuk #PrayForKotanopan ini melibatkan puluhan kader Pemuda Pancasila, dengan titik lokasi penggalangan dnaa di dekat Jembatan Singengu. […]

  • Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat […]

  • Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam beberapa hari terakhir petai dan jengkol membanjiri pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul musim panen buah-buhan di daerah ini, seperti buah durian, manggis, petai dan jengkol. Pantauan MedanBisnis di pasar tersebut, Jum”at (19/8), karena pasokan yang melimpah, harga petai pun kini tergolong cukup murah yakni per ikat isi 10 renteng […]

expand_less