Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Dugaan Penggelapan Gaji Aparat Desa Hutaraja Pansel Terus Mencuat. Temuan Baru Intensip Guru MDA, Bilal Mayit dan Kader Kesdes Diduga Juga Digelapkan Kades

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • print Cetak

Kantor Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina ( fikri )

MADINA ( Mandailing Online) – Dugaan penggelapan gaji aparat desa oleh Kepala Desa Hutaraja, di Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus mencuat. Temuan baru ternyata, Kepala Desa juga diduga menggelapkan gaji BPD, Guru MDA, Bilal mait, BKM Masjid dan Kader Kesehatan desa untuk tahun anggaran 2024 akhir sapai 2025.

Dari keterangan Syafruddin Kepala Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Desa Hutaraja bahwa sudah 4 bulan intensif Kepala MDA dan Guru tak diberikan oleh Kepala Desa. Intensif yang mereka terima harusnya Rp.300.000 perbulan yang bersumber dari ADD.

“Ya benar, intensif kami belum cair sejak tahun 2024 sampai 2025 ini. Selaku kepala MDA saya merasa heran mengapa belum cair dan tentu guru yang lain juga mempertanyakan itu pada saya. Ya sikapnya tentu disesalkan, karena kan gaji kami tidak seberapa, kalo ada misal intensif itu bisa untuk nambah nambah kebutuhan dapur dan keperluan lainnya,” Terangnya saat dijumpai di Desa pada Jum’at (07/02/2025).

Selain insentif MDA, disampaikannya bahwa 6 orang bilal mayit desa juga belum menerima insentif dari akhir tahun 2024 sampai awal 2025 ini . Tertotal sudah 4 bulan dengan nilai insentif nya Rp. 100.000 per orang setiap bulannya.

Syafruddin juga membenarkan bahwa Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) juga tidak pernah dapat intensif sekitar 1,5jt jangka waktu 4 bulan dan Guru Magrib mengaji 3 orang masing masing 100rb per orang juga belum dicairkan Kepala Desa.

Menyikapi sikap Kepala Desa Hutaraja Rahmad Parmonangan, Syafruddin pun kesal sebab insentif itu merupakan hak mereka dan menjadi tambahan pemasukan.

Sebelumnya diberitakan bahwa 7 rang perangkat desa dan 5 BPD desa hutaraja juga tidak menerima gaji selama 4 bulan terhitung tahun 2024-2025. Atas kebijalan Kepala Desa, perangkat desa hutaraja telah melaporkan dugaan penggelapan gaji tersebut ke Inspektorat Madina.

Sementara itu Camat Panyabungan Selatan Elly Mutiara yang dikonfirmasi mengaku pihaknya telah mengetahui hal itu dan telah memanggil Kades dan perangkatnya

“secara garis koordinatif pihaknya mengetahui Inspektorat akan segera turun ke Desa Hutaraja sesuai dengan wewenangnya,” kata Camat.

Ditempat terpisah, Muhammad Sukur Lubis Inspektur Pembantu (Irban) yang dikonfirmasi pun membenarkan aduan BPD serta Perangkat Desa Hutaraja.

“Ya, sudah diterima dan didisposisi pimpinan agar dilakukan klarifikasi kepada pihak terkait,” jelas  Sukur. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembentukan Provinsi Sumteng Mendesak, DPRD Sumut Desak Moratorium Dicabut

    Pembentukan Provinsi Sumteng Mendesak, DPRD Sumut Desak Moratorium Dicabut

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      MEDAN (Mandailng Online) : DPRD Provinsi Sumatera Utara kembali menggulirkan rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) yang sempat terhenti dalam beberapa tahun karena moratorium pembentukan otonomi daerah baru oleh Pemerintah Pusat. Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman meminta agar pemerintah pusat bijak menyikapi rencana pemekaran Provinsi Sumteng ini. Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman mengatakan, digulirkannya […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Dahlan Batubara   Tambang emas yang dikelola rakyat di Hutabargot dan Nagajuang harus dipandang sebagai suatu lapangan kerja yang diciptakan oleh rakyat. Itu bukan lapangan kerja yang diciptakan negara. Dan, seharusnya pemerintah daerah sebagai instrumen negara di tingkat daerah sudah sejatinya berterimakasih kepada rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja. Bukankah pemerintah daerah […]

  • Hidayat Masih Punya Kuku

    Hidayat Masih Punya Kuku

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupat i Mandailing Natal (Madina), HM Hidayat Batubara, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan kini telah berstatus terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, ternyata masih memiliki “kuku”. Hidayat disebut-sebut mengatur komposisi Kepala Dinas (Kadis) di jajaran instansti pemerintah Kabupetan […]

  • Rekaman Suara "Osama" Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    Rekaman Suara "Osama" Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stasiun televisi berita Al-Jazeera, Rabu 27 Oktober 2010, menyiarkan rekaman seseorang, yang diduga adalah suara Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda. Dalam rekaman tersebut, bin Laden memperingatkan pemerintah Prancis menarik tentaranya dari Afghanistan dan mencabut larangan pemakaian burqa. “Jika kalian ingin menindas kami dan berpikir bahwa kalian berhak melarang wanita mengenakan burqa, berarti kami […]

  • Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Akhir-akhir ini viral potongan ceramah seorang ustadzah fenomenal yang dianggap membolehkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga masyarakat awam menganggap tindakan tersebut dibolehkan dalam islam. Padahal perlu dipahami sebelumnya bahwa konteks yang dibahas dalam ceramah tersebut adalah kisah tentang istri yang menutupi aib suaminya yang bertindak kasar terhadap istrinya, bukan berarti ustadzah tersebut […]

  • OTK Edarkan Jawaban Melalui SMS

    OTK Edarkan Jawaban Melalui SMS

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kunci Jawaban UN Sesat, Banyak Siswa Terjebak SIANTAR- Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 1 Pematangsiantar, Selasa (19/4) diduga curang. Para siswa ditengarai membawa ponsel (HP) ke lokasi ujian dan menerima kunci jawaban melalui nomor tak dikenal. Namun, kunci jawaban yang diberi diduga palsu, sehingga banyak siswa menjadi korban. Pengakuan itu disampaikan […]

expand_less