Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
  • print Cetak
Sejumlah tokoh Mandailing Julu di Lopo Siri-siri

Sejumlah tokoh Mandailing Julu di Lopo Siri-siri

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan.

Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution.

Hal itu disampikan para tokoh Madina kepada wartawan di warung Lopo Siri-siri, Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution, Lingkar Timur Panyabungan, Selasa (16/2) terkait adanya rencana pemerintah daerah dan Kodam I Bukit Barisan akan membangun monument Jenderal Abdul Haris Nasution di taman kota Panyabungan.

Para tokoh itu, yakni Mustofa Lubis (tokoh Mandailing Julu dan mantan anggota DPRD Madina), Syahril Nasution (tokoh Mandailing Julu dan mantan anggota DPRD Madina), Onggara Lubis (tokoh Mandailing Julu, ketua KNPI Madina), Tan Gozali (tokoh pemuda Madina) dan Panisean.

Menurut mereka, rencana pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution yang digagas Pangdam Bukit Barisan sangat didukung penuh, hanya saja lokasinya lebih layak di Mandailing Julu dari sisi sejarah kelahiran sang jenderal.

Berdasar pendapat mereka, monumen tersebut tidak memiliki akar sejarah jika berlokasi di Panyabungan, karena di kawasan Panyabungan justru lebih layak dibangun monument Willem Iskander dan Sibaroar.

Jika monumen Jenderal Abdul Haris Nasution dibangun di Panyabungan juga akan menimbulkan kerancuan secara jangka panjang jika kelak Mandailing Julu menjadi kabupaten tersendiri. Seperti patung dan museum Sisingamangaraja XII yang berlokasi di Medan jika kelak Provinsi Tapanuli berdiri maka lokasi patung dan museum Sisingamangaraja XII akan menjadi aneh terlihat karena Sisingamangaraja XII lahir dan berjuang di tanah Bakkara, Toba, bukan di Tanah Deli.

Sementara itu, menurut Onggara Lubis, lokasi pembangunan monumen di Mandailing Julu sangat pas di kawasan Desa Muara Pungkut di pinggir Jalan Lintas Sumatera. Di situ ada satu titik lahan sekitar 1 hektar tak jauh dari muara pertemuan sungai Aek Lahatan atau Aek Pakantan dengan muara Batang Pungkut. Lokasi itu juga tak jauh berada dari Desa Huta Pungkut Jae kampung halaman sang jenderal serta tak jauh dari sekolah di Tamiang tempat sang jenderal dahulu bersekolah.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang. Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula […]

  • Legenda “Seri Bulan, Bujing Sambilan Jogi” di Gua Pastap

    Legenda “Seri Bulan, Bujing Sambilan Jogi” di Gua Pastap

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan kembali: Askolani Nasution ……………… Cerita ini saya tulis dari kesaksian sesepuh desa di lokasi Gua Pastap, tanggal 6 Desember 2021. Ketika itu saya membawa peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Dr Obing Katubi dan Tim Literasi dari UMTS. Belum pernah dipublikasikan secara luas. (Askolani Nasution) ………………. Tersebutlah di sebuah luat Tangga Bosi, […]

  • Mixing PAI dan PKn, Matching?

    Mixing PAI dan PKn, Matching?

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen Pendidikan Islam Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) meminta klarifikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang sedang membahas kemungkinan penggabungan mata pelajaran PAI dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Jika upaya penggabungan PKN dan PAI menjadi satu mata pelajaran, Mahnan menegaskan, AGPAII menolak kebijakan itu karena menimbulkan persoalan besar. Dia […]

  • Pelaku Penganiayaan di Hutabaringin Julu Niat Damai, Keluarga Korban Belum Buka Pintu

    Pelaku Penganiayaan di Hutabaringin Julu Niat Damai, Keluarga Korban Belum Buka Pintu

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Kasus penganiayaan oleh Oloan Rangkuti warga desan Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang saat ini kasusnya sedang bergulir di Polres Madina ternyata sudah berupaya damai dengan korban. Terlapor Oloan Rangkuti mengaku telah mengutus sejumlah tokoh masyarakat desa ke rumah korban Sahirbani Rangkuti di Desa Parbangunan, […]

  • KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Rabu 13/1) malam terhadap terduga penerima penerima suap pembangunan jalan di kawasan Indonesia Timur. Salah satu yang ditangkap adalah anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. Penelusuran JPNN.com dari situs dpr.go.id, Komisi V DPR RI ini diketuai oleh oleh anggota DPR […]

  • Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina meminta Camat Panyabungan menyampaikan keterangan bagi kebutuhan penanganan lanjutan kasus Desa Gunungtua Jae. Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online membenarkannya. “Itu benar, saya hadir di Polres tadi petang,” katanya, Rabu (18/8/2021). Dia menyatakan, kehadirannya di polres memenuhi permintaan Reskrim Polres Madina untuk menyampaikan keterangan dan dokumen yang diperlukan […]

expand_less