Minggu, 19 Jul 2026
light_mode

Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
  • print Cetak

Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang.
Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula dari sekelompok orang dari kelompok Tajul berniat ke Malang dalam rangka silaturahim, namun isu yang berkembang dikira kelompok ini akan ke Pasuruan mendatangi Imam Syiah yang di Pasuruan.

“Inilah yang menimbulkan kemarahan dari pihak Syuni dan menyerang membakar rumah kelompok Syiah,” katanya seraya mengatakan Kapolsek setempat mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.

Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Nakernang, Desa Karang Gayam Omben, di mana telah terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik Ibu Kyai Tajul yang dilakukan oleh massa kurang lebih 1.000 orang dengan membawa senjata tajam, sementara perkuatan dari Brimob 160 orang, diperkuat 2 SSK Yon 500/R dan anggota Kodim Sampang. Akibat penyerangan itu, lima rumah warga terbakar.

Saat ini Tim dari Polres Sampang dan Brimob Polda Jatim sedang menelusuri tkp/hutan untuk mencari dan melacak korban dan pelaku.

Sebelumnya dilaporkan, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sampang, Kompol Alfian Nurizal, mengatakan, Kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura kali ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir ini.

Sebanyak 200 jiwa lebih pengikut Islam Syiah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Harta benda mereka juga dirampas dan anak-anak kelompok Syiah dikucilkan.

Ketegangan pada aksi penyerangan pertama ketika itu, reda, setelah petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI berupaya melakukan negosiasi kepada kedua kelompok yang bersitegang itu.

Korban Tewas Bertambah

Sementara itu dilaporkan, korban kerusuhan di Sampang bertambah lagi. Satu orang lagi dari pihak Syiah atas nama Tohir dikabarkan tewas.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (26/8), Tohir tewas dalam persembunyiannya di area sungai perbatasan desa.

Tohir tewas setelah mengalami banyak luka bacok di sekujur tubuhnya, khususnya pada bagian punggung. Hingga pukul 18.45 WIB, jenazah Tohir hendak dievakuasi. (Ant/dtc)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Saat ini babiat (harimau) berkeliaran di kawasan Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Warga ketakutan, resah. Banyak yang takit mangguris (menyadap) karet di kebun. Dalam dua pekan terakhir ini tercatat sudah tiga kali babiat tersebut muncul di areal perkebunan warga. “Dalam dua pekan ini tercatat sudah tiga […]

  • POMPANISASI AIR KE SAWAH LUAS YANG MENGALAMI KEKERINGAN : STRATEGI KETAHANAN PANGAN MELALUI MEKANISASI IRIGASI

    POMPANISASI AIR KE SAWAH LUAS YANG MENGALAMI KEKERINGAN : STRATEGI KETAHANAN PANGAN MELALUI MEKANISASI IRIGASI

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* PENDAHULUAN Kekeringan merupakan ancaman terbesar bagi sektor pertanian. Perubahan iklim global beberapa tahun terakhir menyebabkan pola curah hujan yang tidak menentu, musim kemarau yang lebih panjang serta menurunnya debit air di berbagai sumber air alami yang berdampak langsung pada produktivitas pertanian, terutama pada tanaman padi yang sangat membutuhkan pasokan air dalam […]

  • Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MAKKAH, SAUDI ARABIA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mendoakan daerah ini saat melaksanakan umroh. Doa dipanjatkan Atika di dua kesempatan, yakni saat berada di Raudhah dan ketika melaksanakan tawaf. “Saya mendoakan Mandailing Natal (Madina) di dua tempat makbul, InshaAllah. Di Raudhah dan sewaktu tawaf,” ujar Atika dari Arab Saudi […]

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa berunjukrasa di Kejatisu mendesak mengumumkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu di Madina. Unjukrasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel) itu berlangsung di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatsu), Medan, Selasa (30/4/ 2019). Gaya teatrikal sangat […]

  • Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah diminta melakukan pengkajian ulang keberadaan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebab, banyak desa-desa yang bersentuhan dengan wilayah TNBG menolak kehadiran taman nasional ini. Proses awal pembentukan TNBG juga ditengarai penuh muatan kepentingan kelompok. “Terbukti beberapa desa di Kecamatan Batang Natal malah menolak kehadiran TNBG, karena […]

expand_less