Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

  • account_circle Rilis
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Rapat itu sebagai upaya sinkronisasi penanganan manakala kejadian menonjol dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (2/3/2026), dipimpin oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Pj. Sekda Sahnan Pasaribu. Evaluasi ini juga turut melibatkan satuan pengawas MBG.

Sahnan menjelaskan, dalam beberapa waktu belakangan banyak aduan masyarakat dan bahkan sudah ada satu dapur yang ditutup BGN karena menyalahi prosedur. Dia menerangkan, pemerintah daerah dalam pelaksanaan MBG bisa disebut tidak dilibatkan, tapi saat ada masalah justru menjadi pihak yang disalahkan.

Senada dengan itu, Wabup Atika mengatakan meskipun MBG ini ranah BGN bukan berarti Pemkab Madina tidak terlibat ketika muncul kasus menonjol. Maka dari itu, dia meminta BGN menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui pemerintah, termasuk protokol pengoperasian SPPG.

“Kami tidak ingin ambil bagian yang bukan tugas kami yang diatur secara undang-undang. Tapi, bukan berarti kami tidak punya tanggung jawab terhadap keselamatan penerima manfaat,” kata dia.

Wabup Atika menjelaskan rapat konsolidasi dan evaluasi ini bertujuan mencari solusi dari laporan-laporan masyarakat dan antisipasi terjadinya kasus seperti di daerah-daerah lain.

Lebih lanjut, wakil bupati menyesalkan banyaknya pengusaha dari luar Madina yang menjadi pemilik dapur di kabupaten ini. Hal tersebut, kata Atika, menyebabkan peluang pengusaha lokal tertutup.

“Ketika orang Mandailing Natal sudah mulai mengerti, sudah mulai menerima program nasional ini malah dihadapkan dengan penutupan portal,” sebut dia.

Kondisi itu secara tidak langsung memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Sebab, bahan baku yang dibutuhkan justru dipasok dari luar Madina. “Karena kalau orang Mandailing Natal yang menjadi investor dalam pembangunan SPPG, kami yakin ekonomi itu akan bertumbuh, lebih bertumbuh di sini,” tegas Wabup Atika.

Di sisi lain, Atika meminta korwil BGN untuk menyampaikan data secara riil dan terperinci, baik itu jumlah kuota SPPG maupun juumlah yang telah atau belum beroperasi.

Sementara itu, Koorwil BGN Madina Doni menjelaskan saat ini ada 25 SPPG yang telah beroperasi. Dia juga mengungkapkan, beberapa SPPG belum memiliki sertifikat SLHS. (dab/rel)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Diperiksa Kejatisu

    Bupati Madina Diperiksa Kejatisu

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu), Senin (14/10/2019). Sebelumnya, saksi dalam kasus pembangunan TRB dan TSSS ini sempat tiga kali tak memenuhi panggilan jaksa. Dahlan tiba di Kejatisu di Jalan AH. Nasution, Medan, sekitar pukul 10.00. Ia mengenakan kemeja lengan pendek putih, […]

  • PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

    PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mandailing Natal (PC PMII Madina) mengecam tindakan Iqbal atau Rihanna yang kembali berulah usai meminta maaf akibat perayaan ulang tahun yang menyulut emosi masyarakat Madina. Ketua PC PMII Ali Musa mengatakan, video Iqbal terbaru menunjukkan tidak ada rasa bersalah dari yang bersangkutan. “Video yang saat […]

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • PSMS masih banyak kekurangan

    PSMS masih banyak kekurangan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1. Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata […]

  • Senin Besok, PUPR Madina Tangani Darurat Irigasi Batang Gadis

    Senin Besok, PUPR Madina Tangani Darurat Irigasi Batang Gadis

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Petani di seberbagai Desa di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina), Sumatera Utara ( Sumut ) yang 2 tahun terakhir tidak bisa menanam padi akibat irigasi untuk mengairi sawah mereka tak mengalir mulai bernafas lega. Pemkab Mandailing Natal melalui Dinas PUPR beberapa hari ini akan menangani masalah darurat irigasi batang gadis […]

  • Atika dan Harapan New Normal Daerah

    Atika dan Harapan New Normal Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Akhirnya semua segmen kelelahan di dalam kungkungan Covid-19. Persoalan virus Corona menimbulkan malapetaka ekonomi dan sosial. Kevakuman ekonomi, kemandegan distribusi, industri melambat, PHK, pengagguran massal, daya beli merosot menjadi hantu nyata di tiap kawasan. Kelelahan itu memunculkan kesadaran baru untuk mensiasati tatanan dunia baru atau lebih populer New Normal. New Normal […]

expand_less