Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pelaku Penganiayaan di Hutabaringin Julu Niat Damai, Keluarga Korban Belum Buka Pintu

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
  • print Cetak

Sahirbani Rangkuti (34) warga Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina)

MADINA- Mandailing Online : Kasus penganiayaan oleh Oloan Rangkuti warga desan Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang saat ini kasusnya sedang bergulir di Polres Madina ternyata sudah berupaya damai dengan korban.

Terlapor Oloan Rangkuti mengaku telah mengutus sejumlah tokoh masyarakat desa ke rumah korban Sahirbani Rangkuti di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan Kota pada minggu malam 18/8/2024.namun upaya itu tidak berhasil.

” Ia saya sudah utus BPD ( badan permusyawaratan desa) dan sejumlah tokoh adat ke rumah keluarga Sahirbani untuk membicarakan perdamaian agar persoalan diselesaiakan secara kekeluargaan. Namun pintu masih tertutup kayak nya ” Kata Oloan Rangkuti senin 19/8/2024.

Ia mengaku saat utusan ke rumah korban, korban memang sedang tidak ada di rumah, hanya ada istrinya.

Upaya damai ini juga dibenarkan oleh Darman Rangkuti Kepdes Hutabaringin Julu. Ia mengaku beberapa kali sudah memediasi jalan damai dengan korban namun belum berhasil.

Kasus penganiayaan sebagai terlapor Oloan Rangkuti yang juga merupakan perangkat desa Hutabaringin Julu ini sendiri saat ini sudah tahap pemeriksaan saksi di Polres Madina pasca korban Sahirbani Rangkuti melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Madina.

Kepala Desa Hutabaringin Julu Darman Rangkuti juga telah dimintai keterangannya oleh penyidik Polres Madina pada Jum’at 16/8 lewat. Hal ini dibenarkan oleh Plt Humasy Polres Madina Ipda Bagus Seto saat dikonfirnasi.

Kepala Desa Darman Rangkuti sendiri saat dikonfirmasi membenarkan pemanggilannya ke Polres, namun ia tidak merinci apa saja poin pemeriksaan terhadap dirinya kemaren.

“Iya saya dipanggil ke Polres, jadi saksi dan diwawancara. Saya tidak ingat lagi apa wawancaranya,” Kata Darman Melalui Sambungan telepon Whatsapp senin 19/8.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan Sahirbani Rangkuti terjadi pada sabtu 10 agustus sekitar pukul 18.40 di depan rumah oknum perangkat desa Oloan Rangkuti.

Sahirbani sendiri melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya pada sabtu 10 Agustus 2024 di Polres Madina. Terlapor sendiri atas nama Oloan Rangkuti

Dalam surat tanpa penerimaan laporan polisi diuraikan bahwa terlapor atas nama Oloan Rangkuti melakukan tindak penganiayaan terhapa Pelapor atas nama Sahirbani dengan cara terlapor menggunakan satu buah bilah parang pendek yang mengenai wajah atau pipi sebelah kiri korban yang mengakibatkan luka robek dibagian wajah atau pipi sebelah kiri.

Sementara itu, Oloan Rangkuti sendiri sebagai terlapor pada Mandailing Online membantah bahwa Ia melakukan penganiayaan pada Sahirbani (Korban). Ia mengaku hanya melakukan pembelaan diri sebab baku hantam dengan korban.

“Tidak bang, itu berita bohong. Saya hanya membela diri karena korban saat itu emosi. Banyak saksinya bang, dan si korban ini juga yang datang ke pekarangan rumah saya,” Ucap Oloan Rangkuti terduga pelaku melalui sambungan Seluler pada Jum’at lewat 16/ 8/2024. ( red/ fikri)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Rapat Persiapan Pilkades 2022

    Pemkab Madina Rapat Persiapan Pilkades 2022

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Oktober 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai mematangkan persiapan, baik dari segi Regulasi, Penganggaran maupun Penyelenggaraan. Rapat Koordinasi Pilkades serentak 2022 ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Gozali Pulungan di aula kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa, (20/9/2022). Bupati Madina […]

  • Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ZURICH – Komite Disiplin FIFA menyatakan enam orang perangkat pertandingan bersalah atas tindakan korupsi dan melarang mereka terlibat dalam kegiatan sepak bola di level nasional dan internasional seumur hidup. Keenam orang itu adalah Sinisa Zrnic (Bosnia-Herzegovina), Kenan Bajramovic, Rizah Ridalovic , Kolos Lengyel (Hongaria), Janos Csak, dan Krisztian Selmeczi. Mereka dinyatakan melakukan korupsi pasif, memengaruhi […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 4)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Ini memalukan. Ibaratnya padi dipasok ke sawah. Kabupaten kita (Madina-red) pemilik terpanjang pantai laut di Sumatera Utara, kok ikan dari provinsi lain,” ujar Sutan Mangkutur, pengamat Madina menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) di Panyabungan. Itu dikatakan Sutan terkait sekitar 1,7 ton ikan laut per hari dipasok pedagang dari Sumatera Barat ke Kecamatan […]

  • DCS Dapil 4 NASDEM Madina

    DCS Dapil 4 NASDEM Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 NASDEM Madina

  • Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara DPRD Mandailing Natal (Madina) membentuk Badan Pengawas Rekomendasi Pansus Palmaris pada Senin (2/5) pada rapat Paripurna DPRD Madina. Badan Pengawas (Banwas) ini berfungsi dan bekerja mengawasi atau melakukan pengusutan terhadap nasib Rekomendasi Pansus Palmaris. Rekomendasi Pansus Palmaris adalah rekomendasi Panitia Khusus DPRD Madina tanggal 3 Januari 2013 lalu yang merekomendasikan pencabutan […]

expand_less