Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Mustahil Sumut kuasai 58,88 persen Inalum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Meski tahap nasionalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat pada PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) belum menemukan titik terang, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Tengku Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Privinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana untuk membeli saham PT Inalum hingga 58,88 persen.

Menyikapi pernyataan Tengku Erry, Ketua Komisi D DPRD Sumut, Guntur Manurung mengatakan, hal itu bukanlah sesuatu yang gampang, karena 58,88 persen dari PT Inalum bukanlah nilai yang sedikit, begitupula jumlah uangnya.

“Sumber uangnya dari mana? APBD, hutang, jual ini, atau jual itu? Kalau dari APBD saja mana cukup,” ujarnya kepada Waspada Online, hari ini.

Politisi dari Partai Demokrat ini menyatakan, dalam konteks perencanaan seperti ini, gubernur maupun wakil gubernur harus menjelaskan dari mana asal dananya. Karena menurut Guntur, kalaupun dibantu oleh 10 pemerintah kabupaten/kota yang berada di kawasan Danau Toba dan Asahan, masih belum mencukupi.

Selain itu, lanjutnya, perlu juga dipaparkan, sejauh ini apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur untuk merealisasikan rencana itu.

“Memang ini masih rencana, tapi semua itu kan ada mekanismenya, salah satunya itu harus dibicarakan terlebih dahulu oleh DPR. Dan terkait rencana ini, hingga saat ini kita sama sekali belum tahu,” jelasnya.

Pernyataan seirama juga diutarakan oleh anggota Komisi D DPRD Sumut, Tunggul Siagian. Ia mengatakan, kalau rencana ini serius, ini merupakan sebuah prestasi bagi Pempprov Sumut. Akan tetapi, sebut Tunggul, untuk mewujudkan rencana itu bukanlah sesuatu hal yang mudah seperti merencanakan sesuatu.

“Kalau pakai APBD kita gak mungkin, APBD kita gak akan sanggup untuk membelinya. Kalaupun sanggung, kan gak mungkin proses pembangunan di Sumut harus terbengkalai hanya karena hasrat untuk mendapatkan 58,88 persen PT Inalum,” jelasnya.

Anggota Tim Pansus PT Inalum ini mengatakan, ia pessimis jika Pemerintah Pusat bakal mengabulkan apa yang telah direncanakan oleh Wakil Gubernur Sumut, karena dengan saham sebesar 58,88 persen, bisa diartikan lebih dari setengah PT Inalum pengelolaannya dikuasai oleh Pemprov Sumut.

“Apa mungkin dikasi oleh Pemerintah Pusat? Selama ini kita (Pansus Inalum, red) berharap 15 persen aja susah. Jadi rencana ini harus dikaji lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, Pemprov Sumut siap menyediakan dana untuk membeli saham di PT Inalum pasca habisnya kontrak Jepang di perusahaan itu.

“Untuk mendapatkan saham Inalum memang harus ada dana dan Pemprov siap walau besaran dana itu harus dulu dihitung dari total saham keseluruhannya dan sumber dananya,” ujarnya.

Ia menyatakan, kesiapan Pemprov Sumut untuk menguasai saham PT Inalum hingga 58,88 persen juga turut didukung oleh pemerintah 10 kabupaten/kota yang berada di kawasan Danau Toba dan Asahan.

“Seperti yang dinyatakan Gubernur Sumut sebelumnya, Pemprov Sumut dan pemerintah kota/kabupaten itu yah memang berharap dapat 58,88 persen saham di Inalum,” sebutnya.

Untuk itu, pada pertemuan dengan Komisi VI DPR RI yang dijadwalkan di Jakarta, 17 Oktober, Pemprov Sumut akan membicarakan keinginan itu dengan berbagai alasan tentang harapan mendapatkan saham mayoritas tersebut.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Zainuddin penguni rumah kontrakan yang terbakar sore tadi di Banjar tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mengaku merasa syok mengetahui rumah kontrakan yang dihuninya beserta isinya ludes terbakar. “Saya tahu rumah saya terbakar setelah dihubungi warga sekitar sini. Saat kejadian memang saya sedang tidak dirumah. […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • 6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- 1 hari pasca operasi tambang emas ilegal oleh TNI di 2 Kecamatan di Mandailing Natal ( Madina ) yakni Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu. Belum diketahui pasti tindak lanjut hasil tangkapan. Diketahui ada 6 alat berat jenis excavator yang diamankan TNI dan 6 orang pekerja. Informasi yang diperoleh sendiri ke […]

  • Keharusan Pers Menguliti LKPJ Bupati Madina

    Keharusan Pers Menguliti LKPJ Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Tim Mandailing Epicentrum
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum     Begitu palu sidang paripurna diketuk, berita pun selesai ditulis. Saat itu juga, naskah dikirim ke redaksi. Lalu, publik membaca berita yang hampir seragam: bupati menyampaikan LKPJ, DPRD menggelar rapat paripurna, sejumlah angka capaian dipaparkan, para pimpinan daerah hadir lengkap, lalu rapat ditutup. Setelah itu, isu LKPJ pun menghilang. Ia […]

  • Gender: Racun Kapitalisme!!

    Gender: Racun Kapitalisme!!

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Sri Handayani, ST  Guru tinggal di Padangsidempuan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa APBN sebagai instrumen keuangan negara juga mengenali pentingnya kesetaraan gender. Salah satu inisiatif baru pada tahun 2021 adalah mengenalkan sebuah dana alokasi khusus nonfisik yang didedikasikan untuk dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak.(16/12/2020 Kemenkeu) Salah satu upaya yang bisa […]

  • Sitaing Dua Sambong

    Sitaing Dua Sambong

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Muda adong horja disada huta di luat ni Mandailing marsiaben modelna mantong anak-anak gadis kehe manghadiri horjai, adong make upna songon moel ni anak gadis India sanga Pakistan doma tarida, sapala dung marlagut anak-anak gadis marnyanyi ma halai margonti-gonti, adong muse namambaca parzanji, marsitarik laguna mantong angke namarriang-riang karejoi tile. Naposo bulung pe sibukma patur […]

expand_less